Cover
Judul
Teori dan filsafat ilmu politik
Pengarang
Kabul Budiyono
No. Panggil
320.1
Penerbit
Bandung
Tahun
2012
Subjek
50340

Metadata Lengkap

041Kode Bahasa Indonesia
082No. Panggil DDC 320.1
100Entri Utama Nama orang 50341
245Judul Utama Teori dan filsafat ilmu politik
250Edisi dan Cetakan
260aTempat Terbit Bandung
260bPenerbit Alfabeta
260cTahun Terbit 2012
300Deskripsi Fisik viii, 196 hal.: 23 cm
490Seri
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Buku ini menjelaskan kepada para pembaca tentang pengertian ?Teori Politik? dan ?Filsafat Politik? karena masih terdapat kesalahan persepsi dalam memaknai ?Teori Politik? dan Filsafat Politik? dalam Ilmu Politik.
Dalam buku ini menjelaskan bahwa ?Teori Politik? adalah bidang studi dalam ilmu politik yang bersifat empiris yaitu teori yang berkaitan dengan pertanyaan yang bersifat ?das sein? tentang hal yang senyatanya (as it is). Kaitanya dalam hal menjawab Bagaimana sisten pemerintahan atau sistem politik berfungsi ? Mengapa terjadi ketimpangan hubungan antar lembaga Negara? Teori-teori yang menjawab pertanyaan-pertanyaan ini bersifat ?empiris?. Teori politik yang bersifat empiris, memberikan gambaran atau penjelasan peristiwa-peristiwa atau fenomena politik. Teori politik empirik memfokuskan pada pengembangan konsep, hubungan dan penggunaan metodologi yang memungkinkan untuk diuji tentang bagaimana politik berubah. Dalam beberapa hal, Teori Politik Empiris melibatkan aplikasi Filsafat Logis dan Filsafat Analitikal untuk membangun model artikulasi atau menggambarkan klarifikasi linguistik. Dengan kata lain Teori Politik Empirik membutuhkan untuk membangun abstrak, model-model rasional dan perilaku politik.
Sedangkan ?Filsafat Ilmu Politik? dijelaskan sebagai bidang studi dalam ilmu politik yang bersifat normatif yaitu memusatkan pada pertanyaan yang bersifat ?das solen? tentang apa yang seharusnya (what ought to be) tujuan Ilmu Politik. Kaitannya dalam hal menjawab Sistem apakah yang paling baik? Bagaimanakah sebaiknya hubungan antara lembaga pemerintahan dan hubungan lembaga pemerintahan dengan rakyat, hubungan pusat dengan daerah? Bentuk pemerintahan apakah yang paling baik? Karenanya yang dipelajari adalah hasil Karya pemikir besar antara lain : Thucydides; Immanuel Kant; Niccolo Machiavelli; Thomas Hobbes; John Locke; Karl Marx; dsb.
Jadi, dalam memberi arti ?Teori dan Filsafat Ilmu Politik? dimaksud disini untuk diberikan keduanya yaitu ?Teori Politik? (Causal Theory) yang membahas tentang ?das sein? dan ?Filsafat Ilmu Politik? (Values Theory) yang membahas tentang ?das solen?

528Abstrak Bahasa Lain
536Sumber Pengadaan
590Sumber Koleksi
650Subjek Topik 50340
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik Perpustakaan STIK-PTIK
852Lokasi lantai 2
902Harga
904Status Koleksi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
320.1 2157-15 01-14-003611 TERSEDIA

Abstrak

Buku ini menjelaskan kepada para pembaca tentang pengertian ?Teori Politik? dan ?Filsafat Politik? karena masih terdapat kesalahan persepsi dalam memaknai ?Teori Politik? dan Filsafat Politik? dalam Ilmu Politik. Dalam buku ini menjelaskan bahwa ?Teori Politik? adalah bidang studi dalam ilmu politik yang bersifat empiris yaitu teori yang berkaitan dengan pertanyaan yang bersifat ?das sein? tentang hal yang senyatanya (as it is). Kaitanya dalam hal menjawab Bagaimana sisten pemerintahan atau sistem politik berfungsi ? Mengapa terjadi ketimpangan hubungan antar lembaga Negara? Teori-teori yang menjawab pertanyaan-pertanyaan ini bersifat ?empiris?. Teori politik yang bersifat empiris, memberikan gambaran atau penjelasan peristiwa-peristiwa atau fenomena politik. Teori politik empirik memfokuskan pada pengembangan konsep, hubungan dan penggunaan metodologi yang memungkinkan untuk diuji tentang bagaimana politik berubah. Dalam beberapa hal, Teori Politik Empiris melibatkan aplikasi Filsafat Logis dan Filsafat Analitikal untuk membangun model artikulasi atau menggambarkan klarifikasi linguistik. Dengan kata lain Teori Politik Empirik membutuhkan untuk membangun abstrak, model-model rasional dan perilaku politik. Sedangkan ?Filsafat Ilmu Politik? dijelaskan sebagai bidang studi dalam ilmu politik yang bersifat normatif yaitu memusatkan pada pertanyaan yang bersifat ?das solen? tentang apa yang seharusnya (what ought to be) tujuan Ilmu Politik. Kaitannya dalam hal menjawab Sistem apakah yang paling baik? Bagaimanakah sebaiknya hubungan antara lembaga pemerintahan dan hubungan lembaga pemerintahan dengan rakyat, hubungan pusat dengan daerah? Bentuk pemerintahan apakah yang paling baik? Karenanya yang dipelajari adalah hasil Karya pemikir besar antara lain : Thucydides; Immanuel Kant; Niccolo Machiavelli; Thomas Hobbes; John Locke; Karl Marx; dsb. Jadi, dalam memberi arti ?Teori dan Filsafat Ilmu Politik? dimaksud disini untuk diberikan keduanya yaitu ?Teori Politik? (Causal Theory) yang membahas tentang ?das sein? dan ?Filsafat Ilmu Politik? (Values Theory) yang membahas tentang ?das solen?
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
50341. (2012). Teori dan filsafat ilmu politik. Bandung : Alfabeta
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.