Cover tidak tersedia
- Judul
- Analisis jaringan komunikasi dalam pengungkapan tindak pidana terorisme oleh detasemen khusus 88 anti teror melalui monitoring center Bareskrim Mabes Polri (Studi kasus tersangka Abu Bakar Ba'asyir)
- Pengarang
- Galih Wisnu Pradipta
- No. Panggil
- 58-12-89
- Penerbit
- STIK-PTIK
- Tahun
- 2012
- Subjek
- 43991
Metadata Lengkap
| 090No. Panggil Setempat | 58-12-89 |
|---|---|
| 100Entri Utama Nama orang | 41424 |
| 245Judul Utama | Analisis jaringan komunikasi dalam pengungkapan tindak pidana terorisme oleh detasemen khusus 88 anti teror melalui monitoring center Bareskrim Mabes Polri (Studi kasus tersangka Abu Bakar Ba'asyir) |
| 100aNo. Mahasiswa | 7290-58 |
| 260aTempat Terbit | Jakarta |
| 260bPenerbit | STIK-PTIK |
| 260cTahun Terbit | 2012 |
| 300Deskripsi Fisik | xi, 148 hal.: ilus, 30 cm |
| 500Catatan Umum | |
| 504Catatan Bibliografi | |
| 520Abstrak | Penelitian ini untuk menggambarkan tentang kejahatan terorisme dimana merupakan kejahatan modern yang berkembang di era modern yang penuh dengan ideologi-ideologi radikal, hal ini membuat sebuah jurang pemikiran yang besar mengenai konsep ideologi islam dan terorisme di Indonesia, sifatnya yang sporadis dan terorganisir dengan baik membuat pengungkapan tindak pidana terorisme ini menjadi sebuah hal yang sulit bagi aparat penegak hukumnya, oleh karena itu berdasarkan UU No. 15 tahun 2003 khususnya pasal 27 ditambahkan alat bukti pemeriksaan tindak pidana terorisme diluar KUHAP yang berupa informasi secara elektronik atau alat optik. |
| 528Abstrak Bahasa Lain | |
| 650Subjek Topik | 43991 |
| 653Kata Kunci | |
| 700Entri Tambahan Nama Orang | |
| 700cPeran Entri Tambahan Nama Orang | |
| 850Lembaga Pemilik | Perpustakaan STIK-PTIK |
| 852Lokasi | Lantai 3 |
Eksemplar / Ketersediaan
| No. Panggil | No. Induk | Barcode | Status |
|---|---|---|---|
| 58-12-89 | 58-12-89 | 58-12-89 | TERSEDIA |
Abstrak
Penelitian ini untuk menggambarkan tentang kejahatan terorisme dimana merupakan kejahatan modern yang berkembang di era modern yang penuh dengan ideologi-ideologi radikal, hal ini membuat sebuah jurang pemikiran yang besar mengenai konsep ideologi islam dan terorisme di Indonesia, sifatnya yang sporadis dan terorganisir dengan baik membuat pengungkapan tindak pidana terorisme ini menjadi sebuah hal yang sulit bagi aparat penegak hukumnya, oleh karena itu berdasarkan UU No. 15 tahun 2003 khususnya pasal 27 ditambahkan alat bukti pemeriksaan tindak pidana terorisme diluar KUHAP yang berupa informasi secara elektronik atau alat optik.
File Digital
58-12-89.pdf
47689-58-12-89.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.
QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.
Sitasi Cepat
APA
41424. (2012). Analisis jaringan komunikasi dalam pengungkapan tindak pidana terorisme oleh detasemen khusus 88 anti teror melalui monitoring center Bareskrim Mabes Polri (Studi kasus tersangka Abu Bakar Ba'asyir). Jakarta : STIK-PTIK
Format lainnya
Review Disetujui
Belum ada review.