Cover tidak tersedia
- Judul
- Pengaruh pelatihan crisis response team (CRT) terhadap kinerja anggota Detasemen C satuan I Gegana dalam penanggulangan tindak pidana terorisme di Indonesia
- Pengarang
- Patria YR
- No. Panggil
- 56-11-091
- Penerbit
- STIK-LEMDIKPOL
- Tahun
- 2011
- Subjek
- 40767
Metadata Lengkap
| 090No. Panggil Setempat | 56-11-091 |
|---|---|
| 100Entri Utama Nama orang | 40768 |
| 245Judul Utama | Pengaruh pelatihan crisis response team (CRT) terhadap kinerja anggota Detasemen C satuan I Gegana dalam penanggulangan tindak pidana terorisme di Indonesia |
| 100aNo. Mahasiswa | 7114/56 |
| 260aTempat Terbit | Jakarta |
| 260bPenerbit | STIK-LEMDIKPOL |
| 260cTahun Terbit | 2011 |
| 300Deskripsi Fisik | xvi, 117 hal.: Ilus, 29 cm |
| 500Catatan Umum | |
| 504Catatan Bibliografi | |
| 520Abstrak | Terorisme adalah tindak pidana yang termasuk dalam extraordinary crime dan telah menjadi ancaman nyata yang bersifat global. Dalam penangannya, tindak pidana terorisme tidak terlepas dengan penegakan hukum. Hal ini sangat erat kaitannya dengan tugas pokok dan fungsi kepolisian Negara Republik Indonesia, yang secara khusus penanggulangan tersebut dilakukan oleh Detasemen C satuan I Gegana Korps Brimob Polri sebagai unit penindak. Untuk menghadapi tantangan tugas dan menyelesaikan semua tanggung jawab sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, maka harus didukung dengan personel yang memiliki kemampuan dan kelebihan terutama unggul di dalam pengetahuan, hati nurani dan kesamaptaan jasmani. Semua hal tersebut dapat dicapai melalui suatu pelatihan yang pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan kinerja individu sekaligus kinerja kesatuan. |
| 528Abstrak Bahasa Lain | |
| 650Subjek Topik | 40767 |
| 653Kata Kunci | |
| 700Entri Tambahan Nama Orang | |
| 700cPeran Entri Tambahan Nama Orang | |
| 850Lembaga Pemilik | perpustakaan STIK-PTIK |
| 852Lokasi | Lantai 3 |
Eksemplar / Ketersediaan
| No. Panggil | No. Induk | Barcode | Status |
|---|---|---|---|
| 56-11-091 | 56-11-091 | 56-11-091 | TERSEDIA |
Abstrak
Terorisme adalah tindak pidana yang termasuk dalam extraordinary crime dan telah menjadi ancaman nyata yang bersifat global. Dalam penangannya, tindak pidana terorisme tidak terlepas dengan penegakan hukum. Hal ini sangat erat kaitannya dengan tugas pokok dan fungsi kepolisian Negara Republik Indonesia, yang secara khusus penanggulangan tersebut dilakukan oleh Detasemen C satuan I Gegana Korps Brimob Polri sebagai unit penindak. Untuk menghadapi tantangan tugas dan menyelesaikan semua tanggung jawab sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, maka harus didukung dengan personel yang memiliki kemampuan dan kelebihan terutama unggul di dalam pengetahuan, hati nurani dan kesamaptaan jasmani. Semua hal tersebut dapat dicapai melalui suatu pelatihan yang pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan kinerja individu sekaligus kinerja kesatuan.
File Digital
56-11-091.pdf
44205-56-11-091.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.
QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.
Sitasi Cepat
APA
40768. (2011). Pengaruh pelatihan crisis response team (CRT) terhadap kinerja anggota Detasemen C satuan I Gegana dalam penanggulangan tindak pidana terorisme di Indonesia. Jakarta : STIK-LEMDIKPOL
Format lainnya
Review Disetujui
Belum ada review.