Cover tidak tersedia
- Judul
- Pengungkapan tindak pidana aborsi pada unit Reserse Kriminal Polsek Tanjung Priok (Studi kasus pengungkapan tindak pidana aborsi dengan tersangka dr. H. Ahmad Sumantri Ownie dkk)
- Pengarang
- James H Hutajulu
- No. Panggil
- 56-11-089
- Penerbit
- STIK-LEMDIKPOL
- Tahun
- 2011
- Subjek
- 40765
Metadata Lengkap
| 090No. Panggil Setempat | 56-11-089 |
|---|---|
| 100Entri Utama Nama orang | 40766 |
| 245Judul Utama | Pengungkapan tindak pidana aborsi pada unit Reserse Kriminal Polsek Tanjung Priok (Studi kasus pengungkapan tindak pidana aborsi dengan tersangka dr. H. Ahmad Sumantri Ownie dkk) |
| 100aNo. Mahasiswa | 7042/56 |
| 260aTempat Terbit | Jakarta |
| 260bPenerbit | STIK-LEMDIKPOL |
| 260cTahun Terbit | 2011 |
| 300Deskripsi Fisik | xi, 101 hal.: Ilus, 29 cm |
| 500Catatan Umum | |
| 504Catatan Bibliografi | |
| 520Abstrak | Indonesia termasuk negara yang tidak mengizinkan aborsi atau menganggap aborsi sebagai suatu tindak pidana, kecuali aborsi yang dilakukan atas alasan medis dan kehamilan akibat perkosaan yang dapat menyebabkan trauma psikologis bagi korban perkosaan. Stigma dan pembatasan yang ketat tentang aborsi ternyata tidak menyurutkan niatr para wanita untuk melakukan aborsi. Selain itu, ditemukan realita bahwa ahli medis juga turut berperan serta melakukan perbuatan ilegal tersebut. Untuk mencegah dan menanggulangi merebaknya kasus aborsi ini, Polri sebagai aparat penegak hukum diharapkan berperan aktif dalam pengungkapan tindak pidana aborsi tersebut. |
| 528Abstrak Bahasa Lain | |
| 650Subjek Topik | 40765 |
| 653Kata Kunci | |
| 700Entri Tambahan Nama Orang | |
| 700cPeran Entri Tambahan Nama Orang | |
| 850Lembaga Pemilik | perpustakaan STIK-PTIK |
| 852Lokasi | Lantai 3 |
Eksemplar / Ketersediaan
| No. Panggil | No. Induk | Barcode | Status |
|---|---|---|---|
| 56-11-089 | 56-11-089 | 56-11-089 | TERSEDIA |
Abstrak
Indonesia termasuk negara yang tidak mengizinkan aborsi atau menganggap aborsi sebagai suatu tindak pidana, kecuali aborsi yang dilakukan atas alasan medis dan kehamilan akibat perkosaan yang dapat menyebabkan trauma psikologis bagi korban perkosaan. Stigma dan pembatasan yang ketat tentang aborsi ternyata tidak menyurutkan niatr para wanita untuk melakukan aborsi. Selain itu, ditemukan realita bahwa ahli medis juga turut berperan serta melakukan perbuatan ilegal tersebut. Untuk mencegah dan menanggulangi merebaknya kasus aborsi ini, Polri sebagai aparat penegak hukum diharapkan berperan aktif dalam pengungkapan tindak pidana aborsi tersebut.
File Digital
56-11-089.pdf
44203-56-11-089.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.
QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.
Sitasi Cepat
APA
40766. (2011). Pengungkapan tindak pidana aborsi pada unit Reserse Kriminal Polsek Tanjung Priok (Studi kasus pengungkapan tindak pidana aborsi dengan tersangka dr. H. Ahmad Sumantri Ownie dkk). Jakarta : STIK-LEMDIKPOL
Format lainnya
Review Disetujui
Belum ada review.