Cover tidak tersedia
- Judul
- Pola pengamanan gedung Artha Graha oleh satuan Brimob Polda Metro Jaya dan Security group Artha (SGA) dalam mengantisipasi teror Bom
- Pengarang
- Ridwan R Soplanit
- No. Panggil
- 56-11-058
- Penerbit
- STIK-LEMDIKPOL
- Tahun
- 2011
- Subjek
- 40738
Metadata Lengkap
| 090No. Panggil Setempat | 56-11-058 |
|---|---|
| 100Entri Utama Nama orang | 40739 |
| 245Judul Utama | Pola pengamanan gedung Artha Graha oleh satuan Brimob Polda Metro Jaya dan Security group Artha (SGA) dalam mengantisipasi teror Bom |
| 100aNo. Mahasiswa | 7118/56 |
| 260aTempat Terbit | Jakarta |
| 260bPenerbit | STIK-LEMDIKPOL |
| 260cTahun Terbit | 2011 |
| 300Deskripsi Fisik | xi, 67 hal.: ilus, 29 cm |
| 500Catatan Umum | |
| 504Catatan Bibliografi | |
| 520Abstrak | Teror bom adalah kejahatan untuk kemanusiaan. Disebut demikian karena dengan teror bom, orang tidak hanya mampu menghilangkan nyawa orang lain, juga mampu menghilangkan salah satu hak asasi manusia, yaitu hak untuk hidup aman dan nyaman. Kedua macam kehilangan tersebut jelas merupakan malapetaka kemanusiaan. Tidak hanya bangunan yang menjadi sasaran, tapi perseorangan pun mendapat ancaman bom. Tidak hanya masyarakat biasa, tapi aparat keamanan pun mendapat teror bom. Karena itu pengadaan pola pengamanan yang berkualitas pun menjadi sebuah kebutuhan yang tak dapat ditunda lagi. Kebutuhan yang meningkat seiring dengan jerat vitalitas gedung ataupun perorangan. Dalam skripsi ini keberadaan gedung Artha Graha dan perusahaan-perusahaan yang ada di dalamnya dinilai memiliki derajat vitalitas yang lebih dari cukup untuk pengadaan pola pengamanan yang berkualitas. |
| 528Abstrak Bahasa Lain | |
| 650Subjek Topik | 40738 |
| 653Kata Kunci | |
| 700Entri Tambahan Nama Orang | |
| 700cPeran Entri Tambahan Nama Orang | |
| 850Lembaga Pemilik | Perpustakaan STIK-PTIK |
| 852Lokasi | Lantai 3 |
Eksemplar / Ketersediaan
| No. Panggil | No. Induk | Barcode | Status |
|---|---|---|---|
| 56-11-058 | 56-11-058 | 56-11-058 | TERSEDIA |
Abstrak
Teror bom adalah kejahatan untuk kemanusiaan. Disebut demikian karena dengan teror bom, orang tidak hanya mampu menghilangkan nyawa orang lain, juga mampu menghilangkan salah satu hak asasi manusia, yaitu hak untuk hidup aman dan nyaman. Kedua macam kehilangan tersebut jelas merupakan malapetaka kemanusiaan. Tidak hanya bangunan yang menjadi sasaran, tapi perseorangan pun mendapat ancaman bom. Tidak hanya masyarakat biasa, tapi aparat keamanan pun mendapat teror bom. Karena itu pengadaan pola pengamanan yang berkualitas pun menjadi sebuah kebutuhan yang tak dapat ditunda lagi. Kebutuhan yang meningkat seiring dengan jerat vitalitas gedung ataupun perorangan. Dalam skripsi ini keberadaan gedung Artha Graha dan perusahaan-perusahaan yang ada di dalamnya dinilai memiliki derajat vitalitas yang lebih dari cukup untuk pengadaan pola pengamanan yang berkualitas.
File Digital
56-11-058.pdf
44172-56-11-058.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.
QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.
Sitasi Cepat
APA
40739. (2011). Pola pengamanan gedung Artha Graha oleh satuan Brimob Polda Metro Jaya dan Security group Artha (SGA) dalam mengantisipasi teror Bom. Jakarta : STIK-LEMDIKPOL
Format lainnya
Review Disetujui
Belum ada review.