Cover tidak tersedia
Judul
Implementasi sistem tilang dalam rangka mewujudkan tertib berlalu lintas di wilayah pelalawan
Pengarang
Setiawan Eko Prasetiyo
No. Panggil
55-10-071
Penerbit
PTIK
Tahun
2010
Subjek
39014

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 55-10-071
100Entri Utama Nama orang 39015
245Judul Utama Implementasi sistem tilang dalam rangka mewujudkan tertib berlalu lintas di wilayah pelalawan
100aNo. Mahasiswa 6793/angkt 55
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2010
300Deskripsi Fisik xiii, 90 hal.: 29 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi sistem tilang di wilayah Pelalawan. Selanjutnya dengan dilandasi konsep dan teori penulis membahas tentang operasionalisasi sistem tilang dalam kegiatan penegakan hukum dibidang lalu lintas oleh satuan lalu lintas Polres Pelalawan untuk mewujudkan tertib berlalu lintas di wilayah Polres Pelalawan. Oleh karena hal tersebut penulis melaksanakan penelitian di Kabupaten Pelalawan selama lebih kurang 18 hari terhitung mulai tanggal 20 Mei 2010 sampai dengan 6 Juni 2010. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi penindakan pelanggaran lalu lintas dengan sistem tilang di wilayah Polres Pelalawan?. Dalam melaksanakan penelitian peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan rumusan persoalan :sebagai berikut: '•Pertama, bagaimana gambaran umum pelanggaran lalu lintas di wilayah Polres Pelalawan ?, Kedua, bagaimanakah pemahaman personel Polres Pelalawan tentang penindakan pelanggaran lalu lintas. dengan sistem tilang?. Ketiga, bagaimanakah pelaksanaan penindakan pelanggaran lalu lintas dengan sistem tilang di wilayah Polres Pelalawan?.
Ternuan dalam kegiatan penelitian adalah kondisi pelanggaran lalu lintas secara urnurn masih banyak diketemukan terjadi di wilayah Pelalawan. Kcndisi tersebut menunjukkan bahwa operasionalisasi sistem tilang yang telah diterapkan oleh satuan laiu lintas Polres Pelalawan belum berjalan dengan maksimal. Kondisi tersebut disebabkan antara lain kurangnya kemampuan personel Polres Pelalawan secara umum maupun satuan lalu lintas yang dikedepankan dalam implementasi sistem tilang, terbatasnya sarana dan prasarana yang mendukung implementasi sistem tilang, belum adanya kebijakan dari pimpinan Polres yang memperbolehkan satuan Sarnapta maupun Polsek yang mengemban tugas patroli dapat mempergunakan blanko tilang. Sedangkan dalam proses penyelesaian denda tilang, masyarakat yang ditilang Iebih memilih untuk titip denda tilang kepada personel lalu iintas yang telah ditunjuk khusus, daripada harus mengikuti proses persidangan di Pengadilan Negeri Pelalawan.
Berdasarkan basil penelitian ini, saran yang dapat diberikan penulis berlalu lintas di wilayah Pelalawan terlebih dahulu dipahami bahwa keberhasilan implementasi perlu didukung dengan peningkatan kemampuan personel melalui kegiatan pelatihan secara periodik maupun melalui Dikjur lantas, penambahan terhadap alutlaisus dan alkomlek seperti HT, signal light (senter lantas) maupun Ranmor R2 maupun R4 dinas, serta perlunya dibuat suatu kebijakan oleh Kapoires agar blanko tilang dapat juga digunakan oleh satuan Samapta maupun Polsek yang bertugas pada Unit Patroli sehingga pelaksanaan kegiatan penertiban dan penegakan hukum dibidang Isla lintas dapat berjalan maksimal.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 39014
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik Perpustakaan PTIK
852Lokasi Lantai 3

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
55-10-071 55-10-071 55-10-071 TERSEDIA

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi sistem tilang di wilayah Pelalawan. Selanjutnya dengan dilandasi konsep dan teori penulis membahas tentang operasionalisasi sistem tilang dalam kegiatan penegakan hukum dibidang lalu lintas oleh satuan lalu lintas Polres Pelalawan untuk mewujudkan tertib berlalu lintas di wilayah Polres Pelalawan. Oleh karena hal tersebut penulis melaksanakan penelitian di Kabupaten Pelalawan selama lebih kurang 18 hari terhitung mulai tanggal 20 Mei 2010 sampai dengan 6 Juni 2010. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi penindakan pelanggaran lalu lintas dengan sistem tilang di wilayah Polres Pelalawan?. Dalam melaksanakan penelitian peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan rumusan persoalan :sebagai berikut: '•Pertama, bagaimana gambaran umum pelanggaran lalu lintas di wilayah Polres Pelalawan ?, Kedua, bagaimanakah pemahaman personel Polres Pelalawan tentang penindakan pelanggaran lalu lintas. dengan sistem tilang?. Ketiga, bagaimanakah pelaksanaan penindakan pelanggaran lalu lintas dengan sistem tilang di wilayah Polres Pelalawan?. Ternuan dalam kegiatan penelitian adalah kondisi pelanggaran lalu lintas secara urnurn masih banyak diketemukan terjadi di wilayah Pelalawan. Kcndisi tersebut menunjukkan bahwa operasionalisasi sistem tilang yang telah diterapkan oleh satuan laiu lintas Polres Pelalawan belum berjalan dengan maksimal. Kondisi tersebut disebabkan antara lain kurangnya kemampuan personel Polres Pelalawan secara umum maupun satuan lalu lintas yang dikedepankan dalam implementasi sistem tilang, terbatasnya sarana dan prasarana yang mendukung implementasi sistem tilang, belum adanya kebijakan dari pimpinan Polres yang memperbolehkan satuan Sarnapta maupun Polsek yang mengemban tugas patroli dapat mempergunakan blanko tilang. Sedangkan dalam proses penyelesaian denda tilang, masyarakat yang ditilang Iebih memilih untuk titip denda tilang kepada personel lalu iintas yang telah ditunjuk khusus, daripada harus mengikuti proses persidangan di Pengadilan Negeri Pelalawan. Berdasarkan basil penelitian ini, saran yang dapat diberikan penulis berlalu lintas di wilayah Pelalawan terlebih dahulu dipahami bahwa keberhasilan implementasi perlu didukung dengan peningkatan kemampuan personel melalui kegiatan pelatihan secara periodik maupun melalui Dikjur lantas, penambahan terhadap alutlaisus dan alkomlek seperti HT, signal light (senter lantas) maupun Ranmor R2 maupun R4 dinas, serta perlunya dibuat suatu kebijakan oleh Kapoires agar blanko tilang dapat juga digunakan oleh satuan Samapta maupun Polsek yang bertugas pada Unit Patroli sehingga pelaksanaan kegiatan penertiban dan penegakan hukum dibidang Isla lintas dapat berjalan maksimal.

File Digital

55-10-071.pdf
42660-55-10-071.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
39015. (2010). Implementasi sistem tilang dalam rangka mewujudkan tertib berlalu lintas di wilayah pelalawan. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.