Cover tidak tersedia
Judul
Beberapa aspek kelemahan standar pengamanan pada objek vital nasional PT. Indo power unit bisnis pembangkitan (UBP) priok
Pengarang
Ketut Widiado
No. Panggil
55-10-054
Penerbit
PTIK
Tahun
2010
Subjek
27294

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 55-10-054
100Entri Utama Nama orang 38963
245Judul Utama Beberapa aspek kelemahan standar pengamanan pada objek vital nasional PT. Indo power unit bisnis pembangkitan (UBP) priok
100aNo. Mahasiswa 6997/angkt 55
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2010
300Deskripsi Fisik xiii, 90 hal.: 29 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Di bidang keamanan, gangguan dan ancaman terus berkembang secara kuantitas dan kualitas yang dapat menimbulkan kerugian jiwa dan harta benda dalam skala yang besar. Objek Vital Nasional rnerupakan kawasan dan usaha yang bersifat strategis karma gangguan terhadapnya sangat berpengaruh pada hajat hidup orang banyak dan kepentingan negara. Oleh sebab itu untuk mencegah terjadinya ancaman dan gangguan terhadap Objek Vital Nasional sudah barang tentu diperlukan peran serta seluruh pihak yang terkait. Bail( dari otoritas pengelola maupun unsur kepolisian yang wajib memberikan bantuan pengamanan kepada Objek Vital Nasional secara terpadu dan simultan sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas pengamanan.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dimana sumber data dan informasi yang merupakan basil wawancara dan pengamatan (observasi) dengan pihakpihak yang terkait pelaksanaan sistem pengamanan Objek Vital Nasional di PT Indonesia Power UBP Priok. Penulisan dalam skripsi ini delkukan secara analitis yang mengacu pada tinjauan manajemen dan didukung oleh Teori Manajemen, Teori Motivasi, Undang-undang No. 2 Tabun 2002 dan pengertian-pengertian yang berkaitan dengan permasalahan manajemen dan maupun pengamanan Objek Vital Nasional. Penelitian juga dilakukan langsung di Objek Vital Nasional PT Indonesia Power UBP Priok sehingga didapat data-data yang akurat mengenai pelaksanaan sistem pengamanan Objek Vital Nasional oleh otoritas pengelola dan pelaksanaannya.
Mencermati perkembangan lingkungan strategik bail( global, regional maupun nasional, Objek Vital Nasional sangat potensial menjadi target ancaman dan gangguan Kamtibmas, oleh sebab itu perlu meningkatkan penyelenggaraan sistem pengamanan untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya ancaman serta gangguan terhadap Objek Vital Nasional PT Indonesia Power UBP Priok. Pihak otoritas pengelola dalam melaksanakan pengamanan didukung oleh satpam dengan menerapkan sistem pengamanan Objek Vital Nasional.
Sistem pengamanan Objek Vital Nasional di PT Indonesia Power UBP Priok telah menerapkan unsur-unsur yang ada dalam teori manajemen seperti Planing, Organizing, Staffing, Directing Coordinating, Reporting dan Budgeting. Begitu pula dengan koordinasi, pengawasan dan pembinaan satpam oleh Pokes Pelabuhan Tanjung Priok. _ Dalam pelaksanaan sistem pengamanan Objek Vital Nasional di PT Indonesia Power UBP Priok terdapat beberapa hambatan seperti kurangnya jumlah personil pengamanan dan kurang berfungsinya sarana prasarana yang mendukung pelaksanaan tugas pengamanan serta masih adanya kebijakan di bidang keamanan oleh otoritas pengelola Objek Vital Nasional yang memandang sebagai beban biaya (cost).
Untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya ancaman dan gangguan terhadap Objek Vital Nasional, perlu kiranya dari pihak otoritas pengelola PT Indonesia Power UBP Priok melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan pelaksanaan pengamanan seperti menambah jumlah petugas pengamanan (satpam), memperbaiki dan menambah sarana prasarana yang mendukung pelaksanaan pengamanan serta memandang keamanan sebagai suatu asset atau investasi
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 27294
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik Perpustakaan PTIK
852Lokasi Lantai 3

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
55-10-054 55-10-054 55-10-054 TERSEDIA

Abstrak

Di bidang keamanan, gangguan dan ancaman terus berkembang secara kuantitas dan kualitas yang dapat menimbulkan kerugian jiwa dan harta benda dalam skala yang besar. Objek Vital Nasional rnerupakan kawasan dan usaha yang bersifat strategis karma gangguan terhadapnya sangat berpengaruh pada hajat hidup orang banyak dan kepentingan negara. Oleh sebab itu untuk mencegah terjadinya ancaman dan gangguan terhadap Objek Vital Nasional sudah barang tentu diperlukan peran serta seluruh pihak yang terkait. Bail( dari otoritas pengelola maupun unsur kepolisian yang wajib memberikan bantuan pengamanan kepada Objek Vital Nasional secara terpadu dan simultan sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas pengamanan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dimana sumber data dan informasi yang merupakan basil wawancara dan pengamatan (observasi) dengan pihakpihak yang terkait pelaksanaan sistem pengamanan Objek Vital Nasional di PT Indonesia Power UBP Priok. Penulisan dalam skripsi ini delkukan secara analitis yang mengacu pada tinjauan manajemen dan didukung oleh Teori Manajemen, Teori Motivasi, Undang-undang No. 2 Tabun 2002 dan pengertian-pengertian yang berkaitan dengan permasalahan manajemen dan maupun pengamanan Objek Vital Nasional. Penelitian juga dilakukan langsung di Objek Vital Nasional PT Indonesia Power UBP Priok sehingga didapat data-data yang akurat mengenai pelaksanaan sistem pengamanan Objek Vital Nasional oleh otoritas pengelola dan pelaksanaannya. Mencermati perkembangan lingkungan strategik bail( global, regional maupun nasional, Objek Vital Nasional sangat potensial menjadi target ancaman dan gangguan Kamtibmas, oleh sebab itu perlu meningkatkan penyelenggaraan sistem pengamanan untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya ancaman serta gangguan terhadap Objek Vital Nasional PT Indonesia Power UBP Priok. Pihak otoritas pengelola dalam melaksanakan pengamanan didukung oleh satpam dengan menerapkan sistem pengamanan Objek Vital Nasional. Sistem pengamanan Objek Vital Nasional di PT Indonesia Power UBP Priok telah menerapkan unsur-unsur yang ada dalam teori manajemen seperti Planing, Organizing, Staffing, Directing Coordinating, Reporting dan Budgeting. Begitu pula dengan koordinasi, pengawasan dan pembinaan satpam oleh Pokes Pelabuhan Tanjung Priok. _ Dalam pelaksanaan sistem pengamanan Objek Vital Nasional di PT Indonesia Power UBP Priok terdapat beberapa hambatan seperti kurangnya jumlah personil pengamanan dan kurang berfungsinya sarana prasarana yang mendukung pelaksanaan tugas pengamanan serta masih adanya kebijakan di bidang keamanan oleh otoritas pengelola Objek Vital Nasional yang memandang sebagai beban biaya (cost). Untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya ancaman dan gangguan terhadap Objek Vital Nasional, perlu kiranya dari pihak otoritas pengelola PT Indonesia Power UBP Priok melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan pelaksanaan pengamanan seperti menambah jumlah petugas pengamanan (satpam), memperbaiki dan menambah sarana prasarana yang mendukung pelaksanaan pengamanan serta memandang keamanan sebagai suatu asset atau investasi

File Digital

55-10-054.pdf
42625-55-10-054.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
38963. (2010). Beberapa aspek kelemahan standar pengamanan pada objek vital nasional PT. Indo power unit bisnis pembangkitan (UBP) priok. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.