Cover tidak tersedia
Judul
Pengaruh penghargaan ekstrinsik terhadap kinerja personel Polres Garut (Ditinjau dari perspektif masyarakat)
Pengarang
Fahrizal
No. Panggil
55-10-049
Penerbit
PTIK
Tahun
2010
Subjek
38933

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 55-10-049
100Entri Utama Nama orang 38934
245Judul Utama Pengaruh penghargaan ekstrinsik terhadap kinerja personel Polres Garut (Ditinjau dari perspektif masyarakat)
100aNo. Mahasiswa 6850/angkt 55
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2010
300Deskripsi Fisik xvii, 138 hal.: ilus, 29 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Kesejahteraan personel Polri memang kerap dijadikan alasan rendahnya kinerja personelnya. Kesejahteraan berkaitan dengan berbagai pemenuhn kebutuhan masing-masin individu. Kebutuhan menjadi pemicu utama munculnya motivasi kerja, karena personel suatu organisasi akan termotivasi untuk melakukan suatu tindakan jika kebutuhannya terpenuhi. Sementara jika kita melihat faktor yang memicu meningkatkan kinerja maka kita akan menemukan salah satu faktornya adalah faktor penghargaan, baik dari dalam diri personel maupun dari luar diri personel. Penghargaan dari luar diri personel atau penghargaan ekstrinsik lebih kepada penghargaan yang diberikan oleh organisasi ataupun pirnpinan kepada personel, baik itu dalam bentuk materi maupun non materi. Berdasarkan paparan kenyataan tersebut maka. penulis tertarik melakukan penelitian untuk melihat seberapa besar tingkat pengaruh penghargaan ekstrinsik yang diberikan oleh institusi Polri terhadap kinerja personelnya apabila ditinjau dari perspektif masyarakat.
Peneliiian ini menggunakan anetode survei dengan pendekatan kuantitatif sejak tanggal 20 Mei 2010 hingga 5 Juni 2010 di Polres Garut Jawa Barat. Penulis mengembangkan sebuah instrumen berupa pertanyaan-pertanyaan survei yang akan digunakan untuk mengukur masing-ruasing variabel. Variabel Independen dalam penelitian ini adalah penghargaan ekstrinsik berupa gaji (salary), tunjangan (fringe benefit), prornosi (promotion) dan variabel dependen dalam penelitian ini adalah kinerja personel . Responden diambil berdasarkan sampel dari populasi yang akan diteliti, untuk variabel penghargaan ekstrinsik menggunakan responden yang berasal dari personel Poires Garut dari satuan fungsi Reskrim, Intelijen, Lantas, Sarnapta dan bagian Binamitra sedangkan untuk variabel kinerja personel menggunakan responden yang bersaal dari pelanggan yang pernah menerima pelayanan dari personel satuan fungsi tersebut.
Analisis data menggunakan program software SPSS ver 17.0, untuk rnengetahui
validitas dan reliahilitas dengan melihat nilai Corrected Item Total Correlation yang
menghasilkan nilai alpha > 0,5 dan untuk uji korelasinya berdasarkan perhitungan korelasi
Pearson dengan nilai 0,941 berarti terdapat hubungan positif antara variabel penghargaan
dengan-variabe kinerja personel u
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 38933
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik Perpustakaan PTIK
852Lokasi Lantai 3

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
55-10-049 55-10-049 55-10-049 TERSEDIA

Abstrak

Kesejahteraan personel Polri memang kerap dijadikan alasan rendahnya kinerja personelnya. Kesejahteraan berkaitan dengan berbagai pemenuhn kebutuhan masing-masin individu. Kebutuhan menjadi pemicu utama munculnya motivasi kerja, karena personel suatu organisasi akan termotivasi untuk melakukan suatu tindakan jika kebutuhannya terpenuhi. Sementara jika kita melihat faktor yang memicu meningkatkan kinerja maka kita akan menemukan salah satu faktornya adalah faktor penghargaan, baik dari dalam diri personel maupun dari luar diri personel. Penghargaan dari luar diri personel atau penghargaan ekstrinsik lebih kepada penghargaan yang diberikan oleh organisasi ataupun pirnpinan kepada personel, baik itu dalam bentuk materi maupun non materi. Berdasarkan paparan kenyataan tersebut maka. penulis tertarik melakukan penelitian untuk melihat seberapa besar tingkat pengaruh penghargaan ekstrinsik yang diberikan oleh institusi Polri terhadap kinerja personelnya apabila ditinjau dari perspektif masyarakat. Peneliiian ini menggunakan anetode survei dengan pendekatan kuantitatif sejak tanggal 20 Mei 2010 hingga 5 Juni 2010 di Polres Garut Jawa Barat. Penulis mengembangkan sebuah instrumen berupa pertanyaan-pertanyaan survei yang akan digunakan untuk mengukur masing-ruasing variabel. Variabel Independen dalam penelitian ini adalah penghargaan ekstrinsik berupa gaji (salary), tunjangan (fringe benefit), prornosi (promotion) dan variabel dependen dalam penelitian ini adalah kinerja personel . Responden diambil berdasarkan sampel dari populasi yang akan diteliti, untuk variabel penghargaan ekstrinsik menggunakan responden yang berasal dari personel Poires Garut dari satuan fungsi Reskrim, Intelijen, Lantas, Sarnapta dan bagian Binamitra sedangkan untuk variabel kinerja personel menggunakan responden yang bersaal dari pelanggan yang pernah menerima pelayanan dari personel satuan fungsi tersebut. Analisis data menggunakan program software SPSS ver 17.0, untuk rnengetahui validitas dan reliahilitas dengan melihat nilai Corrected Item Total Correlation yang menghasilkan nilai alpha > 0,5 dan untuk uji korelasinya berdasarkan perhitungan korelasi Pearson dengan nilai 0,941 berarti terdapat hubungan positif antara variabel penghargaan dengan-variabe kinerja personel u

File Digital

55-10-049.pdf
42608-55-10-049.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
38934. (2010). Pengaruh penghargaan ekstrinsik terhadap kinerja personel Polres Garut (Ditinjau dari perspektif masyarakat). Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.