Cover tidak tersedia
- Judul
- Agama, penghakiman massa dan polisi
- Pengarang
- Zakarias Poerba
- No. Panggil
- Penerbit
- Jakarta
- Tahun
- Subjek
- 32499
Metadata Lengkap
| 041Kode Bahasa | |
|---|---|
| 090No. Panggil Setempat | 073-jsk10-144 |
| 100Entri Utama Nama orang | 4744 |
| 245Judul Utama | Agama, penghakiman massa dan polisi |
| 260aTempat Terbit | Jakarta |
| 260bPenerbit | PPITK |
| 500Catatan Umum | |
| 520Abstrak | Agama senantiasa mengajarkan kebaikan dengan wajah keilahian. namun dalam tafsiran dan perilaku manusia dapat berubah beringas dan anarkis dalam bentuk penghakiman massa. Negara seyogyanya merupakan kekuatan imperatif untuk menghindari kebringasan dan anarkhisme pemeluk agama. Undang-undang negara memberikan otoritas kepada polisi sebagai lambang kekauasaan negara untuk melakukan fungsi ini. Polisi tidak dapat hanya melakukannya atas dasar undang-undang saja, tetapi membutuhkan dukungan politis dan sosiologis yang harus dibangun oleh negara dalam konteks yang lebih luas. dengan demikian tindakan polisi tidak akan memancing secara langsung persoalan yang lebih kompleks dari kelompok masyarakat anarkis yang memiliki penafsiran tertentu atas agama yang dipeluknya tanpa melihat konteks bernegara yang pluralistis. |
| 528Abstrak Bahasa Lain | |
| 650Subjek Topik | 32499 |
| 653Kata Kunci | |
| 700Entri Tambahan Nama Orang | |
| 700cPeran Entri Tambahan Nama Orang | |
| 786Entri Sumber Data |
Eksemplar / Ketersediaan
| No. Panggil | No. Induk | Barcode | Status |
|---|---|---|---|
| 073-jsk10-144 | TERSEDIA |
Abstrak
Agama senantiasa mengajarkan kebaikan dengan wajah keilahian. namun dalam tafsiran dan perilaku manusia dapat berubah beringas dan anarkis dalam bentuk penghakiman massa. Negara seyogyanya merupakan kekuatan imperatif untuk menghindari kebringasan dan anarkhisme pemeluk agama. Undang-undang negara memberikan otoritas kepada polisi sebagai lambang kekauasaan negara untuk melakukan fungsi ini. Polisi tidak dapat hanya melakukannya atas dasar undang-undang saja, tetapi membutuhkan dukungan politis dan sosiologis yang harus dibangun oleh negara dalam konteks yang lebih luas. dengan demikian tindakan polisi tidak akan memancing secara langsung persoalan yang lebih kompleks dari kelompok masyarakat anarkis yang memiliki penafsiran tertentu atas agama yang dipeluknya tanpa melihat konteks bernegara yang pluralistis.
File Digital
073-Jsk 10-144.pdf
37576-073-Jsk 10-144.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.
QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.
Sitasi Cepat
Review Disetujui
Belum ada review.