Cover tidak tersedia
Judul
Demokrasi substansial dan aktor lokal dalam perspektif budaya politik
Pengarang
I Nyoman Subanda
No. Panggil
Penerbit
Jakarta
Tahun
2010
Subjek
20964

Metadata Lengkap

041Kode Bahasa
100Entri Utama Nama orang 32066
245Judul Utama Demokrasi substansial dan aktor lokal dalam perspektif budaya politik
250Edisi dan Cetakan Ed.9 Maret 2010
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit Departemen Komunikasi dan Informatika
260cTahun Terbit 2010
300Deskripsi Fisik 6 hlm.
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Upaya mencari model demokrasi merupakan sebuah proses yang berlangsung terus menerus melalui pergulatan dan dialektika. Bagi Indonesia yang memiliki sejumlah realitas geo-politik, politik ruang dan waktu, akan memunculkan fenomena transpolitika. Transpolitika merupakan entitas politik yang bersentuhan dengan entitas yang lain sehingga terjadi kontamidasi. Indonesia telah 65 tahun merdeka tidak memperlihatkan sejalannya demokrasi prosedual dan demokrasi substansial. Indikator-indikator seperti tingginya angka kemiskinan dan pengangguran, melonjaknya angka kekerasan, maraknya korupsi, miskinnya opini publik dan lemahnya penegakan hukum merupakan contoh konkrit tidak berjalannya demokrasi substansial di Indonesia. Untuk menyelesaikan permasalahn di atas budaya politik melalui pendekatan budaya maka aspek penting yang tidak dapat diabaikan adalah peran aktor karena aktor merupakan agensi budaya dan sekaligus sebagai penerus nilai-nilai budaya politik yang ada. Dalam kasus Indonesia selama dekade transisi politik telah menempatkan para aktor yang merupakan faktor dominant dalam menentukan arah demokrasi yang sesungguhnya (demokrasi substansial)
528Abstrak Bahasa Lain
536Sumber Pengadaan
590Sumber Koleksi
650Subjek Topik 20964
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
786Entri Sumber Data

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
jd9-10-025 TERSEDIA

Abstrak

Upaya mencari model demokrasi merupakan sebuah proses yang berlangsung terus menerus melalui pergulatan dan dialektika. Bagi Indonesia yang memiliki sejumlah realitas geo-politik, politik ruang dan waktu, akan memunculkan fenomena transpolitika. Transpolitika merupakan entitas politik yang bersentuhan dengan entitas yang lain sehingga terjadi kontamidasi. Indonesia telah 65 tahun merdeka tidak memperlihatkan sejalannya demokrasi prosedual dan demokrasi substansial. Indikator-indikator seperti tingginya angka kemiskinan dan pengangguran, melonjaknya angka kekerasan, maraknya korupsi, miskinnya opini publik dan lemahnya penegakan hukum merupakan contoh konkrit tidak berjalannya demokrasi substansial di Indonesia. Untuk menyelesaikan permasalahn di atas budaya politik melalui pendekatan budaya maka aspek penting yang tidak dapat diabaikan adalah peran aktor karena aktor merupakan agensi budaya dan sekaligus sebagai penerus nilai-nilai budaya politik yang ada. Dalam kasus Indonesia selama dekade transisi politik telah menempatkan para aktor yang merupakan faktor dominant dalam menentukan arah demokrasi yang sesungguhnya (demokrasi substansial)

File Digital

Jd 9-10-025.pdf
37293-Jd 9-10-025.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
32066. (2010). Demokrasi substansial dan aktor lokal dalam perspektif budaya politik. Jakarta : Departemen Komunikasi dan Informatika
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.