Cover tidak tersedia
- Judul
- Perubahan iklim: apa yang perlu diketahui
- Pengarang
- Evi Siti Sofiyah
- No. Panggil
- Penerbit
- Jakarta
- Tahun
- 2009
- Subjek
- 32061
Metadata Lengkap
| 041Kode Bahasa | |
|---|---|
| 100Entri Utama Nama orang | 28950 |
| 245Judul Utama | Perubahan iklim: apa yang perlu diketahui |
| 250Edisi dan Cetakan | Vol.10 No.1 Januari 2009 |
| 260aTempat Terbit | Jakarta |
| 260bPenerbit | Ubhara Jaya |
| 260cTahun Terbit | 2009 |
| 300Deskripsi Fisik | 14 hlm. |
| 500Catatan Umum | |
| 504Catatan Bibliografi | |
| 520Abstrak | Tidak dapat dipungkiri bahwa kejadian cuaca ekstrim seperti banjir, badai yang kuat, gelombang panas dan kekeringan makin sering terjadi. Kejadian cuaca ekstrim itu dikaitkan dengan adanya perubahan iklim. Berbagai hasil penelitian menunjukkan naiknya temperatur rata-rata permukaan bumi sekitar 0,6-0,7 derajat celsius sejak tahun 1861. kenaikan ini disebabkan karena naiknya konsentrasi gas-gas rumah kaca di atmosfir yang membuat energi panas yang seharusnya lepas ke angkasa menjadi terpancar kembali ke permukaan bumi. Hal ini lah yang membuat naiknya temperatur rata-rata permukaan bumi atau terjadinya pemanasan global. Konsentrasi gas-gas rumah kaca di atmosfir naik dikarenakan meningkatnya aktifitas manusia dalam melalukan pembakaran bahan bakar fosil sejak dimulainya revolusi industri pada abad 18. Karena temperatur adalah salah satu parameter dari iklim, berubahnya temperatur global menyebabkan perubahan iklim, yang pada akhirnya menimbulkan berbagai dampak seperti terjadinya cuaca ekstrim sampai dengan kemungkinan memusnahkan kehidupan. |
| 528Abstrak Bahasa Lain | |
| 536Sumber Pengadaan | |
| 590Sumber Koleksi | |
| 650Subjek Topik | 32061 |
| 653Kata Kunci | |
| 700Entri Tambahan Nama Orang | |
| 700cPeran Entri Tambahan Nama Orang | |
| 786Entri Sumber Data |
Eksemplar / Ketersediaan
| No. Panggil | No. Induk | Barcode | Status |
|---|---|---|---|
| jki10-09-022 | TERSEDIA |
Abstrak
Tidak dapat dipungkiri bahwa kejadian cuaca ekstrim seperti banjir, badai yang kuat, gelombang panas dan kekeringan makin sering terjadi. Kejadian cuaca ekstrim itu dikaitkan dengan adanya perubahan iklim. Berbagai hasil penelitian menunjukkan naiknya temperatur rata-rata permukaan bumi sekitar 0,6-0,7 derajat celsius sejak tahun 1861. kenaikan ini disebabkan karena naiknya konsentrasi gas-gas rumah kaca di atmosfir yang membuat energi panas yang seharusnya lepas ke angkasa menjadi terpancar kembali ke permukaan bumi. Hal ini lah yang membuat naiknya temperatur rata-rata permukaan bumi atau terjadinya pemanasan global. Konsentrasi gas-gas rumah kaca di atmosfir naik dikarenakan meningkatnya aktifitas manusia dalam melalukan pembakaran bahan bakar fosil sejak dimulainya revolusi industri pada abad 18. Karena temperatur adalah salah satu parameter dari iklim, berubahnya temperatur global menyebabkan perubahan iklim, yang pada akhirnya menimbulkan berbagai dampak seperti terjadinya cuaca ekstrim sampai dengan kemungkinan memusnahkan kehidupan.
File Digital
Jki 10-09-022.pdf
37290-Jki 10-09-022.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.
QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.
Sitasi Cepat
Review Disetujui
Belum ada review.