Cover tidak tersedia
- Judul
- Pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja penyidik dan penyidik pembantu di Satreskrim Poltabes Surabaya
- Pengarang
- Teuku Arsya Kadafi
- No. Panggil
- 54-10-094
- Penerbit
- PTIK
- Tahun
- 2010
- Subjek
- 29710
Metadata Lengkap
| 090No. Panggil Setempat | 54-10-094 |
|---|---|
| 100Entri Utama Nama orang | 29711 |
| 245Judul Utama | Pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja penyidik dan penyidik pembantu di Satreskrim Poltabes Surabaya |
| 100aNo. Mahasiswa | |
| 260aTempat Terbit | Jakarta |
| 260bPenerbit | PTIK |
| 260cTahun Terbit | 2010 |
| 300Deskripsi Fisik | xvii, 83 hlm.: 29 cm |
| 500Catatan Umum | |
| 504Catatan Bibliografi | |
| 520Abstrak | Banyaknya keluhan masyarakat dan tunggakan kasus merupakan salah satu indikator yang menunjukkan kurang maksimalnya kinerja Polri. Kondisi tersebut merupakan fakta yang terjadi hampir di seluruh satuan kerja PoIri di seluruh wilayah Indonesia. Berdasarkan data dari Satuan Reskrim Polwiltabes Surabaya, jumlah tunggakan perkara dari tahun 2004-2009 adalah sebanyak 5.548 kasus. Oleh sebab itu salah satu cara dalam meningkatkan kinerja dari suatu organisasi adalah dengan menerapkan budaya organisasi yang konstruktif sehingga dapat berpengaruh positif terhadap kinerja organisasi. Hal tersebut sesuai dengan pendapat dari Block yang menyatakan bahwa budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja dari suatu perusahaan atau organisasi.Sehingga hal tersebut dijadikan acuan dalam penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja penyidik dan penyidik pembantu dan apabila ada seberapa besar pengaruh dan budaya organisasi terhadap kinerja penyidik dan penyidik pembantu di Satuan Reskrim Polwiltabes Surabaya. Lokasi penelitian dilaksanakan di Polwiltabes Surabaya, dengan obyek penelitian adalah penyidik dan penyidik pembantu di Satuan Reskrim Polwiltabes Surabaya yang berjumlah 170 personal. Pendekatan dan Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini untuk mencari, mengumpulkan, mengolah dan analisis data adalah pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitaif ini memberikan informasi kepada peneliti mengenai pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja penyidik dan penyidik pembantu di Satuan Reskrim Polwiltabes Surabaya dalam bentuk besaran angka. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah metode survei yaitu pengumpulan informasi dengan cara penyebaran kuesioner terhadap responden yang telah ditentukan. Temuan penelitian ini menunjukkan basil analisa statistik terhadap variabel independen (pengaruh budaya organisasi) terhadap variabel dependen (kinerja penyidik dan penyidik pembantu) dengan menggunakan program SPSS 17.00 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja penyidik dan penyidik pembantu di Satuan Reskrim Polwiltabes Surabaya. Dalam penelitian ini didapat suatu kesimpulan tentang budaya organisasi yang berpengaruh positif terhadap kinerja penyidik dan penyidik pembantu. Hal tersebut terlihat juga pada pengaruh antar dimensi yang terdapat pada variabel budaya organisasi yang bernilai positif kecuali dimensi orientasi tim yang bernilai negatif Selain itu diketahui juga bahwa selain budaya organisasi, masih ada variabel lairmya yang dapat berpengaruh terhadap kinerja penyidik dan penyidik pembantu di Satuan Reskrim Polwiltabes Surabaya. |
| 528Abstrak Bahasa Lain | |
| 650Subjek Topik | 29710 |
| 653Kata Kunci | |
| 700Entri Tambahan Nama Orang | |
| 700cPeran Entri Tambahan Nama Orang | |
| 850Lembaga Pemilik | |
| 852Lokasi |
Eksemplar / Ketersediaan
| No. Panggil | No. Induk | Barcode | Status |
|---|---|---|---|
| 54-10-094 | 54-10-094 | 54-10-094 | TERSEDIA |
Abstrak
Banyaknya keluhan masyarakat dan tunggakan kasus merupakan salah satu indikator yang menunjukkan kurang maksimalnya kinerja Polri. Kondisi tersebut merupakan fakta yang terjadi hampir di seluruh satuan kerja PoIri di seluruh wilayah Indonesia. Berdasarkan data dari Satuan Reskrim Polwiltabes Surabaya, jumlah tunggakan perkara dari tahun 2004-2009 adalah sebanyak 5.548 kasus. Oleh sebab itu salah satu cara dalam meningkatkan kinerja dari suatu organisasi adalah dengan menerapkan budaya organisasi yang konstruktif sehingga dapat berpengaruh positif terhadap kinerja organisasi.
Hal tersebut sesuai dengan pendapat dari Block yang menyatakan bahwa budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja dari suatu perusahaan atau organisasi.Sehingga hal tersebut dijadikan acuan dalam penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja penyidik dan penyidik pembantu dan apabila ada seberapa besar pengaruh dan budaya organisasi terhadap kinerja penyidik dan penyidik pembantu di Satuan Reskrim Polwiltabes Surabaya.
Lokasi penelitian dilaksanakan di Polwiltabes Surabaya, dengan obyek penelitian adalah penyidik dan penyidik pembantu di Satuan Reskrim Polwiltabes Surabaya yang berjumlah 170 personal. Pendekatan dan Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini untuk mencari, mengumpulkan, mengolah dan analisis data adalah pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitaif ini memberikan informasi kepada peneliti mengenai pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja penyidik dan penyidik pembantu di Satuan Reskrim Polwiltabes Surabaya dalam bentuk besaran angka. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah metode survei yaitu pengumpulan informasi dengan cara penyebaran kuesioner terhadap responden yang telah ditentukan.
Temuan penelitian ini menunjukkan basil analisa statistik terhadap variabel independen (pengaruh budaya organisasi) terhadap variabel dependen (kinerja penyidik dan penyidik pembantu) dengan menggunakan program SPSS 17.00 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja penyidik dan penyidik pembantu di Satuan Reskrim Polwiltabes Surabaya.
Dalam penelitian ini didapat suatu kesimpulan tentang budaya organisasi yang berpengaruh positif terhadap kinerja penyidik dan penyidik pembantu. Hal tersebut terlihat juga pada pengaruh antar dimensi yang terdapat pada variabel budaya organisasi yang bernilai positif kecuali dimensi orientasi tim yang bernilai negatif Selain itu diketahui juga bahwa selain budaya organisasi, masih ada variabel lairmya yang dapat berpengaruh terhadap kinerja penyidik dan penyidik pembantu di Satuan Reskrim Polwiltabes Surabaya.
File Digital
54-10-094.pdf
35534-54-10-094.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.
QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.
Sitasi Cepat
APA
29711. (2010). Pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja penyidik dan penyidik pembantu di Satreskrim Poltabes Surabaya. Jakarta : PTIK
Format lainnya
Review Disetujui
Belum ada review.