Cover tidak tersedia
Judul
Pembinaan motivasi anggota Satreskrim Polresta Kediri untuk mewujudkan komitmen dalam penyidikan tindak pidana
Pengarang
Irvan Budi Santosa
No. Panggil
54-10-086
Penerbit
PTIK
Tahun
2010
Subjek
29695

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 54-10-086
100Entri Utama Nama orang 29696
245Judul Utama Pembinaan motivasi anggota Satreskrim Polresta Kediri untuk mewujudkan komitmen dalam penyidikan tindak pidana
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2010
300Deskripsi Fisik xi, 79 hlm.: 29 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk lebih mengetahui, memahami dan mendeskripsikan persoalan-persoalan mengenai pertama, pembinaan motivasi bagi anggota Satuan Reskrim Polresta Kediri untuk mewujudkan komitmen dalam penyidikan tindak pidana. Kedua, faktor-faktor yang mempengaruhi pembinaan motivasi tersebut untuk mewujudkan komitmen dalam penyidikan tindak pidana.
Konsep dan Teori yang digunakan dalam skripsi ini adalah Konsep Komitmen Organisasi, Teori Motivasi, Teori Harapan, dan Teori Kepemimpinan Kontigensi.
Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam fenomena yang diteliti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus yaitu suatu penelitian kualitatif yang bersifat komprehensif, intens, rinci data mendalam serta lebih diarahkan sebagai upaya menelaab permasalahan-permasalahan atau fenomena yang bersifat kontemporer dan kekinian.
Lokasi penelitian ini adalah di wilayah hukum Polresta Kediri, khususnya pada Satuan Reskrim Polresta Kediri.
Temuan dalam penelitian pertama berkenaan dengan pembinaan motivasi bagi anggota Satuan Reskrirn Polresta Kediri adalah pertama, upaya pimpinan dalam pembinaan motivasi; kedua, kiat-kiat dalam memberikan motivasi.
Temuan penelitian kedua berkenaan faktor-faktor yang mempengaruhi pembinaan motivasi bagi anggota meliputi: man, money, material, method.
Kesimpulan pertama dari penelitian ini berkenaan dengan pembinaan motivasi bagi Anggota Satuan Reskrim Polresta Kediri untuk mewujudkan komitmen dalam penyidikan tindak pidana, diperlukan upaya pimpinan dalam pembinaan motivasi dengan care pemberian Reward and Punishment serta member kesempatan bagi anggota untuk rnengikuti pendidikan dan latihan. Selain itu diperlukan kiat-kiat dalam memberikan motivasi melalui arahan serta melalui pengawasan dan perhatian.
Kesimpulan kedua dari penelitian ini berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi pembinaan motivasi bagi Anggota Satuan Reskrim Polresta Kediri, diantaranya adalah pertama, faktor man (manusia) yang dimaksud disini adalah personil ataupun anggota yang memberikan motivasi maupun yang termotivasi; kedua, faktor money (anggaran) terkait dengan anggaran yang dimiliki oleh Polri khususnya Satuan Reskrim untuk mewujudkan komitmen penyidikan yaitu transparansi penyidikan melalui program SP2HP; ketiga, faktor material (sarana dan prasarana) berhubungan dengan dukungan sarana dan prasarana terkait dengan tugas penyidikan akan sangat menentukan optimalisasi pencapaian tujuan; dan keempat, faktor method (metode) merupakan salah sate unsur penentu dalam keberhasilan penyidikan yang dilakukan. Terkait dengan pembinaan motivasi, diperlukan perubahan metode dari paradigma lama menuju paradigm baru Poiri yang mengacu pada program unggulan Kapolri "Quick Wins"_
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 29695
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
54-10-086 54-10-086 54-10-086 TERSEDIA

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk lebih mengetahui, memahami dan mendeskripsikan persoalan-persoalan mengenai pertama, pembinaan motivasi bagi anggota Satuan Reskrim Polresta Kediri untuk mewujudkan komitmen dalam penyidikan tindak pidana. Kedua, faktor-faktor yang mempengaruhi pembinaan motivasi tersebut untuk mewujudkan komitmen dalam penyidikan tindak pidana. Konsep dan Teori yang digunakan dalam skripsi ini adalah Konsep Komitmen Organisasi, Teori Motivasi, Teori Harapan, dan Teori Kepemimpinan Kontigensi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam fenomena yang diteliti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus yaitu suatu penelitian kualitatif yang bersifat komprehensif, intens, rinci data mendalam serta lebih diarahkan sebagai upaya menelaab permasalahan-permasalahan atau fenomena yang bersifat kontemporer dan kekinian. Lokasi penelitian ini adalah di wilayah hukum Polresta Kediri, khususnya pada Satuan Reskrim Polresta Kediri. Temuan dalam penelitian pertama berkenaan dengan pembinaan motivasi bagi anggota Satuan Reskrirn Polresta Kediri adalah pertama, upaya pimpinan dalam pembinaan motivasi; kedua, kiat-kiat dalam memberikan motivasi. Temuan penelitian kedua berkenaan faktor-faktor yang mempengaruhi pembinaan motivasi bagi anggota meliputi: man, money, material, method. Kesimpulan pertama dari penelitian ini berkenaan dengan pembinaan motivasi bagi Anggota Satuan Reskrim Polresta Kediri untuk mewujudkan komitmen dalam penyidikan tindak pidana, diperlukan upaya pimpinan dalam pembinaan motivasi dengan care pemberian Reward and Punishment serta member kesempatan bagi anggota untuk rnengikuti pendidikan dan latihan. Selain itu diperlukan kiat-kiat dalam memberikan motivasi melalui arahan serta melalui pengawasan dan perhatian. Kesimpulan kedua dari penelitian ini berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi pembinaan motivasi bagi Anggota Satuan Reskrim Polresta Kediri, diantaranya adalah pertama, faktor man (manusia) yang dimaksud disini adalah personil ataupun anggota yang memberikan motivasi maupun yang termotivasi; kedua, faktor money (anggaran) terkait dengan anggaran yang dimiliki oleh Polri khususnya Satuan Reskrim untuk mewujudkan komitmen penyidikan yaitu transparansi penyidikan melalui program SP2HP; ketiga, faktor material (sarana dan prasarana) berhubungan dengan dukungan sarana dan prasarana terkait dengan tugas penyidikan akan sangat menentukan optimalisasi pencapaian tujuan; dan keempat, faktor method (metode) merupakan salah sate unsur penentu dalam keberhasilan penyidikan yang dilakukan. Terkait dengan pembinaan motivasi, diperlukan perubahan metode dari paradigma lama menuju paradigm baru Poiri yang mengacu pada program unggulan Kapolri "Quick Wins"_

File Digital

54-10-086.pdf
35526-54-10-086.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
29696. (2010). Pembinaan motivasi anggota Satreskrim Polresta Kediri untuk mewujudkan komitmen dalam penyidikan tindak pidana. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.