Cover tidak tersedia
Judul
Sistem pengamanan penerbangan sipil di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam menghadapi aksi pembajakan pesawat
Pengarang
Sindhu Brahmarya
No. Panggil
54-10-056
Penerbit
PTIK
Tahun
2010
Subjek
29637

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 54-10-056
100Entri Utama Nama orang 48609
245Judul Utama Sistem pengamanan penerbangan sipil di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam menghadapi aksi pembajakan pesawat
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2010
300Deskripsi Fisik xiii, 92 hlm.: 29 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Pasca tragedi penyerangan terhadap •menara kembar World Trade Center di negara Amerika Serikat pada tanggal 11 September: 2001, rnasalah terorisme terutama yang terkait dengan pembajakan pesawat dan keamanan di bandara telah menjadi permasalahan global. Indonesia sebagal bagian dari masyarakat :global •tentu tidak terlepas dari ancaman terorisme terlebih lagi Indonesia sangat rentan karena masyarakatnya yang majemuk, terutama dari kelompok Islam radikal seperti Jamaah lslamiyah.
Pengalaman kasus born di Bandara Internasional Soekarno Hatta, tiga kasus pembajakan pesawat Indonesia dan pelarangan terbang ke Eropa pada 2007-2009 oleh Uni Eropa merupakan salah satu indikator lemahnya pengawasan dalam hal safety dan security. Khusus untuk Bandara Internasional Soekarno Hatta hal ini dapat dilihat dari kondisi keamanan dan ketertiban yang sangat tidak teratur dengan banyaknya cab, pas palsu, tiket palsu, pedagang asongan, taksi gelap, porter liar dan ojek serta lemahnya pengawasan petugas aviation security.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan
metode penelitian yang digunakan adalah field research untuk mempelajari
secara intesif mengenai situasi terakhir, latar belakang dan interaksi yang
terjadi dengan menggali informasi dari informan yaitu Kapoires Bandara,
petugas polres, petugas airlines, aviators security PT. Angkasa Pura II dan
masyarakat yang ada di bandara. Hasil temuan penelitian dilapangan dianalisa
dengan menggunakan sejumlah teori dan konsep seperti teori manajemen,
penegakan hukum , routine activity, peran dan konsep kamtibmas dan aturan
internasional seperti Annex 17 Internasional Civil Aviation Organization serta
nasional. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem
pengamanan tidak efektif karena personil aviation security tidak profesional dan
tidak mematuhi Standart Operation Procedure. Airport Security Program juga
tidak efektif karena tidak mengatur mengenai wewenang pembebasan sandera
dan penanganan terhadap pembajakan pesawat tipe kamikaze yang menjadi
trend dewasa ini walaupun sudah ada upaya-upaya peningkatan kualitas
pengamanan yang dilakukan secara sektoral oleh institusi yang ada di bandara.
Peneliti merekomendasikan beberapa hal antara lain agar Polri
menganalisis aturan Internasional tentang penerbangan sipil untuk menentukan peran dan posisi Polri, melakukan revise terhadap Airport Security Program, pelibatan Polri dalam penerbitan kartu pas hingga pembuatan "National Security Plan" guna menghadapi aksi pembajakan pesawat.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 29637
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
54-10-056 54-10-056 54-10-056 TERSEDIA

Abstrak

Pasca tragedi penyerangan terhadap •menara kembar World Trade Center di negara Amerika Serikat pada tanggal 11 September: 2001, rnasalah terorisme terutama yang terkait dengan pembajakan pesawat dan keamanan di bandara telah menjadi permasalahan global. Indonesia sebagal bagian dari masyarakat :global •tentu tidak terlepas dari ancaman terorisme terlebih lagi Indonesia sangat rentan karena masyarakatnya yang majemuk, terutama dari kelompok Islam radikal seperti Jamaah lslamiyah. Pengalaman kasus born di Bandara Internasional Soekarno Hatta, tiga kasus pembajakan pesawat Indonesia dan pelarangan terbang ke Eropa pada 2007-2009 oleh Uni Eropa merupakan salah satu indikator lemahnya pengawasan dalam hal safety dan security. Khusus untuk Bandara Internasional Soekarno Hatta hal ini dapat dilihat dari kondisi keamanan dan ketertiban yang sangat tidak teratur dengan banyaknya cab, pas palsu, tiket palsu, pedagang asongan, taksi gelap, porter liar dan ojek serta lemahnya pengawasan petugas aviation security. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian yang digunakan adalah field research untuk mempelajari secara intesif mengenai situasi terakhir, latar belakang dan interaksi yang terjadi dengan menggali informasi dari informan yaitu Kapoires Bandara, petugas polres, petugas airlines, aviators security PT. Angkasa Pura II dan masyarakat yang ada di bandara. Hasil temuan penelitian dilapangan dianalisa dengan menggunakan sejumlah teori dan konsep seperti teori manajemen, penegakan hukum , routine activity, peran dan konsep kamtibmas dan aturan internasional seperti Annex 17 Internasional Civil Aviation Organization serta nasional. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengamanan tidak efektif karena personil aviation security tidak profesional dan tidak mematuhi Standart Operation Procedure. Airport Security Program juga tidak efektif karena tidak mengatur mengenai wewenang pembebasan sandera dan penanganan terhadap pembajakan pesawat tipe kamikaze yang menjadi trend dewasa ini walaupun sudah ada upaya-upaya peningkatan kualitas pengamanan yang dilakukan secara sektoral oleh institusi yang ada di bandara. Peneliti merekomendasikan beberapa hal antara lain agar Polri menganalisis aturan Internasional tentang penerbangan sipil untuk menentukan peran dan posisi Polri, melakukan revise terhadap Airport Security Program, pelibatan Polri dalam penerbitan kartu pas hingga pembuatan "National Security Plan" guna menghadapi aksi pembajakan pesawat.

File Digital

54-10-056.pdf
35496-54-10-056.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
48609. (2010). Sistem pengamanan penerbangan sipil di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam menghadapi aksi pembajakan pesawat. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.