Cover tidak tersedia
Judul
Pengaruh persepsi pemberian penghargaan (reward) dan hukuman (Punishment) terhadap motivasi kerja personil pada Poltabes Pekanbaru
Pengarang
Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar
No. Panggil
54-10-033
Penerbit
PTIK
Tahun
2010
Subjek
29593

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 54-10-033
100Entri Utama Nama orang 29594
245Judul Utama Pengaruh persepsi pemberian penghargaan (reward) dan hukuman (Punishment) terhadap motivasi kerja personil pada Poltabes Pekanbaru
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2010
300Deskripsi Fisik xii, 81 hlm.: 29 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Upaya Kepolisian rnentransformasi dirinya menjadi institusi yang lebih profesional dan mandiri masih saja terganjal oleh perilaku, dan profesionalisme anggotanya yang dipandang masih belum banyak berubah dari mainstrizam lama. Salah satu indikatornya adalah masih banyaknya laporan dan hasil survei yang mengeluhkan kinerja institusi kepolisian terkait dengan penyalahgunaan wewenang dan jabatan, korupsi, tindak kekerasan, pelanggaran pidana bahkan HAM. Salah satu upaya Polri untuk mengurangi pelanggaran dan meningkatkan prestasi anggota yaitu dengan. memberikan reward dan
punishment. Diharapkan dengan diberikan reward akan mendorong anggota lain untuk turut berprestasi bahkan memacu untuk berprestasi lebih baik, sedangkan punishment yang diberikan bagi pelanggar hukum diharapkan akan menjadi shock therapy bagi anggota lain untuk tidak mencontohnya. Berdasarkan pendapat tersebut, maka penulis tertarik melakukan penelitian untuk melihat apakah pemberian penghargaan dan hukuman yang diberikan oleh institusi atau pi pinan Poltabes Pekanbaru merniliki pengaruh terhadap kinerja personilnya.
Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif Penulis mengernbangkan sebuah instrumen berupa pertanyaan-pertanyaan survei yang akan digunakan untuk mengukur bermacain-macam variabel. Masing-masing responden diambil berdasarkan sampel dari populasi yang akan diteliti. Variabel independen pada penelitian ini adalah persepsi personil terhadap pemberian penghargaan dengan sub variabel penghargaan instrinsik dan penghargaan ekstrinsik yang diukur melalui dimensi menggunakan kemampuan diri, rasa tantangan dan pencapaian, menerima penghargaan, pengakuan positif, dan diperlukan dengna baik dan penuh perhatian, gaji, fringe benefit,
work conditions, conditions of work, job security, dan work environment. Variabel
dependen dalam penelitian ini adalah motivasi kerja yang diukur melalui dimensi contextual performance.
Analisis data menggunakan teknik reliabilitas dan validitas menghasilkan skor alpha lebih besar dari 0,5. Hasil uji korelasi dengan menggunakan analisis korelasi bivariate Pearson menunjukkan bahwa penghargaan ekstrinsik mempunyai pengaruh positif dengan kinerja personil sebesar 0,263. Sebaliknya, tidak ada hubungan yang signifikan antara penghargaan instrinsik terhadap kinerja personil. Sub variabel hukuman (punishment) juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja personil. Oleh karena itu, kedepan diharapkan Poltabes Pekanbaru dalam usahanya meningkatkan kinerja personel, tidak lagi melihat dari sisi penghargaan intrinsik dan hukuman saja, tapi juga melihat faktor-faktor lain seperti gaji dan tunjangan perumahan yang sekiranya dapat meningkatkan kinerja personel.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 29593
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
54-10-033 54-10-033 54-10-033 TERSEDIA

Abstrak

Upaya Kepolisian rnentransformasi dirinya menjadi institusi yang lebih profesional dan mandiri masih saja terganjal oleh perilaku, dan profesionalisme anggotanya yang dipandang masih belum banyak berubah dari mainstrizam lama. Salah satu indikatornya adalah masih banyaknya laporan dan hasil survei yang mengeluhkan kinerja institusi kepolisian terkait dengan penyalahgunaan wewenang dan jabatan, korupsi, tindak kekerasan, pelanggaran pidana bahkan HAM. Salah satu upaya Polri untuk mengurangi pelanggaran dan meningkatkan prestasi anggota yaitu dengan. memberikan reward dan punishment. Diharapkan dengan diberikan reward akan mendorong anggota lain untuk turut berprestasi bahkan memacu untuk berprestasi lebih baik, sedangkan punishment yang diberikan bagi pelanggar hukum diharapkan akan menjadi shock therapy bagi anggota lain untuk tidak mencontohnya. Berdasarkan pendapat tersebut, maka penulis tertarik melakukan penelitian untuk melihat apakah pemberian penghargaan dan hukuman yang diberikan oleh institusi atau pi pinan Poltabes Pekanbaru merniliki pengaruh terhadap kinerja personilnya. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif Penulis mengernbangkan sebuah instrumen berupa pertanyaan-pertanyaan survei yang akan digunakan untuk mengukur bermacain-macam variabel. Masing-masing responden diambil berdasarkan sampel dari populasi yang akan diteliti. Variabel independen pada penelitian ini adalah persepsi personil terhadap pemberian penghargaan dengan sub variabel penghargaan instrinsik dan penghargaan ekstrinsik yang diukur melalui dimensi menggunakan kemampuan diri, rasa tantangan dan pencapaian, menerima penghargaan, pengakuan positif, dan diperlukan dengna baik dan penuh perhatian, gaji, fringe benefit, work conditions, conditions of work, job security, dan work environment. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah motivasi kerja yang diukur melalui dimensi contextual performance. Analisis data menggunakan teknik reliabilitas dan validitas menghasilkan skor alpha lebih besar dari 0,5. Hasil uji korelasi dengan menggunakan analisis korelasi bivariate Pearson menunjukkan bahwa penghargaan ekstrinsik mempunyai pengaruh positif dengan kinerja personil sebesar 0,263. Sebaliknya, tidak ada hubungan yang signifikan antara penghargaan instrinsik terhadap kinerja personil. Sub variabel hukuman (punishment) juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja personil. Oleh karena itu, kedepan diharapkan Poltabes Pekanbaru dalam usahanya meningkatkan kinerja personel, tidak lagi melihat dari sisi penghargaan intrinsik dan hukuman saja, tapi juga melihat faktor-faktor lain seperti gaji dan tunjangan perumahan yang sekiranya dapat meningkatkan kinerja personel.

File Digital

54-10-033.pdf
35473-54-10-033.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
29594. (2010). Pengaruh persepsi pemberian penghargaan (reward) dan hukuman (Punishment) terhadap motivasi kerja personil pada Poltabes Pekanbaru. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.