Cover tidak tersedia
Judul
Implementasi restorative justice dalam penyidikan tindak pidana narkoba khusus anak pada sat Narkoba Poltabes Medan
Pengarang
Heri Rusyaman
No. Panggil
54-10-008
Penerbit
PTIK
Tahun
2010
Subjek
29544

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 54-10-008
100Entri Utama Nama orang 29545
245Judul Utama Implementasi restorative justice dalam penyidikan tindak pidana narkoba khusus anak pada sat Narkoba Poltabes Medan
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2010
300Deskripsi Fisik xii, 145 hlm.: 29 cm.
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Tujuan penelitian ini menggambarkan proses penyidikan tindak pidana pencurian mutiara oleh Sat Reskrim Polres Manggarai Barat, faktor-faktor apa raja yang mempengaruhi penyidikan tindak pidana pencurian mutiara ofeh Sat Reskrim Polres Manggarai Barat, Bagimana Satuan Reskrim dalam menambah penyidikan tindak pidana pencurian mutiara dalam upaya meningkatkan kinerja Satuan Reskrim Polres Manggarai Barat dan Bagaimana upaya Satuan Reskrim Polres Manggarai Barat dalam mencegah tindak pidana pencurian mutiara.
Penulis menggunakan konsep manajemen operasional reserse, teori Kinerja, teori penegakan hukum (soejono soekanto), teori pencegahan kejahatan dan konsep penyidikan. Skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data penammahan, wawancara dan penelitian dokumen. Adapun sumber informasi dalam skripsi adalah Kapolres Manggarai Barat, Kasat Reskrim, Kanit Reskrim, anggota Reskrim, pelaku, PT. Kuri Pearl, Ka Pospol Air dan DKP Pelabuhan Bajo. Teknik analisis data melalui kasifikasi data, reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulanl verifikasi. Lokasi penelitian di Kabupaten Manggarai Barat.
Berdasarkan basil temuan penelitian maka pelaksanaan penyidikan oleh Satuan Reskrim Polres Manggarai Barat belum optimal, karena kasus yang dilaporkan oleh pengelola budidaya masih tergolong minim penyelesaiannya. Di samping itu tidak terbukanya perusahaan budidaya mutiara terhadap jenis mutiara yang hilang dan berapa banyaknya. l=aktor-faktor yang mempengaruhi penyidikan kasus pencurian mutiara oleh Satuan Reskrim Polres Manggarai Barat, meliputi faktor personil, faktor sarana dan prasarana/anggaran penyidikan, metode (perundang-undangan) yang digunakan, kondisi sosial masyarakat dan faktor budaya masyarakat.Sat Reskrim dalam menambah penyidikan guna meningkatkan kinerja Sat Reskrim Polres Manggarai Barat dengan menggunakan kring serse, meningkatkan kemampuan anggota Reskrim melalui pelatihan fungsi reskrim dan pemberdayaan masyarakat melalui pembinaan terhadap tokoh masyarakat, tokoh pemuda melalui kemitraan dengan petugas Polmas Polsek jajaran. Selanjutnya pencegahan tindak pidana pencurian mutiara oleh Sat Reskrim Polres Manggarai Barat meliputi yaitu melakukan koordinasi dengan para penegak hukum, melakukan koordinasi dengan Sat Intelkam, pembinaan terhadap perusahaan dengan menambah pos penammahan di sekitar budidaya mutiara, mericatat tamu yang keluar masuk areal budidaya, menginventarisir jurnlah budidaya yang siap panen.
Diperlukan penambahan personil agar sesuai dengan Daftar Susunan Personil Polri (DSPP), peningkatkan kemampuan personal melalui pendidikan dan pelatihan fungsi Reskrim dan gelar perkara. Di samping itu diperlukan penelitian lanjutan terhadap pencegahan kejahatan tindak pidana pencurian mutiara.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 29544
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
54-10-008 54-10-008 54-10-008 TERSEDIA

Abstrak

Tujuan penelitian ini menggambarkan proses penyidikan tindak pidana pencurian mutiara oleh Sat Reskrim Polres Manggarai Barat, faktor-faktor apa raja yang mempengaruhi penyidikan tindak pidana pencurian mutiara ofeh Sat Reskrim Polres Manggarai Barat, Bagimana Satuan Reskrim dalam menambah penyidikan tindak pidana pencurian mutiara dalam upaya meningkatkan kinerja Satuan Reskrim Polres Manggarai Barat dan Bagaimana upaya Satuan Reskrim Polres Manggarai Barat dalam mencegah tindak pidana pencurian mutiara. Penulis menggunakan konsep manajemen operasional reserse, teori Kinerja, teori penegakan hukum (soejono soekanto), teori pencegahan kejahatan dan konsep penyidikan. Skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data penammahan, wawancara dan penelitian dokumen. Adapun sumber informasi dalam skripsi adalah Kapolres Manggarai Barat, Kasat Reskrim, Kanit Reskrim, anggota Reskrim, pelaku, PT. Kuri Pearl, Ka Pospol Air dan DKP Pelabuhan Bajo. Teknik analisis data melalui kasifikasi data, reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulanl verifikasi. Lokasi penelitian di Kabupaten Manggarai Barat. Berdasarkan basil temuan penelitian maka pelaksanaan penyidikan oleh Satuan Reskrim Polres Manggarai Barat belum optimal, karena kasus yang dilaporkan oleh pengelola budidaya masih tergolong minim penyelesaiannya. Di samping itu tidak terbukanya perusahaan budidaya mutiara terhadap jenis mutiara yang hilang dan berapa banyaknya. l=aktor-faktor yang mempengaruhi penyidikan kasus pencurian mutiara oleh Satuan Reskrim Polres Manggarai Barat, meliputi faktor personil, faktor sarana dan prasarana/anggaran penyidikan, metode (perundang-undangan) yang digunakan, kondisi sosial masyarakat dan faktor budaya masyarakat.Sat Reskrim dalam menambah penyidikan guna meningkatkan kinerja Sat Reskrim Polres Manggarai Barat dengan menggunakan kring serse, meningkatkan kemampuan anggota Reskrim melalui pelatihan fungsi reskrim dan pemberdayaan masyarakat melalui pembinaan terhadap tokoh masyarakat, tokoh pemuda melalui kemitraan dengan petugas Polmas Polsek jajaran. Selanjutnya pencegahan tindak pidana pencurian mutiara oleh Sat Reskrim Polres Manggarai Barat meliputi yaitu melakukan koordinasi dengan para penegak hukum, melakukan koordinasi dengan Sat Intelkam, pembinaan terhadap perusahaan dengan menambah pos penammahan di sekitar budidaya mutiara, mericatat tamu yang keluar masuk areal budidaya, menginventarisir jurnlah budidaya yang siap panen. Diperlukan penambahan personil agar sesuai dengan Daftar Susunan Personil Polri (DSPP), peningkatkan kemampuan personal melalui pendidikan dan pelatihan fungsi Reskrim dan gelar perkara. Di samping itu diperlukan penelitian lanjutan terhadap pencegahan kejahatan tindak pidana pencurian mutiara.

File Digital

54-10-008.pdf
35448-54-10-008.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
29545. (2010). Implementasi restorative justice dalam penyidikan tindak pidana narkoba khusus anak pada sat Narkoba Poltabes Medan. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.