Cover tidak tersedia
Judul
Sistem penilaian kinerja Direktorat penyidikan komisi pemberantasan korupsi
Pengarang
teddy Arief S.
No. Panggil
53-09-080
Penerbit
PTIK
Tahun
2009
Subjek
12294

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 53-09-080
100Entri Utama Nama orang 12295
245Judul Utama Sistem penilaian kinerja Direktorat penyidikan komisi pemberantasan korupsi
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2009
300Deskripsi Fisik xi, 93 hlm.: 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Grand Strategi Polri 2005-2025 pada tahap pertama (2005-2010) mencanangkan "Trust Building" yang praktis tinggal tersisa dua tahun kedepan. Sejalan dengan
reformasi birokrasi polri menuju good corporate governance, maka perlu untuk
dilakukan penilaian kinerja sebagai evaluasi untuk memperbaiki birokrasi poiri. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk membahas sistem penilaian kinerja pada Direktorat Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di many KPK adalah lembaga negara yang dianggap memiliki akuntabilitas tinggi dan mendapat kepercayaan publik.
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui gambaran sistem penilaian kinerja di Direktorat Penyidikan. Dalam penulisan skripsi ini dipergunakan Teori Kinerja, Teori Precede, Teori Keadilan, Teori Harapan, konsep penilaian kinerja, konsep Balanced Scorecard, konsep cascading, konsep alternatif penilai dan konsep evaluasi 360-derajat. Selanjutnya pendekatan yang dipergunakan ialah secara kualitatif dengan metode penelitian field research. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, pengamatan dan studi dokumen.
Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa secara umum sistem penilaian kinerja di Direktorat Penyidikan KPK telah berjalan dengan balk. Hal tersebut dapat terlihat dari penerapan prinsip-prinsip manajemen kinerja seperti metode balanced scorecard sebagai alas untuk penilaian kinerja serta pemberian merit dan insentif, prinsip continous improvement dalam penetapan target, serta metode self assesment dalam proses penilaian kinerja. Di samping itu dari basil wawancara para pegawai di Direktorat Penyidikan menyatakan kepuasan atas penghargaan yang diberikan KPK terhadap kinerja mereka.
Saran yang ingin disampaikan penulis adalah agar : (1) melakukan evaluasi dan penyempumaan sistem penilaian kinerja di KPK, (2) melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap sistem penilaian kinerja personal Polri agar dapat berfungsi secara optimal hingga ke Satuan terkecil (3) untuk penelitian yang akan datang diharapkan dilakukan lebih mendalam untuk memperoleh hasil yang dapat berguna sebagai bahan diskusi lit iah yang lebih luas.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 12294
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
53-09-080 53-09-080 53-09-080 TERSEDIA

Abstrak

Grand Strategi Polri 2005-2025 pada tahap pertama (2005-2010) mencanangkan "Trust Building" yang praktis tinggal tersisa dua tahun kedepan. Sejalan dengan reformasi birokrasi polri menuju good corporate governance, maka perlu untuk dilakukan penilaian kinerja sebagai evaluasi untuk memperbaiki birokrasi poiri. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk membahas sistem penilaian kinerja pada Direktorat Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di many KPK adalah lembaga negara yang dianggap memiliki akuntabilitas tinggi dan mendapat kepercayaan publik. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui gambaran sistem penilaian kinerja di Direktorat Penyidikan. Dalam penulisan skripsi ini dipergunakan Teori Kinerja, Teori Precede, Teori Keadilan, Teori Harapan, konsep penilaian kinerja, konsep Balanced Scorecard, konsep cascading, konsep alternatif penilai dan konsep evaluasi 360-derajat. Selanjutnya pendekatan yang dipergunakan ialah secara kualitatif dengan metode penelitian field research. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, pengamatan dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa secara umum sistem penilaian kinerja di Direktorat Penyidikan KPK telah berjalan dengan balk. Hal tersebut dapat terlihat dari penerapan prinsip-prinsip manajemen kinerja seperti metode balanced scorecard sebagai alas untuk penilaian kinerja serta pemberian merit dan insentif, prinsip continous improvement dalam penetapan target, serta metode self assesment dalam proses penilaian kinerja. Di samping itu dari basil wawancara para pegawai di Direktorat Penyidikan menyatakan kepuasan atas penghargaan yang diberikan KPK terhadap kinerja mereka. Saran yang ingin disampaikan penulis adalah agar : (1) melakukan evaluasi dan penyempumaan sistem penilaian kinerja di KPK, (2) melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap sistem penilaian kinerja personal Polri agar dapat berfungsi secara optimal hingga ke Satuan terkecil (3) untuk penelitian yang akan datang diharapkan dilakukan lebih mendalam untuk memperoleh hasil yang dapat berguna sebagai bahan diskusi lit iah yang lebih luas.

File Digital

53-09-080.pdf
skripsi/53-09-080.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
12295. (2009). Sistem penilaian kinerja Direktorat penyidikan komisi pemberantasan korupsi. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.