Cover tidak tersedia
Judul
Kinerja penyidikan illegal logging pada Polsek Kota Besi Polres Kotawaringin Timur
Pengarang
Jimmy Tana
No. Panggil
53-09-074
Penerbit
PTIK
Tahun
2009
Subjek
3031

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 53-09-074
100Entri Utama Nama orang 12282
245Judul Utama Kinerja penyidikan illegal logging pada Polsek Kota Besi Polres Kotawaringin Timur
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2009
300Deskripsi Fisik x, 138 hlm.,ilus.: 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Bahasan penelitian ini diangkat dari adanya kinerja penyidikan illegal logging pada Polsek Kota Besi. Permasalahan yang dibahas yaitu 1) Bagaimana praktik Illegal logging yang terjadi di wilayah hukum Polsek Kota Besi?, 2) Bagaimana kinerja Polsek Kota Besi dalam penyidikan illegal logging?, 3) Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kinerja Polsek Kota Besi dalam penyidikan illegal logging?. Manfaat penelitian yaitu manfaat teoritis yaitu dapat memberikan kontribusi dalam rangka pengembangan ilmu Kepolisian dan manfaat praktis yaitu sebagai masukan bagi pimpinan Palri untuk bahan pengambilan kebijakan. Untuk membahas permasalahan penelitian menggunakan social control and anomie theory, teori kinerja, dan konsep faktor-faktor yang mempengaruhi illegal logging.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi kasus, dan teknik pengumpulan data dengan menggunakan pengamatan, wawancara dan telaah dokumen.
Penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja dalam upaya penanggulangan illegal logging yang dilakukan oleh Polsek Kota Besi Polres Kabupaten Kotawaringin Timur adalah dengan menggunakan tindakan preventif berupa penyuluhan dan patroli secara rutin dan terpadu bersama dengan Dinas Kehutanan dan tindakan represif yaitu berupa tindakan kepada pelaku tindak pidana illegal logging, namun tindakan ini tidak cukup efektif, karena belum menyentuh para pelaku intelektual illegal logging (cukong) dan pelaksanaan penegakan hukum oleh Polsek Kota Besi terhadap illegal logging dengan adanya laporan dari masyarakat, dan kemudian diikuti oleh proses penyidikan oleh Polsek Kota Besi Kabupaten Kotawaringin Timur , selanjutnya penyidik melakukan upaya-upaya paksa yang telah diatur menurut KUHAP yaitu pemanggilan saksi-saksi, penangkapan, penyitaan, penahanan, pemberkasan dan kasus tersebut telah dinyatakan P.21.
Kesimpulan bahwa kinerja penyidikan illegal logging oleh Polsek Kota Besi telah dilaksanakan dengan teriihatnya kasus mulai tahun 2006 sld 2009 sebanyak 22 kasus illegal logging telah dinyatakan P.21.
Berdasarkan kesimpulan disarankan hal-hal sebagai berikut: 1) Perlunya ada mekanisme reward and punishment Berta pengawasan yang melekat, 2) Perlunya Polsek Kota Besi Kabupaten Kotawaringin Timur melakukan Iangkah-langkah peningkatan anggaran penyidikan dan peningkatan sarana dan prasarana dengan cara mengajukan dalam DIPA Polsek Kota Besi.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 3031
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
53-09-074 53-09-074 53-09-074 TERSEDIA

Abstrak

Bahasan penelitian ini diangkat dari adanya kinerja penyidikan illegal logging pada Polsek Kota Besi. Permasalahan yang dibahas yaitu 1) Bagaimana praktik Illegal logging yang terjadi di wilayah hukum Polsek Kota Besi?, 2) Bagaimana kinerja Polsek Kota Besi dalam penyidikan illegal logging?, 3) Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kinerja Polsek Kota Besi dalam penyidikan illegal logging?. Manfaat penelitian yaitu manfaat teoritis yaitu dapat memberikan kontribusi dalam rangka pengembangan ilmu Kepolisian dan manfaat praktis yaitu sebagai masukan bagi pimpinan Palri untuk bahan pengambilan kebijakan. Untuk membahas permasalahan penelitian menggunakan social control and anomie theory, teori kinerja, dan konsep faktor-faktor yang mempengaruhi illegal logging. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi kasus, dan teknik pengumpulan data dengan menggunakan pengamatan, wawancara dan telaah dokumen. Penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja dalam upaya penanggulangan illegal logging yang dilakukan oleh Polsek Kota Besi Polres Kabupaten Kotawaringin Timur adalah dengan menggunakan tindakan preventif berupa penyuluhan dan patroli secara rutin dan terpadu bersama dengan Dinas Kehutanan dan tindakan represif yaitu berupa tindakan kepada pelaku tindak pidana illegal logging, namun tindakan ini tidak cukup efektif, karena belum menyentuh para pelaku intelektual illegal logging (cukong) dan pelaksanaan penegakan hukum oleh Polsek Kota Besi terhadap illegal logging dengan adanya laporan dari masyarakat, dan kemudian diikuti oleh proses penyidikan oleh Polsek Kota Besi Kabupaten Kotawaringin Timur , selanjutnya penyidik melakukan upaya-upaya paksa yang telah diatur menurut KUHAP yaitu pemanggilan saksi-saksi, penangkapan, penyitaan, penahanan, pemberkasan dan kasus tersebut telah dinyatakan P.21. Kesimpulan bahwa kinerja penyidikan illegal logging oleh Polsek Kota Besi telah dilaksanakan dengan teriihatnya kasus mulai tahun 2006 sld 2009 sebanyak 22 kasus illegal logging telah dinyatakan P.21. Berdasarkan kesimpulan disarankan hal-hal sebagai berikut: 1) Perlunya ada mekanisme reward and punishment Berta pengawasan yang melekat, 2) Perlunya Polsek Kota Besi Kabupaten Kotawaringin Timur melakukan Iangkah-langkah peningkatan anggaran penyidikan dan peningkatan sarana dan prasarana dengan cara mengajukan dalam DIPA Polsek Kota Besi.

File Digital

53-09-074.pdf
skripsi/53-09-074.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
12282. (2009). Kinerja penyidikan illegal logging pada Polsek Kota Besi Polres Kotawaringin Timur. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.