Cover tidak tersedia
Judul
Upaya penanganan kasus kecelakaan pesawat garuda Indonesia di Bandar Udara Adi Sucipto Yogyakarta oleh penyidik Direskrim Polda DIY
Pengarang
Yogen Heroes Baruno
No. Panggil
53-09-056
Penerbit
PTIK
Tahun
2009
Subjek
12238

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 53-09-056
100Entri Utama Nama orang 12239
245Judul Utama Upaya penanganan kasus kecelakaan pesawat garuda Indonesia di Bandar Udara Adi Sucipto Yogyakarta oleh penyidik Direskrim Polda DIY
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2009
300Deskripsi Fisik xiii, 114 hlm.: 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Latar belakang penulisan ini adalah kasus kecelakaan pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-400 PK-GZC GA-200 yang take off dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta dengan tujuan Bandar Udara Adi Sucipto Yogyakarta. Dengan alur pikir penulisan bermula dari adanya kasus kecelakaan pesawat tersebut yang ditangani oleh penyidik Dit Reskrim Polda DIY dan dibahas dengan menggunakan kepustakaan konseptual tertentu dengan memperhatikan faktor-faktor yang menghambat proses penanganan kasusnya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumen. Sedangkan analisa data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Gambaran kasus kecelakaan diawali pada saat pesawat mendarat, belum memenuhi syarat-syarat pendaratan yang mengakibatkan pesawat mendarat tidak pada Touch Down Zone. Pesawat mengalami bouncing dua kali dan pada saat menyentuh landasan ketiga kalinya, roda pesawat patah dan menimbulkan percikan api. Dalam kecepatan tinggi, pesawat terus meluncur dan akhirnya menabrak pagar besi bandara, mengakibatkan kedua roda pesawat utama dan kedua mesin terlepas. Akibatnya bahan bakar tumpah dan tersambar percikan api yang menyebabkan pesawat terbakar di area persawahan tempat pesawat berhenti. Kru pesawat dan para penumpang mengalami kesulitan saat akan keluar dari dalam pesawat sehingga kecelakaan tersebut menelan korban jiwa sebanyak 21 (dua puluh satu) orang dan yang Iainnya mengalami Iuka berat serta ringan.
Dalam menangani kasus kecelakaan pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-400 PK-GZC GA-200 di Bandar Udara Adi Sucipto, Yogyakarta, Dit Reskrim Polda DIY melakukan Iangkah-Iangkah antara lain penutupan TKP untuk pengamanan status quo, melakukan olah TKP dibantu oleh Pusident Mabes Polri, kemudian melakukan penyidikan kasus kecelakaan tersebut.
Hambatan yang dialami antara lain belum adanya kesepahaman dengan pihak Lanud Adi Sucipto mengenai OIah TKP, kurangnya pemahaman penyidik tentang UU Penerbangan serta pembacaan kotak hitam pesawat yang membutuhkan waktu dan anggaran biaya yang tidak sedikit.
Karena itu diharapkan adanya sosialisasi protap tentang penanganan kasus kecelakaan pesawat agar terdapat kesepahaman dengan pihak yang terkait dan juga peningkatan sarana, fasilitas dan anggaran, khususnya dalam penanganan kasus kecelakaan pesawat udara di Indonesia.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 12238
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
53-09-056 53-09-056 53-09-056 TERSEDIA

Abstrak

Latar belakang penulisan ini adalah kasus kecelakaan pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-400 PK-GZC GA-200 yang take off dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta dengan tujuan Bandar Udara Adi Sucipto Yogyakarta. Dengan alur pikir penulisan bermula dari adanya kasus kecelakaan pesawat tersebut yang ditangani oleh penyidik Dit Reskrim Polda DIY dan dibahas dengan menggunakan kepustakaan konseptual tertentu dengan memperhatikan faktor-faktor yang menghambat proses penanganan kasusnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumen. Sedangkan analisa data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Gambaran kasus kecelakaan diawali pada saat pesawat mendarat, belum memenuhi syarat-syarat pendaratan yang mengakibatkan pesawat mendarat tidak pada Touch Down Zone. Pesawat mengalami bouncing dua kali dan pada saat menyentuh landasan ketiga kalinya, roda pesawat patah dan menimbulkan percikan api. Dalam kecepatan tinggi, pesawat terus meluncur dan akhirnya menabrak pagar besi bandara, mengakibatkan kedua roda pesawat utama dan kedua mesin terlepas. Akibatnya bahan bakar tumpah dan tersambar percikan api yang menyebabkan pesawat terbakar di area persawahan tempat pesawat berhenti. Kru pesawat dan para penumpang mengalami kesulitan saat akan keluar dari dalam pesawat sehingga kecelakaan tersebut menelan korban jiwa sebanyak 21 (dua puluh satu) orang dan yang Iainnya mengalami Iuka berat serta ringan. Dalam menangani kasus kecelakaan pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-400 PK-GZC GA-200 di Bandar Udara Adi Sucipto, Yogyakarta, Dit Reskrim Polda DIY melakukan Iangkah-Iangkah antara lain penutupan TKP untuk pengamanan status quo, melakukan olah TKP dibantu oleh Pusident Mabes Polri, kemudian melakukan penyidikan kasus kecelakaan tersebut. Hambatan yang dialami antara lain belum adanya kesepahaman dengan pihak Lanud Adi Sucipto mengenai OIah TKP, kurangnya pemahaman penyidik tentang UU Penerbangan serta pembacaan kotak hitam pesawat yang membutuhkan waktu dan anggaran biaya yang tidak sedikit. Karena itu diharapkan adanya sosialisasi protap tentang penanganan kasus kecelakaan pesawat agar terdapat kesepahaman dengan pihak yang terkait dan juga peningkatan sarana, fasilitas dan anggaran, khususnya dalam penanganan kasus kecelakaan pesawat udara di Indonesia.

File Digital

53-09-056.pdf
skripsi/53-09-056.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
12239. (2009). Upaya penanganan kasus kecelakaan pesawat garuda Indonesia di Bandar Udara Adi Sucipto Yogyakarta oleh penyidik Direskrim Polda DIY. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.