Cover tidak tersedia
Judul
Penerapan budomlak PHH di jajaran Detasemen C Satuan II Pelopor dalam mendukung kemampuan PHH
Pengarang
Moch Zulfikar Iskandar
No. Panggil
53-09-045
Penerbit
PTIK
Tahun
2009
Subjek
12217

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 53-09-045
100Entri Utama Nama orang 12218
245Judul Utama Penerapan budomlak PHH di jajaran Detasemen C Satuan II Pelopor dalam mendukung kemampuan PHH
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2009
300Deskripsi Fisik xi, 73 hlm.: 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Sejak digulirkannya reformasi ysng menuntut sikap profesionalisme Polri dalam pelaksanakan tugasnya, maka Korps Brimob Polri yang merupakan bagian integral dari Polri dan sebagai salah satu fungsi tennis Kepolisian dan berperan untuk memberikan bantuan taktis operasional dan back up satuan kewilayahan, mempunyai tugas untuk menanggulangi kejahatan yang berintensitas tinggi atau kriminalitas yang mempunyai kadar ancaman tinggi juga harus berbenah baik secara struktural, instrumental maupun kultural. Dalam mewujudkan tujuan reformasi Korps Brimob Polri untuk membangun institusi yang profesional dalam bingkai Polisi sipil, oleh karena itu dalam pelaksanaan salah satu tugas yang diemban oleh Brimob yaitu PHH perlu menerapkan aturan yang sesuai dengan perkembangan dinamika masyarakat sehingga dikeluarkan Skep/73NII/2006 tentang Budomlak PHH sehingga diharapkan agar pelaksanaan tugas PHH dapat dilaksanakan dengan balk dan sesuai dengan peraturan perundangan dan yang lebih penting adalah tidak menyakiti masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menggambarkan mengenai penerapan Budomlak PHH di jajaran Detasemen C Satuan III Pelopor. Yang menjadi objek penelitian ini adalah personel-personel di Detasemen C Satuan III Pelopor yang melaksanakan latihan dan penugasan PHH.
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan beberapa konsep dan teori yaitu Konsep penilaian dan sangsi, teori Peran, teori Manajemen dan teori Pelayanan. Dimana konsep dan teori ini disamping membahas tentang peneranan Budomlak PHH juga mengupas harapan dan tanggapan masyarakat.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumen. Dan wktu pelaksanaan penelitian adalah tanggal 09-06 2009 s/d 23-06-2009.
Berdasarkan temuan penelitian bahwa gambaran pelaksanaan latihan dan penerapan dalam penugasan PHH Brimob telah sesuai dengan Buku Pedoman Pelaksanaan Penanggulangan Huru-hara Brimob Polri (Budomlak PHH).
Dari analisis data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa penerapan Budomlak PHH di jajaran Detasemen C Satuan III Pelopor telah dapat dilaksanakan, balk dalam latihan maupun penerapannya di lapangan. Namun dalam penerapan Budomlak tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor balk yang mendukung ataupun yang menghambat yang berasal dari intern maupun ekstern sehingga pelaksanaannya tidak dapat terlaksana dengan maksimal. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kinerja Brimob dalam pelaksanaan tugas PHH perlu memperhatikan dan memenuhi serta meminimalkan kekurangan-kekurangan tersebut, dalam hal ini adalah faktorfaktor yang menghambat balk yang berasal dari internal maupun eksternal.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 12217
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
53-09-045 53-09-045 53-09-045 TERSEDIA

Abstrak

Sejak digulirkannya reformasi ysng menuntut sikap profesionalisme Polri dalam pelaksanakan tugasnya, maka Korps Brimob Polri yang merupakan bagian integral dari Polri dan sebagai salah satu fungsi tennis Kepolisian dan berperan untuk memberikan bantuan taktis operasional dan back up satuan kewilayahan, mempunyai tugas untuk menanggulangi kejahatan yang berintensitas tinggi atau kriminalitas yang mempunyai kadar ancaman tinggi juga harus berbenah baik secara struktural, instrumental maupun kultural. Dalam mewujudkan tujuan reformasi Korps Brimob Polri untuk membangun institusi yang profesional dalam bingkai Polisi sipil, oleh karena itu dalam pelaksanaan salah satu tugas yang diemban oleh Brimob yaitu PHH perlu menerapkan aturan yang sesuai dengan perkembangan dinamika masyarakat sehingga dikeluarkan Skep/73NII/2006 tentang Budomlak PHH sehingga diharapkan agar pelaksanaan tugas PHH dapat dilaksanakan dengan balk dan sesuai dengan peraturan perundangan dan yang lebih penting adalah tidak menyakiti masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menggambarkan mengenai penerapan Budomlak PHH di jajaran Detasemen C Satuan III Pelopor. Yang menjadi objek penelitian ini adalah personel-personel di Detasemen C Satuan III Pelopor yang melaksanakan latihan dan penugasan PHH. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan beberapa konsep dan teori yaitu Konsep penilaian dan sangsi, teori Peran, teori Manajemen dan teori Pelayanan. Dimana konsep dan teori ini disamping membahas tentang peneranan Budomlak PHH juga mengupas harapan dan tanggapan masyarakat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumen. Dan wktu pelaksanaan penelitian adalah tanggal 09-06 2009 s/d 23-06-2009. Berdasarkan temuan penelitian bahwa gambaran pelaksanaan latihan dan penerapan dalam penugasan PHH Brimob telah sesuai dengan Buku Pedoman Pelaksanaan Penanggulangan Huru-hara Brimob Polri (Budomlak PHH). Dari analisis data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa penerapan Budomlak PHH di jajaran Detasemen C Satuan III Pelopor telah dapat dilaksanakan, balk dalam latihan maupun penerapannya di lapangan. Namun dalam penerapan Budomlak tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor balk yang mendukung ataupun yang menghambat yang berasal dari intern maupun ekstern sehingga pelaksanaannya tidak dapat terlaksana dengan maksimal. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kinerja Brimob dalam pelaksanaan tugas PHH perlu memperhatikan dan memenuhi serta meminimalkan kekurangan-kekurangan tersebut, dalam hal ini adalah faktorfaktor yang menghambat balk yang berasal dari internal maupun eksternal.

File Digital

53-09-045.pdf
skripsi/53-09-045.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
12218. (2009). Penerapan budomlak PHH di jajaran Detasemen C Satuan II Pelopor dalam mendukung kemampuan PHH. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.