Cover tidak tersedia
Judul
Peran satuan samapta Polres Tuban dalam menangani aksi unjuk rasa (studi kasus aksi unjuk rasa hasil pelaksanaan Pilkada Tuban)
Pengarang
Imam Rachman
No. Panggil
53-09-037
Penerbit
PTIK
Tahun
2009
Subjek
12202

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 53-09-037
100Entri Utama Nama orang 12203
245Judul Utama Peran satuan samapta Polres Tuban dalam menangani aksi unjuk rasa (studi kasus aksi unjuk rasa hasil pelaksanaan Pilkada Tuban)
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2009
300Deskripsi Fisik xiii, 114 hlm.: 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Skripsi ini adalah tentang peran Satuan Samapta Potres Tuban dalam menangani unjuk rasa yang menyebabkan konflik antara Satuan Samapta Polres Tuban dengan para pengunjuk rasa yang tidakpuas terhadap hasii pelaksanaan Pilkada Tuban, perhatian utama dalam kajian skripsi ini adalah terjadinya unjuk rasa massa pendukung calon Bupati Tuban yang kalah dalam pelaksanaan Pilkada sehingga menimbulkan konflik, faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya unjuk rasa yang menimbulkan konflik.
Tujuan dari penelitian yang akan dilaksanakan pada dasarnya untuk mengetahui dan memahami konflik yang terjadi dalam penangana unjuk rasa hasii pelaksanaan Pilkada Tuban yang dilakukan oleh Satuan Samapta Polres Tuban. Rancangan penelitian yang digunakan adalah mengunakan pendekatan kualitatif dengan mengunakan metode penelitian studi kasus.
Adapun teori yang digunakan dalam pembahasan adalah Teori Konflik menurut Webster, Teori Tingkah Laku dari Neil Smelser, Teori Resolusi konflik dari Fisher, Teori Peran dan Status Menurut Paul B.Horton, Konsep Manajemen, Teori Kepemimpinan menurut Fiedler, Manajemen Operasional Samapta POLRI
Terjadinya unjuk rasa yang menimbulkan konflik dalam pelaksanaan Pilkada Tuban adalah adanya perbedaan kepentingan antara massa pengunjuk rasa pendukung calon Bupati yang kalah dengan satuan Samapta Polres Tuban. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya unjuk rasa yang terapresiasi dalam konflik antara massa pendukung calon Bupati Tuban yang kalah dalam pelaksanaan Pilkada dengan anggota Satuan Samapta Polres Tuban di depan Kantor KPUD Tuban dalam pelaksanaan pengumuman pemenang Pilkada : 1) Adanya factor pendorong secara structural; 2) Adanya faktor ketegangan structural; 3) Adanya faktor penyebaran kepercayaan; 4) Adanya faktor pemicu 5) Adanya kemampuan mobilisasi; 6) Adanya faktor bekerjanya pengendalian social.
Kesimpulan yang diperoleh dari skripsi ini adalah adanya unjuk rasa yang menimbulkan konflik antara massa pendukung calon Bupati Tuban yang kalah dalam pelaksanaan Pilkada dengan anggota Satuan Samapta Pokes Tuban, adapun penyelesaian masalah di netralisir oleh Polres tuban agar tidak terjadi konflik terbuka maka digunakan diskresi kepolisian untuk menciptakan keamanan. Dalam penanganan unjuk rasa ini, disarankan perlu adanya petunjuk perorangan yang jelas dalam penaganan unjuk rasa, standarisasi, bagi anggota Satuan Samapta Polres Tuban agar selalu slap dalam menangani unjuk rasa.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 12202
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
53-09-037 53-09-037 53-09-037 TERSEDIA

Abstrak

Skripsi ini adalah tentang peran Satuan Samapta Potres Tuban dalam menangani unjuk rasa yang menyebabkan konflik antara Satuan Samapta Polres Tuban dengan para pengunjuk rasa yang tidakpuas terhadap hasii pelaksanaan Pilkada Tuban, perhatian utama dalam kajian skripsi ini adalah terjadinya unjuk rasa massa pendukung calon Bupati Tuban yang kalah dalam pelaksanaan Pilkada sehingga menimbulkan konflik, faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya unjuk rasa yang menimbulkan konflik. Tujuan dari penelitian yang akan dilaksanakan pada dasarnya untuk mengetahui dan memahami konflik yang terjadi dalam penangana unjuk rasa hasii pelaksanaan Pilkada Tuban yang dilakukan oleh Satuan Samapta Polres Tuban. Rancangan penelitian yang digunakan adalah mengunakan pendekatan kualitatif dengan mengunakan metode penelitian studi kasus. Adapun teori yang digunakan dalam pembahasan adalah Teori Konflik menurut Webster, Teori Tingkah Laku dari Neil Smelser, Teori Resolusi konflik dari Fisher, Teori Peran dan Status Menurut Paul B.Horton, Konsep Manajemen, Teori Kepemimpinan menurut Fiedler, Manajemen Operasional Samapta POLRI Terjadinya unjuk rasa yang menimbulkan konflik dalam pelaksanaan Pilkada Tuban adalah adanya perbedaan kepentingan antara massa pengunjuk rasa pendukung calon Bupati yang kalah dengan satuan Samapta Polres Tuban. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya unjuk rasa yang terapresiasi dalam konflik antara massa pendukung calon Bupati Tuban yang kalah dalam pelaksanaan Pilkada dengan anggota Satuan Samapta Polres Tuban di depan Kantor KPUD Tuban dalam pelaksanaan pengumuman pemenang Pilkada : 1) Adanya factor pendorong secara structural; 2) Adanya faktor ketegangan structural; 3) Adanya faktor penyebaran kepercayaan; 4) Adanya faktor pemicu 5) Adanya kemampuan mobilisasi; 6) Adanya faktor bekerjanya pengendalian social. Kesimpulan yang diperoleh dari skripsi ini adalah adanya unjuk rasa yang menimbulkan konflik antara massa pendukung calon Bupati Tuban yang kalah dalam pelaksanaan Pilkada dengan anggota Satuan Samapta Pokes Tuban, adapun penyelesaian masalah di netralisir oleh Polres tuban agar tidak terjadi konflik terbuka maka digunakan diskresi kepolisian untuk menciptakan keamanan. Dalam penanganan unjuk rasa ini, disarankan perlu adanya petunjuk perorangan yang jelas dalam penaganan unjuk rasa, standarisasi, bagi anggota Satuan Samapta Polres Tuban agar selalu slap dalam menangani unjuk rasa.

File Digital

53-09-037.pdf
skripsi/53-09-037.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
12203. (2009). Peran satuan samapta Polres Tuban dalam menangani aksi unjuk rasa (studi kasus aksi unjuk rasa hasil pelaksanaan Pilkada Tuban). Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.