Cover tidak tersedia
Judul
Koordinasi Ditpolair Polda Kalteng dengan Syahbandar dan UPTD LLASD Sampit dalam rangka penertiban pelanggaran bidang pelayaran di Sungai Mentaya
Pengarang
Imam Asfali
No. Panggil
53-09-036
Penerbit
PTIK
Tahun
2009
Subjek
12200

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 53-09-036
100Entri Utama Nama orang 12201
245Judul Utama Koordinasi Ditpolair Polda Kalteng dengan Syahbandar dan UPTD LLASD Sampit dalam rangka penertiban pelanggaran bidang pelayaran di Sungai Mentaya
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2009
300Deskripsi Fisik xi, 98 hlm.: ilus.: 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Pemelibaraan Kamtibrnas dan penertiban pelanggaran dibidang pelayaran diwilayah perairan sungai mentaya merupakan wewenang dan tanggung jawab Dit Pol Air Polda Kalteng, Syahbandar dan UPTD LLASD Sampit. Untuk itu perlu diketahui tentang peran Dit Pol Air Polda Kalteng, Syahbandar dan UPTD LLASD Sampit serta bagaimana pelaksanaan koordinasinya dalam penertiban pelanggaran dibidang pelayaran di sungai Mentaya.
Teori dan konsep yang digunakan adalah teori manajemen, teori koordinasi, teori peran, dan teori komunikasi. Adapun konsep yang digunakan yaitu konsep penanganan, koordinasi dan komunikasi. Teori dan konsep tersebut nantinya akan menjadi pisau analisis dalam pembahasan basil penelitian.
Melalui pendekatan Kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus, penulis mencoba untuk mengkaji peran Dit Pol Air Polda Kalteng, Syahbandar dan UPTD LLASD Sampit serta mengkaji koordinasi yang telah dilakukan Dit Pol Air Polda Kalteng dalam rangka penertiban pelanggaran dibidang pelayaran di sungai Mentaya.
Adapun dari basil penelitian, ditemukan bahwa penertiban pelanggaran dibidang pelayaran di sungai Mentaya pernah dilakukan oleh Dit Pol Air Polda Kalteng, Syahbandar dan UPTD LLASD Sampit dalam memberikan surat ijin berlayar tidak dilakukan pengecekan terlebih dahulu untuk mengetahui kapal laik layar atau tidak. Sedangkan pelaksanaan koordinasi yang dilakukan Dit Pol Air Polda Kalteng dengan Syahbandar data UPTD LLASD Sampit dalam rangka penertiban pelanggaran dibidang pelayaran sudah dilakukan tetapi hanya sebatas pertelpon saja_
Peran Dit Pol Air Polda Kalteng dalam penertiban pelanggaran dibidang pelayaran di sungai Mentaya sudah dilaksanakan namun belum terselenggara dengan baik atau belum maksimal karena masih terjadi pelanggaran dibidang pelayaran yang dilakukan oleh masyarakat, sedangkan pelaksanaan koordinasi yang dilakukan oleh Dit Pol Air Polda Kalteng dengan Syahbandar dan UPTD LLASD Sampit belum efektif karena koordinasi Dit Pol Air Polda Kalteng dilakukan secara tiba - tiba atau secara spontan melalui telpon saja, selain itu juga dikarenakan belum adanya penyatupaduan baik personel tempat dan waktu penertiban. Sehingga perlu dilakukan perencanaan - perencanaan, spat bersarna dan berlangsung secara terns menerus, dan kegiatan bersana dengan Syahbandar dan UPTD LLASD Sampit sebelum melakukan penertiban pelanggaran dibidang pelayaran di sungai Mentaya.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 12200
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
53-09-036 53-09-036 53-09-036 TERSEDIA

Abstrak

Pemelibaraan Kamtibrnas dan penertiban pelanggaran dibidang pelayaran diwilayah perairan sungai mentaya merupakan wewenang dan tanggung jawab Dit Pol Air Polda Kalteng, Syahbandar dan UPTD LLASD Sampit. Untuk itu perlu diketahui tentang peran Dit Pol Air Polda Kalteng, Syahbandar dan UPTD LLASD Sampit serta bagaimana pelaksanaan koordinasinya dalam penertiban pelanggaran dibidang pelayaran di sungai Mentaya. Teori dan konsep yang digunakan adalah teori manajemen, teori koordinasi, teori peran, dan teori komunikasi. Adapun konsep yang digunakan yaitu konsep penanganan, koordinasi dan komunikasi. Teori dan konsep tersebut nantinya akan menjadi pisau analisis dalam pembahasan basil penelitian. Melalui pendekatan Kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus, penulis mencoba untuk mengkaji peran Dit Pol Air Polda Kalteng, Syahbandar dan UPTD LLASD Sampit serta mengkaji koordinasi yang telah dilakukan Dit Pol Air Polda Kalteng dalam rangka penertiban pelanggaran dibidang pelayaran di sungai Mentaya. Adapun dari basil penelitian, ditemukan bahwa penertiban pelanggaran dibidang pelayaran di sungai Mentaya pernah dilakukan oleh Dit Pol Air Polda Kalteng, Syahbandar dan UPTD LLASD Sampit dalam memberikan surat ijin berlayar tidak dilakukan pengecekan terlebih dahulu untuk mengetahui kapal laik layar atau tidak. Sedangkan pelaksanaan koordinasi yang dilakukan Dit Pol Air Polda Kalteng dengan Syahbandar data UPTD LLASD Sampit dalam rangka penertiban pelanggaran dibidang pelayaran sudah dilakukan tetapi hanya sebatas pertelpon saja_ Peran Dit Pol Air Polda Kalteng dalam penertiban pelanggaran dibidang pelayaran di sungai Mentaya sudah dilaksanakan namun belum terselenggara dengan baik atau belum maksimal karena masih terjadi pelanggaran dibidang pelayaran yang dilakukan oleh masyarakat, sedangkan pelaksanaan koordinasi yang dilakukan oleh Dit Pol Air Polda Kalteng dengan Syahbandar dan UPTD LLASD Sampit belum efektif karena koordinasi Dit Pol Air Polda Kalteng dilakukan secara tiba - tiba atau secara spontan melalui telpon saja, selain itu juga dikarenakan belum adanya penyatupaduan baik personel tempat dan waktu penertiban. Sehingga perlu dilakukan perencanaan - perencanaan, spat bersarna dan berlangsung secara terns menerus, dan kegiatan bersana dengan Syahbandar dan UPTD LLASD Sampit sebelum melakukan penertiban pelanggaran dibidang pelayaran di sungai Mentaya.

File Digital

53-09-036.pdf
skripsi/53-09-036.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
12201. (2009). Koordinasi Ditpolair Polda Kalteng dengan Syahbandar dan UPTD LLASD Sampit dalam rangka penertiban pelanggaran bidang pelayaran di Sungai Mentaya. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.