Cover tidak tersedia
Judul
Penegakan hukum terhadap aksi premanisme oleh Poltabes Medan
Pengarang
Hardian Pratama
No. Panggil
53-09-033
Penerbit
PTIK
Tahun
2009
Subjek
12194

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 53-09-033
100Entri Utama Nama orang 12195
245Judul Utama Penegakan hukum terhadap aksi premanisme oleh Poltabes Medan
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2009
300Deskripsi Fisik xi, 108 hlm.: 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Sesuai tugas dan kewenangan yang dimiliki, operasi penertiban preman telah dilaksanakan seluruh jajaran Polda di Indonesia, karena memang sejak tahun 2005, penegakan hukum terhadap aksi premanisme meruphkan program kerja Polri, demikian pula pada jajaran Poltabes Medan. Penegakan hukum masalah premanisme ini menjadi salah sate perioritas selain masalah narkotika dan perjudian. Mengingat dampak yang ditimbulkan aksi premanisme sangat meresahkan masyarakat dan harus ditangani dengan pendekatan-pendekatan yang lebih manusiawi, maka perlu dilaksanakan penelitian yang pada dasarnya bertujuan untuk mengetahui karakteristik aksi preman yang dapat disebut sebagai tindak pidana, menganalisis bentuk upaya penegakan hukum yang dilaksanakan Poltabes Medan terhadap aksi premanisme dan mengungkapkan faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum terhadap aksi premanisme oleh Poltabes Medan
Sebagal pisau analisis untuk membahas hasil penelitian ini digunakan konsep dan teori, yaitu: konsep preman dan premanisme, konsep pendekatan penegakan hukum terhadap premanisme, konsep fungsi teknis kepolisian, teori kejahatan, teori patologi sosial dan teori penegakan hukum. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, sedangkan metode yang digunakan adalah metode penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data dilaksanakan melalui metode studi dokumen wawancara dan observasi. Selanjutnya, penyusunan laporan penelitian ini dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif.
Berdasarkan temuan penelitian diketahui bahwa faktor maraknya aksi premanisme di Kota Medan disebabkan oleh banyak faktor, antara lain adalah faktor kemiskinan, rendahnya tingkat pendidikan, sempitnya ketersediaan lapangan kerja dan pengaruh lingkungan. Selain faktor-faktor tersebut, maraknya aksi premanisme karena adanya organisasi kepemudsan yang merekrut pemuda pengangguran untuk dijadikan kekuatan massa dari organisasi tersebut. Penegakan hukum terhadap aksi premanisme oie Poltabes Medan dilaksanakan dengan membentuk tim yang disebut dengan Tim Pernburu Preman. Upaya penegak hukum terhadap aksi premanisme ini adalah melalui razia yang dilakukan secara rutin, selain berdasarkan laporan dari korban. Upaya penegak hukum ini sendiri masih mengalami hambatan, karena korban ken takut untuk meiaporkannye kepada aparat kepolisian, akibat adanya intimidasi dari preman. Selain itu, aturan hukum yang khusus mengatur masalah penegakan hukum terhadap aksi premanisme ini jugs belum ads.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 12194
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
53-09-033 53-09-033 53-09-033 TERSEDIA

Abstrak

Sesuai tugas dan kewenangan yang dimiliki, operasi penertiban preman telah dilaksanakan seluruh jajaran Polda di Indonesia, karena memang sejak tahun 2005, penegakan hukum terhadap aksi premanisme meruphkan program kerja Polri, demikian pula pada jajaran Poltabes Medan. Penegakan hukum masalah premanisme ini menjadi salah sate perioritas selain masalah narkotika dan perjudian. Mengingat dampak yang ditimbulkan aksi premanisme sangat meresahkan masyarakat dan harus ditangani dengan pendekatan-pendekatan yang lebih manusiawi, maka perlu dilaksanakan penelitian yang pada dasarnya bertujuan untuk mengetahui karakteristik aksi preman yang dapat disebut sebagai tindak pidana, menganalisis bentuk upaya penegakan hukum yang dilaksanakan Poltabes Medan terhadap aksi premanisme dan mengungkapkan faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum terhadap aksi premanisme oleh Poltabes Medan Sebagal pisau analisis untuk membahas hasil penelitian ini digunakan konsep dan teori, yaitu: konsep preman dan premanisme, konsep pendekatan penegakan hukum terhadap premanisme, konsep fungsi teknis kepolisian, teori kejahatan, teori patologi sosial dan teori penegakan hukum. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, sedangkan metode yang digunakan adalah metode penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data dilaksanakan melalui metode studi dokumen wawancara dan observasi. Selanjutnya, penyusunan laporan penelitian ini dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Berdasarkan temuan penelitian diketahui bahwa faktor maraknya aksi premanisme di Kota Medan disebabkan oleh banyak faktor, antara lain adalah faktor kemiskinan, rendahnya tingkat pendidikan, sempitnya ketersediaan lapangan kerja dan pengaruh lingkungan. Selain faktor-faktor tersebut, maraknya aksi premanisme karena adanya organisasi kepemudsan yang merekrut pemuda pengangguran untuk dijadikan kekuatan massa dari organisasi tersebut. Penegakan hukum terhadap aksi premanisme oie Poltabes Medan dilaksanakan dengan membentuk tim yang disebut dengan Tim Pernburu Preman. Upaya penegak hukum terhadap aksi premanisme ini adalah melalui razia yang dilakukan secara rutin, selain berdasarkan laporan dari korban. Upaya penegak hukum ini sendiri masih mengalami hambatan, karena korban ken takut untuk meiaporkannye kepada aparat kepolisian, akibat adanya intimidasi dari preman. Selain itu, aturan hukum yang khusus mengatur masalah penegakan hukum terhadap aksi premanisme ini jugs belum ads.

File Digital

53-09-033.pdf
skripsi/53-09-033.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
12195. (2009). Penegakan hukum terhadap aksi premanisme oleh Poltabes Medan. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.