Cover tidak tersedia
- Judul
- Manajemen keadaan darurat di Mako Korps Brimob Polri: studi kasus penanganan bencana gempa dan tsunami Aceh tahun 2004
- Pengarang
- Egia Febri Kusumawiatmaja
- No. Panggil
- 53-09-030
- Penerbit
- PTIK
- Tahun
- 2009
- Subjek
- 12188
Metadata Lengkap
| 090No. Panggil Setempat | 53-09-030 |
|---|---|
| 100Entri Utama Nama orang | 12189 |
| 245Judul Utama | Manajemen keadaan darurat di Mako Korps Brimob Polri: studi kasus penanganan bencana gempa dan tsunami Aceh tahun 2004 |
| 100aNo. Mahasiswa | |
| 260aTempat Terbit | Jakarta |
| 260bPenerbit | PTIK |
| 260cTahun Terbit | 2009 |
| 300Deskripsi Fisik | x, 72 hlm.: 30 cm |
| 500Catatan Umum | |
| 504Catatan Bibliografi | |
| 520Abstrak | Bencana alam yang Bering terjadi di Indonesia menyebabkan dampak yang serius bagian semua aspek dalam kehidupan bangsa dan negara ini. Poiri sebagai pengemban tugas melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat serta memelihara kamtibmas merupakan ujung tombak pemerintah dalam menangani situasi darurat yang demikian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk kesiapan dan kemampuan, Iangkah Iangkah penanganan, dan faktor faktor yang ikut mempengaruhi jalannya penanganan keadaan darurat akibat bencana gempa dan tsunami Aceh tahun 2004 yang dilakukan pleb jajaran Mako Korps Brimob. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah pengamatan, wawancara dan pemeriksaan dokumen. Dengan teknik pengumpulan data tersebut penulis dapat menghimpun data dan fakta yang berkaitan dengan pokok pembahasan dalam penulisan ini. Penulis menggunakan kepustakaan konseptual dari teori manajemen, fixing broken windows, serta teori motivasi pengharapan. Temuan yang ada dilapangan adalah kesiapan dan kemampuan yang dimiliki oleb Mako Korps Brimob poiri tidak didukung adanya standar penanganan keadaan darurat yang baku, karena masih berpedoman pada Skep Kapolri no 73 tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Search and rescue. Penulis menyimpulkan bahwa pada saat penanganan bencana tsunami Aceh tahun 2004 Mako Korps Brimob belum menggunakan standar sistem manajemen keadaan darurat yang baku sehingga penulis menyarankan agar Mako Korps Brimob menyiapkan standar baku dalam penangnan keadaan darurat. |
| 528Abstrak Bahasa Lain | |
| 650Subjek Topik | 12188 |
| 653Kata Kunci | |
| 700Entri Tambahan Nama Orang | |
| 700cPeran Entri Tambahan Nama Orang | |
| 850Lembaga Pemilik | |
| 852Lokasi |
Eksemplar / Ketersediaan
| No. Panggil | No. Induk | Barcode | Status |
|---|---|---|---|
| 53-09-030 | 53-09-030 | 53-09-030 | TERSEDIA |
Abstrak
Bencana alam yang Bering terjadi di Indonesia menyebabkan dampak yang serius bagian semua aspek dalam kehidupan bangsa dan negara ini. Poiri sebagai pengemban tugas melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat serta memelihara kamtibmas merupakan ujung tombak pemerintah dalam menangani situasi darurat yang demikian.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk kesiapan dan kemampuan, Iangkah Iangkah penanganan, dan faktor faktor yang ikut mempengaruhi jalannya penanganan keadaan darurat akibat bencana gempa dan tsunami Aceh tahun 2004 yang dilakukan pleb jajaran Mako Korps Brimob.
Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah pengamatan, wawancara dan pemeriksaan dokumen. Dengan teknik pengumpulan data tersebut penulis dapat menghimpun data dan fakta yang berkaitan dengan pokok pembahasan dalam penulisan ini. Penulis menggunakan kepustakaan konseptual dari teori manajemen, fixing broken windows, serta teori motivasi pengharapan.
Temuan yang ada dilapangan adalah kesiapan dan kemampuan yang dimiliki oleb Mako Korps Brimob poiri tidak didukung adanya standar penanganan keadaan darurat yang baku, karena masih berpedoman pada Skep Kapolri no 73 tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Search and rescue.
Penulis menyimpulkan bahwa pada saat penanganan bencana tsunami
Aceh tahun 2004 Mako Korps Brimob belum menggunakan standar sistem manajemen keadaan darurat yang baku sehingga penulis menyarankan agar Mako Korps Brimob menyiapkan standar baku dalam penangnan keadaan darurat.
File Digital
53-09-030.pdf
skripsi/53-09-030.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.
QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.
Sitasi Cepat
APA
12189. (2009). Manajemen keadaan darurat di Mako Korps Brimob Polri: studi kasus penanganan bencana gempa dan tsunami Aceh tahun 2004. Jakarta : PTIK
Format lainnya
Review Disetujui
Belum ada review.