Cover tidak tersedia
- Judul
- Profesionalisme petugas mutasi masuk kendaraan bermotor dalam rangka penanganan pencurian kendaraan bermotor antar daerah pada sat lantas Polres Kampar
- Pengarang
- Ganang Nugroho Widhi
- No. Panggil
- 52-09-106
- Penerbit
- PTIK
- Tahun
- 2009
- Subjek
- 2688
Metadata Lengkap
| 090No. Panggil Setempat | 52-09-106 |
|---|---|
| 100Entri Utama Nama orang | 8071 |
| 245Judul Utama | Profesionalisme petugas mutasi masuk kendaraan bermotor dalam rangka penanganan pencurian kendaraan bermotor antar daerah pada sat lantas Polres Kampar |
| 100aNo. Mahasiswa | |
| 260aTempat Terbit | Jakarta |
| 260bPenerbit | PTIK |
| 260cTahun Terbit | 2009 |
| 300Deskripsi Fisik | xii, 91 hal.: 28 cm |
| 500Catatan Umum | |
| 504Catatan Bibliografi | |
| 520Abstrak | Pada hakekatnya tuntutan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas Polri merupakan salah satu kebutuhan dalam mewujudkan tuntutan masyarakat pada era reformasi. Pola kerja, pelayanan maupun tatanan kemampuan Polri harus dapat disesuaikan dengan berbagai tuntutan kehidupan dalam era reformasi tersebut. Kemandirian dan profesionalisme Polri akan terwujud dengan balk bila implikasi maupun aktualisasinya selalu ditanggapi dan dijabarkan, dan ditindakianjuti oleh para pihak yang bersangkutan dengan mendasarkan etika, dan tatanilai kehidupan masyarakat yang dihadapi. Tuntutan profesionalisme Polri berlaku pada semua fungsi termasuk fungsi Lalu Lintas (Lantas) seining dengan meningkatnya kebutuhan akan sarana transportasi, maka semakin meningkat kebutuhan akan kendaraan bermotor. Dengan meningkatnya kebutuhan akan kendaraan bermotor tersebut, maka meningkat pula kepemilikan kendaraan bermotor oleh warga masyarakat. Namun di sisi lain dengan meningkatnya jumlah kepemilikan kendaraan bermotor, maka meningkat pula kejahatan pencurian kendaraan bermotor. Teori dan konsep yang digunakan adalah Profesionalisme, Penegakan Hukum, Tindak Pidana Pemalsuan Dokumen, Pencurian Kendaraan Bermotor, Teori Manajemen, Motivasi, Unit Registrasi dan Identifikasi Lalu Lintas, Mutasi Masuk Kendaraan Bermotor dan Teori Strain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian field research atau penelitian lapangan, dan teknik pengumpulan datanya melalui wawancara, telaah dokumen dan observasi. Dalam melakukan analisa data penulis menggunakan tahap reduksi data, sajian data dan tank kesimpulan. Temuan penelitian, Adanya profesionalisme pada petugas mutasi kendaraan bermotor inl diharapkan: Mengubah pandangan masyarakat mengenai citra Polri khususnya petugas mutasi kendaraan bermotor rnenjadi balk dan ikut pula menangani atau pun membantu dalam mengungkapkan adanya pencurian kendaraan bermotor antar daerah. Dapat terlihat dari adanya 5 (lima) macam komponen yang dilakukan yaitu: (3) adanya mekanisme kerja (2) adanya rencana kegiatan (3) adanya analisa dan evaluasi (4)adanya sanksi yang diberikan kepada petugas yang menyimpang dalam melakukan tugasnya; (5) adanya pengawasan Faktor yang mernpengaruhi terdiri dari pendukung dan penghambat. Pendukung: Petugas mutasi memiliki: adanya SKEP Kapoida yang memerikan tunjangan umum, pengetahuan dan wawasan yang cukup, memiliki ketelitian dalam melakukan tugasnya dan peralatan deteksi keaslian administrasi yang dipunyai oleh Unit Reg Ident Sat Lantas Poires Kampar. Saran. adanya bukti kasus BPKB palsu maka dipenlukan pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan tugas petugas mutasi masuk dalam kegiatan crosscheck ke Poida asal ketika melakukan mutasi masuk kendaraan bermotor. |
| 528Abstrak Bahasa Lain | |
| 650Subjek Topik | 2688 |
| 653Kata Kunci | |
| 700Entri Tambahan Nama Orang | |
| 700cPeran Entri Tambahan Nama Orang | |
| 850Lembaga Pemilik | |
| 852Lokasi |
Eksemplar / Ketersediaan
| No. Panggil | No. Induk | Barcode | Status |
|---|---|---|---|
| 52-09-106 | 52-09-106 | 52-09-106 | TERSEDIA |
Abstrak
Pada hakekatnya tuntutan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas Polri merupakan salah satu kebutuhan dalam mewujudkan tuntutan masyarakat pada era reformasi. Pola kerja, pelayanan maupun tatanan kemampuan Polri harus dapat disesuaikan dengan berbagai tuntutan kehidupan dalam era reformasi tersebut. Kemandirian dan profesionalisme Polri akan terwujud dengan balk bila implikasi maupun aktualisasinya selalu ditanggapi dan dijabarkan, dan ditindakianjuti oleh para pihak yang bersangkutan dengan mendasarkan etika, dan tatanilai kehidupan masyarakat yang dihadapi. Tuntutan profesionalisme Polri berlaku pada semua fungsi termasuk fungsi Lalu Lintas (Lantas) seining dengan meningkatnya kebutuhan akan sarana transportasi, maka semakin meningkat kebutuhan akan kendaraan bermotor. Dengan meningkatnya kebutuhan akan kendaraan bermotor tersebut, maka meningkat pula kepemilikan kendaraan bermotor oleh warga masyarakat. Namun di sisi lain dengan meningkatnya jumlah kepemilikan kendaraan bermotor, maka meningkat pula kejahatan pencurian kendaraan bermotor.
Teori dan konsep yang digunakan adalah Profesionalisme, Penegakan Hukum, Tindak Pidana Pemalsuan Dokumen, Pencurian Kendaraan Bermotor, Teori Manajemen, Motivasi, Unit Registrasi dan Identifikasi Lalu Lintas, Mutasi Masuk Kendaraan Bermotor dan Teori Strain.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian field research atau penelitian lapangan, dan teknik pengumpulan datanya melalui wawancara, telaah dokumen dan observasi. Dalam melakukan analisa data penulis menggunakan tahap reduksi data, sajian data dan tank kesimpulan.
Temuan penelitian, Adanya profesionalisme pada petugas mutasi kendaraan bermotor inl diharapkan: Mengubah pandangan masyarakat mengenai citra Polri khususnya petugas mutasi kendaraan bermotor rnenjadi balk dan ikut pula menangani atau pun membantu dalam mengungkapkan adanya pencurian kendaraan bermotor antar daerah. Dapat terlihat dari adanya 5 (lima) macam komponen yang dilakukan yaitu: (3) adanya mekanisme kerja (2) adanya rencana kegiatan (3) adanya analisa dan evaluasi (4)adanya sanksi yang diberikan kepada petugas yang menyimpang dalam melakukan tugasnya; (5) adanya pengawasan Faktor yang mernpengaruhi terdiri dari pendukung dan penghambat. Pendukung: Petugas mutasi memiliki: adanya SKEP Kapoida yang memerikan tunjangan umum, pengetahuan dan wawasan yang cukup, memiliki ketelitian dalam melakukan tugasnya dan peralatan deteksi keaslian administrasi yang dipunyai oleh Unit Reg Ident Sat Lantas Poires Kampar.
Saran. adanya bukti kasus BPKB palsu maka dipenlukan pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan tugas petugas mutasi masuk dalam kegiatan crosscheck ke Poida asal ketika melakukan mutasi masuk kendaraan bermotor.
File Digital
52-09-106.pdf
skripsi/52-09-106.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.
QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.
Sitasi Cepat
APA
8071. (2009). Profesionalisme petugas mutasi masuk kendaraan bermotor dalam rangka penanganan pencurian kendaraan bermotor antar daerah pada sat lantas Polres Kampar. Jakarta : PTIK
Format lainnya
Review Disetujui
Belum ada review.