Cover tidak tersedia
Judul
Kinerja unit patroli satuan samapta Kepolisian resor minahasa dalam penanggulangan kejahatan
Pengarang
Lalu Moh Syahir Arif
No. Panggil
52-09-079
Penerbit
PTIK
Tahun
2009
Subjek
8072

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 52-09-079
100Entri Utama Nama orang 8073
245Judul Utama Kinerja unit patroli satuan samapta Kepolisian resor minahasa dalam penanggulangan kejahatan
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2009
300Deskripsi Fisik xii, 88 hal.: 28 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Unit Patroli Satuan Samapta Polres Minahasa dalam penanggulangan kejahatan dengan fokus pada pelaksanaan patroli yang dilakukan, hasil-hasilnya dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Untuk melihat hal permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan kepustakaan konseptual berupa transformasi kultur, kinerja, kewenangan Unit Patroli Satuan Samapta Poires Minahasa dalam pelaksanaan patroli, Manajemen Operasional Samapta Polri, patroli dalam kerangka Program Quick Respon Police Backbone di Bidang Kesamaptaan Polri dan pencegahan kejahatan situasional.
Pendekatan dan metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan studi kasus. Sumber inforrnasi didapat dari sumber primer dan sumber sekunder. Narasumber dari penelitian ini adalah yang berasal dari Polres Minahasa dan masyarakat yang pernah mendapatkan bantuan kepolisian dari anggota patroli. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sementara teknik analisis data melalui tahap reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan.
Penelitian ini dilakukan pada Tanggal 11 April 2009 sampai dengan 26 April 2009 dengan mengambil lokasi penelitian di wilayah hukum Poires Minahasa dan obyek penelitian yaitu pelaksanaan patroli Unit Patroli Satuan Samaptanya dalam penanggulangan kejahatan.
Temuan data dan hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan patroli Unit Patroli Sat Samapta Polres Minahasa dilakukan dengan mengambil bentuk Patroli Rayon dengan jenis patroli kendaraan bermotor roda dua, roda empat dan jalan kaki yang kegiatannya merujuk pada manajemen operasional tujuh langkah yang lazim dipergunakan oleh Polri. Merujuk pada penggunaan sumber daya organisasi dan basil yang diperoleh dalam pelaksanaan patroli oleh yang dilakukan oleh Unit Patroli Sat Samapta Poires Minahasa maka dapat dikatakan bahwa dengan diterapkannya bentuk patroli rayon, efesiensi dalam hal penggunaan sumber daya organisasi dan efektifitas dari aspek pencegahan kejahatan dan quick result aspect dapat dimaksimalkan. Dalam pelaksanaan patroli tersebut Unit Patroli Sat Samapta Polres Minahasa dipengaruhi oleh faktor-faktor yang bersifat mendukung dan menghambat yang terkait dengan dengan unsur-unsur manajemen yaitu berupa men, materials, machines, money dan markets yang mana untuk memaksimalkan kinerjanya terkait diterapkan bentuk patroli rayon.
Rekomendasi dari penelitian ini adalah dalam pelaksanaan patroli yang dilakukan ada baiknya bila rayon-rayon patroli yang ada, dapat ditambah lagi dengan rayon-rayon patroli lainnya yang mengkhususkan pada jenis patroli jalan kaki atau sepeda dengan mengambil rute patroli yang lebih sempit. Jadi patroli jalan kaki atau patroli sepeda bukan hanya digunakan untuk menyiasati akses jalan yang tidak dapat dilalui oleh patroli kendaraan saja tapi memang dilaksanakan secara khusus dengan merujuk pada rayon-rayon tertentu dengan rute patroli yang lebih sempit. Rekomendasi lainnya adalah selain menggunakan bentuk patroli rayon (beat), sebaiknya juga dikombinasikan dengan bentuk patroli dialogis, mengingat bentuk patroli ini sangat cocok untuk jenis patroli jalan kaki dalam rangka pemberdayaan masyarakat.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 8072
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
52-09-079 52-09-079 52-09-079 TERSEDIA

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Unit Patroli Satuan Samapta Polres Minahasa dalam penanggulangan kejahatan dengan fokus pada pelaksanaan patroli yang dilakukan, hasil-hasilnya dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Untuk melihat hal permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan kepustakaan konseptual berupa transformasi kultur, kinerja, kewenangan Unit Patroli Satuan Samapta Poires Minahasa dalam pelaksanaan patroli, Manajemen Operasional Samapta Polri, patroli dalam kerangka Program Quick Respon Police Backbone di Bidang Kesamaptaan Polri dan pencegahan kejahatan situasional. Pendekatan dan metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan studi kasus. Sumber inforrnasi didapat dari sumber primer dan sumber sekunder. Narasumber dari penelitian ini adalah yang berasal dari Polres Minahasa dan masyarakat yang pernah mendapatkan bantuan kepolisian dari anggota patroli. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sementara teknik analisis data melalui tahap reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilakukan pada Tanggal 11 April 2009 sampai dengan 26 April 2009 dengan mengambil lokasi penelitian di wilayah hukum Poires Minahasa dan obyek penelitian yaitu pelaksanaan patroli Unit Patroli Satuan Samaptanya dalam penanggulangan kejahatan. Temuan data dan hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan patroli Unit Patroli Sat Samapta Polres Minahasa dilakukan dengan mengambil bentuk Patroli Rayon dengan jenis patroli kendaraan bermotor roda dua, roda empat dan jalan kaki yang kegiatannya merujuk pada manajemen operasional tujuh langkah yang lazim dipergunakan oleh Polri. Merujuk pada penggunaan sumber daya organisasi dan basil yang diperoleh dalam pelaksanaan patroli oleh yang dilakukan oleh Unit Patroli Sat Samapta Poires Minahasa maka dapat dikatakan bahwa dengan diterapkannya bentuk patroli rayon, efesiensi dalam hal penggunaan sumber daya organisasi dan efektifitas dari aspek pencegahan kejahatan dan quick result aspect dapat dimaksimalkan. Dalam pelaksanaan patroli tersebut Unit Patroli Sat Samapta Polres Minahasa dipengaruhi oleh faktor-faktor yang bersifat mendukung dan menghambat yang terkait dengan dengan unsur-unsur manajemen yaitu berupa men, materials, machines, money dan markets yang mana untuk memaksimalkan kinerjanya terkait diterapkan bentuk patroli rayon. Rekomendasi dari penelitian ini adalah dalam pelaksanaan patroli yang dilakukan ada baiknya bila rayon-rayon patroli yang ada, dapat ditambah lagi dengan rayon-rayon patroli lainnya yang mengkhususkan pada jenis patroli jalan kaki atau sepeda dengan mengambil rute patroli yang lebih sempit. Jadi patroli jalan kaki atau patroli sepeda bukan hanya digunakan untuk menyiasati akses jalan yang tidak dapat dilalui oleh patroli kendaraan saja tapi memang dilaksanakan secara khusus dengan merujuk pada rayon-rayon tertentu dengan rute patroli yang lebih sempit. Rekomendasi lainnya adalah selain menggunakan bentuk patroli rayon (beat), sebaiknya juga dikombinasikan dengan bentuk patroli dialogis, mengingat bentuk patroli ini sangat cocok untuk jenis patroli jalan kaki dalam rangka pemberdayaan masyarakat.

File Digital

52-09-079.pdf
skripsi/52-09-079.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
8073. (2009). Kinerja unit patroli satuan samapta Kepolisian resor minahasa dalam penanggulangan kejahatan. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.