Cover tidak tersedia
Judul
Profesionalisme satuan reskrim polwiltabes Makasar dalam melakukan penyidikan tindak pidana perjudian
Pengarang
Diari Astetika
No. Panggil
52-09-038
Penerbit
PTIK
Tahun
2009
Subjek
8078

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 52-09-038
100Entri Utama Nama orang 8079
245Judul Utama Profesionalisme satuan reskrim polwiltabes Makasar dalam melakukan penyidikan tindak pidana perjudian
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2009
300Deskripsi Fisik xii, 64 hal.: 28 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Penelitian ini berjudulkan " Profesionalisme Satuan Reskrim Polwiltabes Makassar dalam Melakukan Penyidikan Tindak Pidana Perjudian", dengan mengangkat 3 sub permasalahan yakni (1) Mengapa tindak pidana perjudian masih terjadi di wilayah hukum Polwiltabes Makassar (2) Bagaimanakah profesionalisme penyidik Satuan Reskrim Polwiltabes Makassar dalam melakukan penyidikan terhadap tindak pidana perjudian di Kota Makassar (3) Faktor-faktor apa yang mempengaruhi penyidik pada Satuan Reskrim Polwiltabes Makassar dalam melakukan penyidikan tindak pidana perjudian yang terjadi di wilayah hukum Polwiltabes Makassar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan sumber data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan observasi (pengamatan), wawancara mendalam dan telaah dokumen. Hasil dari penelitian ini yaitu : (1) gambaran tindakan pidana perjudian di wilayah hukum Polwiltabes Makassar cukup meresahkan masyarakat, hal ini disebabkan karena masyarakat telah menyadari bahaya yang ditimbulkan oleh perjudian bagi kehidupan dan perekonomian keluarga. (2) secara umum Kinerja Satuan Reskrim Polwiltabes Makassar Dalam Melakukan Penyidikan Tindak Pidana Perjudian sudah cukup balk dan tidak dapat lagi di intervensi guna terwujudnya sosok PenyidiklPenyidik Pembantu yang mandiri dan Profesional dan (3) faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Satuan Reskrim Polwiltabes Makassar dalam melakukan penyidikan tindak pidana perjudian yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor pendukung internal organisasi yaitu adanya dorongan dan motivasi balk secara moril maupun materiil dari atasan penyidik. Faktor penghambat internal organisasi yakni anggaran yang masih minim, rusaknya sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Satuan Reskrim Polwiltabes Makassar. Sedangkan, faktor pendukung eksternal organisasi yaitu adanya dukungan masyarakat dalam memberikan informasi dan kerjasama yang balk dengan para penyidik/penyidik pembantu dalam menanggulangi tindak pidana perjudian. Faktor penghambat eksternal organisasi antara lain belum sepenuhnya dukungan yang memadai dari instansi terkait guna memaksimalkan penanggulangan tindak pidana perjudian, serta adanya oknum-oknum instansi terkait (TNI-AD) yang menjadi baking dari bandar besar judi yang ada di wilayah hukum Polwiltabes Makassar.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 8078
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
52-09-038 52-09-038 52-09-038 TERSEDIA

Abstrak

Penelitian ini berjudulkan " Profesionalisme Satuan Reskrim Polwiltabes Makassar dalam Melakukan Penyidikan Tindak Pidana Perjudian", dengan mengangkat 3 sub permasalahan yakni (1) Mengapa tindak pidana perjudian masih terjadi di wilayah hukum Polwiltabes Makassar (2) Bagaimanakah profesionalisme penyidik Satuan Reskrim Polwiltabes Makassar dalam melakukan penyidikan terhadap tindak pidana perjudian di Kota Makassar (3) Faktor-faktor apa yang mempengaruhi penyidik pada Satuan Reskrim Polwiltabes Makassar dalam melakukan penyidikan tindak pidana perjudian yang terjadi di wilayah hukum Polwiltabes Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan sumber data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan observasi (pengamatan), wawancara mendalam dan telaah dokumen. Hasil dari penelitian ini yaitu : (1) gambaran tindakan pidana perjudian di wilayah hukum Polwiltabes Makassar cukup meresahkan masyarakat, hal ini disebabkan karena masyarakat telah menyadari bahaya yang ditimbulkan oleh perjudian bagi kehidupan dan perekonomian keluarga. (2) secara umum Kinerja Satuan Reskrim Polwiltabes Makassar Dalam Melakukan Penyidikan Tindak Pidana Perjudian sudah cukup balk dan tidak dapat lagi di intervensi guna terwujudnya sosok PenyidiklPenyidik Pembantu yang mandiri dan Profesional dan (3) faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Satuan Reskrim Polwiltabes Makassar dalam melakukan penyidikan tindak pidana perjudian yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor pendukung internal organisasi yaitu adanya dorongan dan motivasi balk secara moril maupun materiil dari atasan penyidik. Faktor penghambat internal organisasi yakni anggaran yang masih minim, rusaknya sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Satuan Reskrim Polwiltabes Makassar. Sedangkan, faktor pendukung eksternal organisasi yaitu adanya dukungan masyarakat dalam memberikan informasi dan kerjasama yang balk dengan para penyidik/penyidik pembantu dalam menanggulangi tindak pidana perjudian. Faktor penghambat eksternal organisasi antara lain belum sepenuhnya dukungan yang memadai dari instansi terkait guna memaksimalkan penanggulangan tindak pidana perjudian, serta adanya oknum-oknum instansi terkait (TNI-AD) yang menjadi baking dari bandar besar judi yang ada di wilayah hukum Polwiltabes Makassar.

File Digital

52-09-038.pdf
skripsi/52-09-038.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
8079. (2009). Profesionalisme satuan reskrim polwiltabes Makasar dalam melakukan penyidikan tindak pidana perjudian. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.