Cover tidak tersedia
Judul
Profesionalisme petugas sat lantas dalam penindakan pelanggaran lalu lintas diwilayah hukum poltabes banjarmasin
Pengarang
Adhitya Panji Anom
No. Panggil
52-09-028
Penerbit
PTIK
Tahun
2009
Subjek
8136

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 52-09-028
100Entri Utama Nama orang 8184
245Judul Utama Profesionalisme petugas sat lantas dalam penindakan pelanggaran lalu lintas diwilayah hukum poltabes banjarmasin
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2009
300Deskripsi Fisik xi, 137 hal.: 28 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Bahasan penelitian ini diangkat dad adanya profesionalisme Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Poltabes Banjarmasin dalam penindakan pelanggaran lalu lintas. Permasalahan yang dibahas yaitu 1) Bagaimana kondisi penindakan pelanggaran lalu lintas oleh Sat Lantas Poltabes Banjarmasin?; 2) Bagaimana upaya peningkatan profesionalisme Satlantas dalam penindakan pelanggaran lalu lintas?; 3) Faktor-faktor apa raja yang mempengaurhinya?. Manfaat penelitian yaitu manfaat teoritis yaitu dapat memberikan kontribusi dalam rangka pengembangan ilmu Kepolisian dan manfaat praktis yaitu sebagai masukan bagi pimpinan Polri untuk bahan pengambilan kebijakan. Untuk membahas permasalahan penelitian menggunakan konsep profesionalisme, teori pelayanan prima, kualitas pelayanan, dan teori manajemen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif, dan teknik pengumpulan data dengan menggunakan pengamatan, wawancara dan telaah dokumen.
Penelitian ini menunjukkan bahwa penindakan pelanggaran lalu lintas melalui kategori pelanggaran ringan, sedang dan berat. Kategori ringan hanya diberikan teguran sedangkan untuk kategori sedang dan berat dilakukan melalui Tilang. Penindakan ini merupakan tindak lanjut bentuk kegiatan penegakan hukum yang bersifat preventif dan melekat pada setiap tugas yang dilakukan, sekaligus pula sebagai langkah penanggulangan terjadinya permasalahan lalu lintas atau kerawanan lalu lintas.
Pembahasan penelitian difokuskan pada upaya peningkatan profesionalisme dengan membentuk mutu kepolisian secara keseluruhan melalui peningkatan pembentukan polisi yang profesional menurut Sullivan yaitu: Well Motivated, Well Educated, Well Trained, Well Equiped, Well Paid.
Kesimpulan bahwa profesionalisme penindakan pelanggaran lalu lintas telah diterapkan oleh petugas Satlantas dan adanya upaya peningkatan profesionalisme.
Serdasarkan kesimpulan disarankan hal-hal sebagai berikut: 1) Perlunya Sat Lantas Poltabes Banjarmasin meningkatkan kegiatan-kegiatan 'urjaali dengan fokus `ilayah-wilayah rawan pelanggaran lalu lintas, 2) Perlunya konsep Well Motivated, Well Educated, Well Trained, Well 'piped, Well Paid Sat Lantas Poltabes Banjarmasin harus dilaksanakan secara terus menerus dan berkelanjutan serta diawasi pelaksanaannya secara berjenjang, 3) Perlunya peningkatan sarana dan prasarana kinerja Sat Lantas khususnya untuk peningkatan kendaraan bermotor roda empat dan roda dua.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 8136
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
52-09-028 52-09-028 52-09-028 TERSEDIA

Abstrak

Bahasan penelitian ini diangkat dad adanya profesionalisme Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Poltabes Banjarmasin dalam penindakan pelanggaran lalu lintas. Permasalahan yang dibahas yaitu 1) Bagaimana kondisi penindakan pelanggaran lalu lintas oleh Sat Lantas Poltabes Banjarmasin?; 2) Bagaimana upaya peningkatan profesionalisme Satlantas dalam penindakan pelanggaran lalu lintas?; 3) Faktor-faktor apa raja yang mempengaurhinya?. Manfaat penelitian yaitu manfaat teoritis yaitu dapat memberikan kontribusi dalam rangka pengembangan ilmu Kepolisian dan manfaat praktis yaitu sebagai masukan bagi pimpinan Polri untuk bahan pengambilan kebijakan. Untuk membahas permasalahan penelitian menggunakan konsep profesionalisme, teori pelayanan prima, kualitas pelayanan, dan teori manajemen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif, dan teknik pengumpulan data dengan menggunakan pengamatan, wawancara dan telaah dokumen. Penelitian ini menunjukkan bahwa penindakan pelanggaran lalu lintas melalui kategori pelanggaran ringan, sedang dan berat. Kategori ringan hanya diberikan teguran sedangkan untuk kategori sedang dan berat dilakukan melalui Tilang. Penindakan ini merupakan tindak lanjut bentuk kegiatan penegakan hukum yang bersifat preventif dan melekat pada setiap tugas yang dilakukan, sekaligus pula sebagai langkah penanggulangan terjadinya permasalahan lalu lintas atau kerawanan lalu lintas. Pembahasan penelitian difokuskan pada upaya peningkatan profesionalisme dengan membentuk mutu kepolisian secara keseluruhan melalui peningkatan pembentukan polisi yang profesional menurut Sullivan yaitu: Well Motivated, Well Educated, Well Trained, Well Equiped, Well Paid. Kesimpulan bahwa profesionalisme penindakan pelanggaran lalu lintas telah diterapkan oleh petugas Satlantas dan adanya upaya peningkatan profesionalisme. Serdasarkan kesimpulan disarankan hal-hal sebagai berikut: 1) Perlunya Sat Lantas Poltabes Banjarmasin meningkatkan kegiatan-kegiatan 'urjaali dengan fokus `ilayah-wilayah rawan pelanggaran lalu lintas, 2) Perlunya konsep Well Motivated, Well Educated, Well Trained, Well 'piped, Well Paid Sat Lantas Poltabes Banjarmasin harus dilaksanakan secara terus menerus dan berkelanjutan serta diawasi pelaksanaannya secara berjenjang, 3) Perlunya peningkatan sarana dan prasarana kinerja Sat Lantas khususnya untuk peningkatan kendaraan bermotor roda empat dan roda dua.

File Digital

52-09-028.pdf
skripsi/52-09-028.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
8184. (2009). Profesionalisme petugas sat lantas dalam penindakan pelanggaran lalu lintas diwilayah hukum poltabes banjarmasin. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.