Cover tidak tersedia
Judul
Pengaruh pengalaman penyidik terhadap kinerja penyidikan tindak pidana anak dalam pengaplikasian UU peradilan anak pada Polres bengkulu
Pengarang
Bendot Dwi Prasetyo
No. Panggil
52-09-005
Penerbit
PTIK
Tahun
2009
Subjek
3255

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 52-09-005
100Entri Utama Nama orang 8145
245Judul Utama Pengaruh pengalaman penyidik terhadap kinerja penyidikan tindak pidana anak dalam pengaplikasian UU peradilan anak pada Polres bengkulu
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2009
300Deskripsi Fisik iii, 120 hal.: 28 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Pengalaman menjadi bagian terpenting yang mempengaruhi kinerja suatu organisasi. Dengan pengalaman yang baik suatu organisasi dapat meningkatkan kinerjanya. Dalam rangka melaksanakan tugas penyidikan tindak pidana anak, undang-undang mensyaratkan bahwa yang dapat melakukan penyidikan adalah penyidik yang sudah berpengalaman melakukan penyidikan tindak pidana umum. Sementara pengalaman seorang penyidik dapat dilihat dari pengetahuan, penerapan atau ketrampilan, sikap, dan masa kerja penyidik tersebut.

Penelltian ini menggunakan metode survey dengan tujuan eksplanasi atau menjelaskan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen: Populasi adalah 55 orang anggota Satreskrim Poires Bengkulu. Berdasarkan populasi tersebut, peneliti menentukan sampel sama dengan jumlah populasi atau disebut sampel jenuh karena jumlah populasi yang tidak metebihi 100 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan kusioner dan studi dokumen. Uji validitas dan reliabilitas digunakan untuk mengukur instrumen penelitian. Selanjutnya data dianalisis melalui analisis deskriptif untuk mendeskripsikan item masing-masing variabel dan regresi tinier berganda dengan uji F untuk mengetahui pengaruh variabel X terhadap variabel Y secara simultan dan uji t untuk mengetahui pengaruh masing-masing sub variabel X terhadap variabel Y atau secara parsial. Kemudian untuk mengetahui kontribusi variabel independent terhadap variabel dependen digunakan koefisien determinasi (r2) dengan tingkat signifikan (error)dalam penelitian ini adalah 5%.

Berdasarkan dari hasil analisis regresi tinier berganda dengan menggunakan program SPSS var. 11.3 diperoleh bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan pengalaman penyidik terhadap kinerja penyidikan tindak pidana anak dengan kontribusi sebesar 74,3%. (2) Pengetahuan dengan koefisien regresi 0,307 berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja penyidikan tindak pidana anak. (3) Penerapan dengan koefisien regresi -0,088 berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja penyidikan tindak pidana anak. (4) Sikap dengan koefisien regresi 0,627 berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja penyidikan tindak pidana anak. (5) Masa Kerja dengan koefisien regresi 0,294 berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja penyidikan tindak pidana anak.(6) Sikap merupakan unsur yang paling dominan dari pengalaman yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja penyidikan tindak pidana anak pada Poires Bengkulu.
Dengan dernikian diharapkan seorang kasat reskrim di Bengkulu daiam memberikan penugasan kepada penyidik-penyidiknya untuk menangani tindak pidana anak selalu memperhatikan pengalaman penyidik tersebut. Penutis juga sangat mengharapkan perlunya kegiatan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan variabel-variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini, misalnya pendidikan atau motivasi penyidik.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 3255
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
52-09-005 52-09-005 52-09-005 TERSEDIA

Abstrak

Pengalaman menjadi bagian terpenting yang mempengaruhi kinerja suatu organisasi. Dengan pengalaman yang baik suatu organisasi dapat meningkatkan kinerjanya. Dalam rangka melaksanakan tugas penyidikan tindak pidana anak, undang-undang mensyaratkan bahwa yang dapat melakukan penyidikan adalah penyidik yang sudah berpengalaman melakukan penyidikan tindak pidana umum. Sementara pengalaman seorang penyidik dapat dilihat dari pengetahuan, penerapan atau ketrampilan, sikap, dan masa kerja penyidik tersebut. Penelltian ini menggunakan metode survey dengan tujuan eksplanasi atau menjelaskan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen: Populasi adalah 55 orang anggota Satreskrim Poires Bengkulu. Berdasarkan populasi tersebut, peneliti menentukan sampel sama dengan jumlah populasi atau disebut sampel jenuh karena jumlah populasi yang tidak metebihi 100 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan kusioner dan studi dokumen. Uji validitas dan reliabilitas digunakan untuk mengukur instrumen penelitian. Selanjutnya data dianalisis melalui analisis deskriptif untuk mendeskripsikan item masing-masing variabel dan regresi tinier berganda dengan uji F untuk mengetahui pengaruh variabel X terhadap variabel Y secara simultan dan uji t untuk mengetahui pengaruh masing-masing sub variabel X terhadap variabel Y atau secara parsial. Kemudian untuk mengetahui kontribusi variabel independent terhadap variabel dependen digunakan koefisien determinasi (r2) dengan tingkat signifikan (error)dalam penelitian ini adalah 5%. Berdasarkan dari hasil analisis regresi tinier berganda dengan menggunakan program SPSS var. 11.3 diperoleh bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan pengalaman penyidik terhadap kinerja penyidikan tindak pidana anak dengan kontribusi sebesar 74,3%. (2) Pengetahuan dengan koefisien regresi 0,307 berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja penyidikan tindak pidana anak. (3) Penerapan dengan koefisien regresi -0,088 berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja penyidikan tindak pidana anak. (4) Sikap dengan koefisien regresi 0,627 berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja penyidikan tindak pidana anak. (5) Masa Kerja dengan koefisien regresi 0,294 berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja penyidikan tindak pidana anak.(6) Sikap merupakan unsur yang paling dominan dari pengalaman yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja penyidikan tindak pidana anak pada Poires Bengkulu. Dengan dernikian diharapkan seorang kasat reskrim di Bengkulu daiam memberikan penugasan kepada penyidik-penyidiknya untuk menangani tindak pidana anak selalu memperhatikan pengalaman penyidik tersebut. Penutis juga sangat mengharapkan perlunya kegiatan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan variabel-variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini, misalnya pendidikan atau motivasi penyidik.

File Digital

52-09-005.pdf
skripsi/52-09-005.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
8145. (2009). Pengaruh pengalaman penyidik terhadap kinerja penyidikan tindak pidana anak dalam pengaplikasian UU peradilan anak pada Polres bengkulu. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.