Cover tidak tersedia
- Judul
- Pelayanan penyidik satreskrim Polresta Tanjung Pinang dalam menangani korban kekerasan dalam rumah tangga
- Pengarang
- Tri Okta Hendri Yanto
- No. Panggil
- 51-08-139
- Penerbit
- PTIK
- Tahun
- 2008
- Subjek
- 3863
Metadata Lengkap
| 090No. Panggil Setempat | 51-08-139 |
|---|---|
| 100Entri Utama Nama orang | 3864 |
| 245Judul Utama | Pelayanan penyidik satreskrim Polresta Tanjung Pinang dalam menangani korban kekerasan dalam rumah tangga |
| 100aNo. Mahasiswa | |
| 260aTempat Terbit | Jakarta |
| 260bPenerbit | PTIK |
| 260cTahun Terbit | 2008 |
| 300Deskripsi Fisik | xii, 131 hlm.: 30 cm |
| 500Catatan Umum | |
| 504Catatan Bibliografi | |
| 520Abstrak | Polri merupakan instansi pemerintah yang termasuk dalam kelompok pelayanan publik yang mempunyai peranan yang penting dalam memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Berkaitan dengan pelayanan kepolisian, terutama terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh Sat Reskrim Poiresta Tanjungpinang, maka permasalahan yang akan dibahas adalah (1) Bagaimana pelayanan yang telah dilakukan oleh penyidik Sat Reskrim Poiresta Tanjungpinang, (2) Bagaimana kepuasan korban KDRT terhadap pelayanan yang telah diberikan oleh Sat Reskrim Polresta Tanjungpinang dan (3) Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pelayanan yang telah diberikan Sat Reskrim Poiresta terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga. Dalam membahas tentang permasalahan berkaitan dengan pelayanan yang telah dilakukan oleh Sat Reskrim Poiresta Tanjungpinang, penulis menggunakan teori ataupun konsep : Kinerja, Motivasi dan Pelayanan sebagai pisau analisa dalam membahas pemasalahan dalam penulisan ini. Pendekatan yang digunakan dalam penulisan ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Penulis bermaksud menggambarkan segala hal yang berkaitan dengan tindakan yang dilakukan oleh penyidik sebagai unsur-unsur penting pelayanan yang merupakan harapanharapan masyarakat terutama korban kekerasan dalam rumah tangga. Teknik pengumpulan data melalui pengamatan ,wawancara dan telaah dokumen. Temuan dari hasil penelitian meliputi gambaran situasi umum daerah penelitian dalam hal ini langsung ditujukan kepada Situasi Satuan Reskrim Poiresta Tanjungpinang dan hasil pengamatan serta hasil wawancara dengan objek penelitian. Pelayanan yang diberikan oleh Sat Reskrim Poiresta Tanjungpinang terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga belum mengacu pada Peraturan Kapolri No. 10 Tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dalam penulisan ini, penulis mencoba memberikan saran sebagai masukan kepada Poiri dan khususnya kepada satuan wilayah Poiresta Tanjungpinang, agar pelayanan yang diberikan harus mengacu pada pedoman yang ada sehingga pelaksanaannya dapat lebih maksimal. |
| 528Abstrak Bahasa Lain | |
| 650Subjek Topik | 3863 |
| 653Kata Kunci | |
| 700Entri Tambahan Nama Orang | |
| 700cPeran Entri Tambahan Nama Orang | |
| 850Lembaga Pemilik | |
| 852Lokasi |
Eksemplar / Ketersediaan
| No. Panggil | No. Induk | Barcode | Status |
|---|---|---|---|
| 51-08-139 | 51-08-139 | 51-08-139 | TERSEDIA |
Abstrak
Polri merupakan instansi pemerintah yang termasuk dalam kelompok pelayanan publik yang mempunyai peranan yang penting dalam memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Berkaitan dengan pelayanan kepolisian, terutama terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh Sat Reskrim Poiresta Tanjungpinang, maka permasalahan yang akan dibahas adalah (1) Bagaimana pelayanan yang telah dilakukan oleh penyidik Sat Reskrim Poiresta Tanjungpinang, (2) Bagaimana kepuasan korban KDRT terhadap pelayanan yang telah diberikan oleh Sat Reskrim Polresta Tanjungpinang dan (3) Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pelayanan yang telah diberikan Sat Reskrim Poiresta terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga.
Dalam membahas tentang permasalahan berkaitan dengan pelayanan yang telah dilakukan oleh Sat Reskrim Poiresta Tanjungpinang, penulis menggunakan teori ataupun konsep : Kinerja, Motivasi dan Pelayanan sebagai pisau analisa dalam membahas pemasalahan dalam penulisan ini.
Pendekatan yang digunakan dalam penulisan ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Penulis bermaksud menggambarkan segala hal yang berkaitan dengan tindakan yang dilakukan oleh penyidik sebagai unsur-unsur penting pelayanan yang merupakan harapanharapan masyarakat terutama korban kekerasan dalam rumah tangga. Teknik pengumpulan data melalui pengamatan ,wawancara dan telaah dokumen.
Temuan dari hasil penelitian meliputi gambaran situasi umum daerah penelitian dalam hal ini langsung ditujukan kepada Situasi Satuan Reskrim Poiresta Tanjungpinang dan hasil pengamatan serta hasil wawancara dengan objek penelitian.
Pelayanan yang diberikan oleh Sat Reskrim Poiresta Tanjungpinang terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga belum mengacu pada Peraturan Kapolri No. 10 Tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Dalam penulisan ini, penulis mencoba memberikan saran sebagai masukan kepada Poiri dan khususnya kepada satuan wilayah Poiresta Tanjungpinang, agar pelayanan yang diberikan harus mengacu pada pedoman yang ada sehingga pelaksanaannya dapat lebih maksimal.
File Digital
51-08-139.pdf
skripsi/51-08-139.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.
QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.
Sitasi Cepat
APA
3864. (2008). Pelayanan penyidik satreskrim Polresta Tanjung Pinang dalam menangani korban kekerasan dalam rumah tangga. Jakarta : PTIK
Format lainnya
Review Disetujui
Belum ada review.