Cover tidak tersedia
Judul
Pelayanan di bidang penyidikan tindak pidana narkotika dengan tersangka anak pada satuan narkoba Polres Metro Bekasi
Pengarang
Burhanuddin
No. Panggil
51-08-123
Penerbit
PTIK
Tahun
2008
Subjek
3831

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 51-08-123
100Entri Utama Nama orang 3832
245Judul Utama Pelayanan di bidang penyidikan tindak pidana narkotika dengan tersangka anak pada satuan narkoba Polres Metro Bekasi
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2008
300Deskripsi Fisik xii, 123 hlm.: 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pelayanan di bidang tindak pidana narkotika dengan tersangka anak pada Satuan Narkoba Pokes Metro Bekasi dengan memfokuskan penelitian pada pelayanan yang diharapkan masyarakat dan peiaksanaan pelayanan di bidang penyidikan tindak pidana narkotika dengan tersangka anak pads Satuan Narkoba Pokes Metro Bekasi serta faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pelayanan tersebut.
Selain menggunakan kepustakaan penelitian yang dilakukan sebelumnya, penelitian ini juga menggunakan beberapa konsep dan teori sebagai pisau analisisnya yaitu Teori Manajemen, Teori The Dramatization of Evil, Teori Secondary Deviation, Konsep Pelayanan, Juvenile Deliquency, Pengertian Anak, Penyidik Dan Penyidikan Perkara Penyalahgunaan Narkotika Dengan Anak Sebagai Tersangka serta Penyalahgunaan Narkotika.
Pendekatan dan metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian field research. Dalam memperoleh informasi, digunakan dua buah sumber yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan penelusuran dokumen. Untuk menganalisis data dilakukan dengan cars reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan.
Dari temuan data dan pembahasan yang dilakukan terlihat bahwa masyarakat memiliki ekspektasi atau harapan yang tinggi terhadap Sat Narkoba Polres Metro Bekasi dalam memberikan pelayanan terhadap tersangka anak yang terlibat kasus narkotika. Ekspektasi tersebut sebenarnya merupakan sebuah refleksi dari keinginan masyarakat agar tidak terjadi sebuah dramatisasi kejahatan (dramatization of evil) dalam proses penyidikan guna menghindari anak tersebut melakukan pengulangan penyimpangan atau tindak pidana narkotika (secondary of deviation). Kemudian merujuk pada sepuluh karakteristik pelayanan dan ketentuan khusus yang ada pada UU No. 3 Tahun 1997 tentang Pengadilan Anak, maka dapat dikatakan bahwa Sat Narkoba Pokes Metro Bekasi telah berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang terbaik terhadap tersangka anak. Kondisi pelayanan Sat Narkoba Pokes Metro Bekasi di bidang penyidikan dengan anak sebagai tersangka dipengaruhi oleh faktor-
faktor berupa men and women, materials, machines, money dan markets. Dan faktor ini
juga dapat terlihat bahwa para penyidik Sat Narkoba Polres Metro Bekasi ditengah keterbatasan-keterbatasannya berupaya memaksimalkan faktor-faktor pendukung tersebut guna memberikan pelayanan yang terbaik bagi tersangka anak.
Untuk mengatasi masalah tidak dimilikinya penyidik khusus anak dan keterbatasan anggaran, penelitian ini memberikan rekomendaci agar Sat Narkoba Polres Metro Bekasi melakukan koordinasi dengan Unit PPA Sat Reskrim Pokes Metro Bekasi dalam bentuk menggunakan penyidik anak yang dimiliki Unit PPA Sat Reskrim Polres Metro Bekasi dan fasilitas berupa ruang pemeriksaan khusus untuk anak dan perempuan, serta dalam bentuk menitipkan anggota-anggota Sat Narkoba Pokes Metro Bekasi kepada Unit PPA Sat Reskrim Pokes Metro Bekasi untuk mendapatkan pelatihan-pelatihan terkait dengan penanganan anak yang berkonflik dengan hukum.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 3831
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
51-08-123 51-08-123 51-08-123 TERSEDIA

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pelayanan di bidang tindak pidana narkotika dengan tersangka anak pada Satuan Narkoba Pokes Metro Bekasi dengan memfokuskan penelitian pada pelayanan yang diharapkan masyarakat dan peiaksanaan pelayanan di bidang penyidikan tindak pidana narkotika dengan tersangka anak pads Satuan Narkoba Pokes Metro Bekasi serta faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pelayanan tersebut. Selain menggunakan kepustakaan penelitian yang dilakukan sebelumnya, penelitian ini juga menggunakan beberapa konsep dan teori sebagai pisau analisisnya yaitu Teori Manajemen, Teori The Dramatization of Evil, Teori Secondary Deviation, Konsep Pelayanan, Juvenile Deliquency, Pengertian Anak, Penyidik Dan Penyidikan Perkara Penyalahgunaan Narkotika Dengan Anak Sebagai Tersangka serta Penyalahgunaan Narkotika. Pendekatan dan metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian field research. Dalam memperoleh informasi, digunakan dua buah sumber yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan penelusuran dokumen. Untuk menganalisis data dilakukan dengan cars reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Dari temuan data dan pembahasan yang dilakukan terlihat bahwa masyarakat memiliki ekspektasi atau harapan yang tinggi terhadap Sat Narkoba Polres Metro Bekasi dalam memberikan pelayanan terhadap tersangka anak yang terlibat kasus narkotika. Ekspektasi tersebut sebenarnya merupakan sebuah refleksi dari keinginan masyarakat agar tidak terjadi sebuah dramatisasi kejahatan (dramatization of evil) dalam proses penyidikan guna menghindari anak tersebut melakukan pengulangan penyimpangan atau tindak pidana narkotika (secondary of deviation). Kemudian merujuk pada sepuluh karakteristik pelayanan dan ketentuan khusus yang ada pada UU No. 3 Tahun 1997 tentang Pengadilan Anak, maka dapat dikatakan bahwa Sat Narkoba Pokes Metro Bekasi telah berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang terbaik terhadap tersangka anak. Kondisi pelayanan Sat Narkoba Pokes Metro Bekasi di bidang penyidikan dengan anak sebagai tersangka dipengaruhi oleh faktor- faktor berupa men and women, materials, machines, money dan markets. Dan faktor ini juga dapat terlihat bahwa para penyidik Sat Narkoba Polres Metro Bekasi ditengah keterbatasan-keterbatasannya berupaya memaksimalkan faktor-faktor pendukung tersebut guna memberikan pelayanan yang terbaik bagi tersangka anak. Untuk mengatasi masalah tidak dimilikinya penyidik khusus anak dan keterbatasan anggaran, penelitian ini memberikan rekomendaci agar Sat Narkoba Polres Metro Bekasi melakukan koordinasi dengan Unit PPA Sat Reskrim Pokes Metro Bekasi dalam bentuk menggunakan penyidik anak yang dimiliki Unit PPA Sat Reskrim Polres Metro Bekasi dan fasilitas berupa ruang pemeriksaan khusus untuk anak dan perempuan, serta dalam bentuk menitipkan anggota-anggota Sat Narkoba Pokes Metro Bekasi kepada Unit PPA Sat Reskrim Pokes Metro Bekasi untuk mendapatkan pelatihan-pelatihan terkait dengan penanganan anak yang berkonflik dengan hukum.

File Digital

51-08-123.pdf
skripsi/51-08-123.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
3832. (2008). Pelayanan di bidang penyidikan tindak pidana narkotika dengan tersangka anak pada satuan narkoba Polres Metro Bekasi. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.