Cover tidak tersedia
Judul
Kualitas pelayanan satuan Reskrim terhadap tersangka kasus makar fran kedaulatan Maluku/Republik Maluku Selatan pada Polres pulau Ambon dan pulau-pulau Lease
Pengarang
Jimmy Christian Samma
No. Panggil
51-08-110
Penerbit
PTIK
Tahun
2008
Subjek
3799

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 51-08-110
100Entri Utama Nama orang 3800
245Judul Utama Kualitas pelayanan satuan Reskrim terhadap tersangka kasus makar fran kedaulatan Maluku/Republik Maluku Selatan pada Polres pulau Ambon dan pulau-pulau Lease
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2008
300Deskripsi Fisik xii, 116 hlm.: 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Konflik sosial di Ambon mengakibatkan timbulnya berbagai permasalahan sosial. Profesionalisme Poiri adalah keharusan,Profesionalisme ditandai dengan Independensi, Adil, Menghormati Hukum dan Ham dim Gakkum ,Moralitas, integritas, dan kompetensi mempengaruh profesionalisme, Paradox dalam prestasi Polisi mengungkap kasus kejahatan adalah penyangkalan bap oleh tsk di pengadilan yang diakibatkan oleh penyidik yang selalu mengejar pengakuan tersangka pada saat pemeriksaan.
Permasalahan penelitian yang diteliti adalah: 1.Bagaimana pelayanan Satuan Reskrim Polres P. Ambon dan P.P. Lease dalam melayani Pelaku Tindak Pidana Makar Front Kedaulatan Maluku/ Republik Maluku Selatan ?, 2.Bagaimanakah kualitas pelayanan Satuan Reskrim Polres P. Ambon dan P.P. Lease terhadap tersangka Front Kedaulatan Maluku/ Republik Maluku Selatan?, 3.Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi dalam proses pelayanan terhadap tersangka Front Kedaulatan Maluku/ Republik Maluku Selatan pada Satuan Reskrim Polres P. Ambon dan RP. Lease?. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif sedangkan kepustakaan konseptual yang digunakan adalah konsep tugas dan tanggung jawab reserse kriminal, konsep penegakan hukum,teori pelayanan prima, konsep pelayanan publik, teori kualitas pelayanan.
Temuan penelitian yaitu pertama pelaksanaan prosedur pelayanan terhadap tersangka kasus makar FKM/RMS bersumber pada hak-hak tersangka yang tersurat dalam undang-undang No 8 Tabun 1981 tentang KUHAP meliputi tersangka dalam memberikan keterangan, pemberian bantuan hukum, kunjungan rohaniawan, kunjungan keluarga, pemberian keterangan secara bebas, kunjungan dokter, dan kewajiban pembuktian. Kedua kualitas pelayanan yang diberikan oleh Satreskrim Pokes P.Ambon dan P.P. Lease yang meliputi lima dimensi kualitas pelayanan yaitu Reliability, assurance, tengibles,emphaty dan responsiveness. Dari hal tersebut ditemukan banyak hal dimana penyidik melakukan tindakan kekerasan, tidak memberikan hak-hak yang seharusnya diberikan oleh penyidik terhadap tersangka, Ketiga adanya faktor-faktor yang mempengaruhi yang berasal dari internal satuan reskrim maupun ekstemal yang ikut mempengaruhi kualitas pelayanan yang diberikan oleh Satuan Reskrim Pokes P.Ambon dan P.P Lease
Dalam pembahasan yang berdasarkan teori dan konsep yang digunakan di atas dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan yang diberikan oleh penyidik satuan reskrim Polres P.Ambon dan P.P.Lease masih sangat rendah yang diakibatkan oleh penyimpangan dari aturan , tidak memberikan hak-hak tersangka maupun adanya faktor-faktor yang mempengaruhi baik yang berasal dari internal maupun dari eksternal.kemudian penulis menyarankan agar dalam pelaksanaan tugas penyidik tidak melakukan cara-cara kekerasan, agar dilakukan peningkatan kemampuan penyidikan dengan kejuruan maupun pelatihan dan agar dibuat suatu mekanisme yang baku tentang pengendalian yang efektif.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 3799
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
51-08-110 51-08-110 51-08-110 TERSEDIA

Abstrak

Konflik sosial di Ambon mengakibatkan timbulnya berbagai permasalahan sosial. Profesionalisme Poiri adalah keharusan,Profesionalisme ditandai dengan Independensi, Adil, Menghormati Hukum dan Ham dim Gakkum ,Moralitas, integritas, dan kompetensi mempengaruh profesionalisme, Paradox dalam prestasi Polisi mengungkap kasus kejahatan adalah penyangkalan bap oleh tsk di pengadilan yang diakibatkan oleh penyidik yang selalu mengejar pengakuan tersangka pada saat pemeriksaan. Permasalahan penelitian yang diteliti adalah: 1.Bagaimana pelayanan Satuan Reskrim Polres P. Ambon dan P.P. Lease dalam melayani Pelaku Tindak Pidana Makar Front Kedaulatan Maluku/ Republik Maluku Selatan ?, 2.Bagaimanakah kualitas pelayanan Satuan Reskrim Polres P. Ambon dan P.P. Lease terhadap tersangka Front Kedaulatan Maluku/ Republik Maluku Selatan?, 3.Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi dalam proses pelayanan terhadap tersangka Front Kedaulatan Maluku/ Republik Maluku Selatan pada Satuan Reskrim Polres P. Ambon dan RP. Lease?. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif sedangkan kepustakaan konseptual yang digunakan adalah konsep tugas dan tanggung jawab reserse kriminal, konsep penegakan hukum,teori pelayanan prima, konsep pelayanan publik, teori kualitas pelayanan. Temuan penelitian yaitu pertama pelaksanaan prosedur pelayanan terhadap tersangka kasus makar FKM/RMS bersumber pada hak-hak tersangka yang tersurat dalam undang-undang No 8 Tabun 1981 tentang KUHAP meliputi tersangka dalam memberikan keterangan, pemberian bantuan hukum, kunjungan rohaniawan, kunjungan keluarga, pemberian keterangan secara bebas, kunjungan dokter, dan kewajiban pembuktian. Kedua kualitas pelayanan yang diberikan oleh Satreskrim Pokes P.Ambon dan P.P. Lease yang meliputi lima dimensi kualitas pelayanan yaitu Reliability, assurance, tengibles,emphaty dan responsiveness. Dari hal tersebut ditemukan banyak hal dimana penyidik melakukan tindakan kekerasan, tidak memberikan hak-hak yang seharusnya diberikan oleh penyidik terhadap tersangka, Ketiga adanya faktor-faktor yang mempengaruhi yang berasal dari internal satuan reskrim maupun ekstemal yang ikut mempengaruhi kualitas pelayanan yang diberikan oleh Satuan Reskrim Pokes P.Ambon dan P.P Lease Dalam pembahasan yang berdasarkan teori dan konsep yang digunakan di atas dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan yang diberikan oleh penyidik satuan reskrim Polres P.Ambon dan P.P.Lease masih sangat rendah yang diakibatkan oleh penyimpangan dari aturan , tidak memberikan hak-hak tersangka maupun adanya faktor-faktor yang mempengaruhi baik yang berasal dari internal maupun dari eksternal.kemudian penulis menyarankan agar dalam pelaksanaan tugas penyidik tidak melakukan cara-cara kekerasan, agar dilakukan peningkatan kemampuan penyidikan dengan kejuruan maupun pelatihan dan agar dibuat suatu mekanisme yang baku tentang pengendalian yang efektif.

File Digital

51-08-110.pdf
skripsi/51-08-110.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
3800. (2008). Kualitas pelayanan satuan Reskrim terhadap tersangka kasus makar fran kedaulatan Maluku/Republik Maluku Selatan pada Polres pulau Ambon dan pulau-pulau Lease. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.