Cover tidak tersedia
Judul
kecepatan dan ketanggapan Satreskrim Poltabes Pontianak dalam penanganan perkara kejahatan di wilayah kota besar Pontianak selama kurun waktu 3 tahun terakhir
Pengarang
Ahmad Yusuf Afandi
No. Panggil
51-08-102
Penerbit
PTIK
Tahun
2008
Subjek
3779

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 51-08-102
100Entri Utama Nama orang 3780
245Judul Utama kecepatan dan ketanggapan Satreskrim Poltabes Pontianak dalam penanganan perkara kejahatan di wilayah kota besar Pontianak selama kurun waktu 3 tahun terakhir
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2008
300Deskripsi Fisik xii, 92 hlm.: 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Dalam skripsi ini, penulis mengangkat hal yang berkaitan dengan pelayanan Sat. Reskrim Poltabes Pontianak dalam bidang penyidikan tindak pidana curat, curas dan pembunuhan. Isu sentralnya adalah tentang kecepatan dan ketanggapan Sat. Reskrim dalam menangani perkara kejahatan tersebut

Permasalahan dalam penelitian adalah bagaimana kecepatan dan ketanggapan Sat. Reskrim Poltabes Pontianak dalam menangani perkara kejahatan di wilayah hukum Poltabes Pontianak, dengan persoalan-persoalan, antara lain: bagaimana kuantitas dan kualitas kejahatan curat, curas dan pembunuhan yang terjadi selama tiga tahun terakhir, bagaimana penilaian dan respon masyarakat terhadap pelayanan Sat. Reskrim, sejauh mana upaya Sat. Reskrim dalam penegakan hukum perkara curat, curas dan pembunuhan, serta faktor-faktor apa yang mempengaruhi kinerja Sat. Reskrim dalam menangani kejahatan tersebut.

Penelitian dilaksanakan dari tanggal 18 Oktober sampai dengan 18 November 2008, berlokasi di wilayah Pontianak dan sekitamya, dengan lokasi utama di Mapoltabes Pontianak dan tempat kejadian perkara pidana. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode field research. Sumber informasi adalah Kasat Reskrim, Kanitlanggota Unit Resmob, penyidik Unit Reskrimum dan masyarakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan penelitian dokumen. Sedangkan teknik analisis data yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan.

Temuan penelitian antara lain adalah kuantitas kejahatan curat, curas dan pembunuhan yang cenderung tinggi dengan kualitas yang beragam, kemudian secara umum masyarakat menilai pelayanan yang diberikan Sat. Reskrim sudah balk, namun masih ada masyarakat yang merasa kurang puas atas pelayanan tersebut, upaya yang dilakukan Sat. Reskrim dalam menangani perkara curat, curas dan pembunuhan, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan kepada masyarakat adalah dengan pelatihan dan pendidikan kejuruan, pemberdayaan lacing serse, pengadaan nomor hat line pengaduan, sikap ramah dan santun, pemberdayaan SP2HP dan pemberian konseling kepada korban curas atau keluarga korban pembunuhan,
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 3779
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
51-08-102 51-08-102 51-08-102 TERSEDIA

Abstrak

Dalam skripsi ini, penulis mengangkat hal yang berkaitan dengan pelayanan Sat. Reskrim Poltabes Pontianak dalam bidang penyidikan tindak pidana curat, curas dan pembunuhan. Isu sentralnya adalah tentang kecepatan dan ketanggapan Sat. Reskrim dalam menangani perkara kejahatan tersebut Permasalahan dalam penelitian adalah bagaimana kecepatan dan ketanggapan Sat. Reskrim Poltabes Pontianak dalam menangani perkara kejahatan di wilayah hukum Poltabes Pontianak, dengan persoalan-persoalan, antara lain: bagaimana kuantitas dan kualitas kejahatan curat, curas dan pembunuhan yang terjadi selama tiga tahun terakhir, bagaimana penilaian dan respon masyarakat terhadap pelayanan Sat. Reskrim, sejauh mana upaya Sat. Reskrim dalam penegakan hukum perkara curat, curas dan pembunuhan, serta faktor-faktor apa yang mempengaruhi kinerja Sat. Reskrim dalam menangani kejahatan tersebut. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 18 Oktober sampai dengan 18 November 2008, berlokasi di wilayah Pontianak dan sekitamya, dengan lokasi utama di Mapoltabes Pontianak dan tempat kejadian perkara pidana. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode field research. Sumber informasi adalah Kasat Reskrim, Kanitlanggota Unit Resmob, penyidik Unit Reskrimum dan masyarakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan penelitian dokumen. Sedangkan teknik analisis data yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian antara lain adalah kuantitas kejahatan curat, curas dan pembunuhan yang cenderung tinggi dengan kualitas yang beragam, kemudian secara umum masyarakat menilai pelayanan yang diberikan Sat. Reskrim sudah balk, namun masih ada masyarakat yang merasa kurang puas atas pelayanan tersebut, upaya yang dilakukan Sat. Reskrim dalam menangani perkara curat, curas dan pembunuhan, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan kepada masyarakat adalah dengan pelatihan dan pendidikan kejuruan, pemberdayaan lacing serse, pengadaan nomor hat line pengaduan, sikap ramah dan santun, pemberdayaan SP2HP dan pemberian konseling kepada korban curas atau keluarga korban pembunuhan,

File Digital

51-08-102.pdf
skripsi/51-08-102.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
3780. (2008). kecepatan dan ketanggapan Satreskrim Poltabes Pontianak dalam penanganan perkara kejahatan di wilayah kota besar Pontianak selama kurun waktu 3 tahun terakhir. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.