Cover tidak tersedia
Judul
Implementasi reformasi Polri dalam proses penerbitan Surat Ijin Mengemudi (SIM) oleh Satlantas Polres Nganjuk
Pengarang
Yakhob Silvana Delareskha
No. Panggil
51-08-091
Penerbit
PTIK
Tahun
2008
Subjek
3744

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 51-08-091
100Entri Utama Nama orang 3745
245Judul Utama Implementasi reformasi Polri dalam proses penerbitan Surat Ijin Mengemudi (SIM) oleh Satlantas Polres Nganjuk
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2008
300Deskripsi Fisik xii, 113 hlm.: 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Berakhirnya era orde baru melahirkan era baru yang masyhur yaitu Reformasi. Awal dengan berjalannya reformasi membawa Indonesia keparadigma baru dalam budaya birokrasi. Polri sebagaimana bagian dari reformasi bangsa merupakan suatu konsepsi yang diharapkan menjadi titik awal perubahan integral yaitu sruktural, instrumental dan kultural yang terwujud dalam bentuk kualitas pelayanan Polri.
Perumusan dari permasalahan ini adalah upaya Satlantas Polres Nganjuk dalam mengimplementasikan Reformasi Polri pada pelaksanaan pelayanan yang transparasi pada proses penerbitan SIM, serta melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi.
Metodologi yang dilakukan oleh peneliti adalah pendekatan kualitalif dengan metode penelitian lapangan sedangkan teknik pengumpulan data dengan Cara melakukan wawancara yang mendalam tehadap surnber data, telaah dokumen dan observasi.
Penelitian ini dilaksanakan di Polres Nganjuk sedangkan hasil penelitian menunjukkan Satlantas Polres Nganjuk dalam mengimplementasikan reformasi Polri kedalam pelayanan penerbitan SIM menemui hambatan yang disebabkan dari faktor internal dan eksternal antara lain; adanya petugas pelayanan banyak yang belum mempunyai kecakapan / kejuruan pendidikan profesi dalam bidang regestrasi dan identifikasi mengemudi; sikap sopan santun, tampang dan kerapian pada anggota yang bertugas dalam pelayanan SIM belum mencerminkan sikap 3S (senyum, saps, salam); adanya oknum petugas yang meneari keuntunggan pribadi didalam proses penerbitan SIM; adanya petugas pelayanan SIM yang tidak disiplin dan tepat waktu dalam memberikan pelayanan penerbitan SIM; Sarana dan Prasarana Satlantas Polres Nganjuk yang tidak ada ruangan fasilitas proses sidik jari; loket pendaftaran dan pembayaran PNBP penerbitan SIM kaca yang dipasang kurang mencerminkan transparasi; ruang tunggu pada pelayanan SIM masih sempit dan kurang nyaman, tempat ujian praktek yang berada di halaman depan Polres Nganjuk yang kurang memenuhi syarat, kendaraan bermotor yang dipakai untuk melakukan ujian praktek tidak ada; ruang penyimpanan berkas / arsip SIM sempit dan di campur dengan barang-barang lain sehingga dapat mengakibatkan kerusakan pada berkas.
Dalam tulisan ini juga penulis memberikan saran sesuai temuan di iapangan yang telah dibahas dengan menggunakan konsep reformasi Polri, konsep pelayanan prima, konsep reformasi pelayanan publik dan teori manajemen yang relevan sebagai pisau analisis untuk mengupas permasalahan didalam pelayanan proses penerbitan SIM.
Sedangkan wujud yang dilakukan Satlantas Polres Nganjuk harus dengan mengoptimalkan pelayanan proses penerbitan SIM secara prima dengan melaksanakan tindakan perencanaan, pengorganisasian, mengarahkan dan pengawasan yang diawali pada aspek struktural, aspek integral dan aspek kultural guna mendapatkan kualitas pelayanan yang aktual dan terpercaya di masyarakat.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 3744
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
51-08-091 51-08-091 51-08-091 TERSEDIA

Abstrak

Berakhirnya era orde baru melahirkan era baru yang masyhur yaitu Reformasi. Awal dengan berjalannya reformasi membawa Indonesia keparadigma baru dalam budaya birokrasi. Polri sebagaimana bagian dari reformasi bangsa merupakan suatu konsepsi yang diharapkan menjadi titik awal perubahan integral yaitu sruktural, instrumental dan kultural yang terwujud dalam bentuk kualitas pelayanan Polri. Perumusan dari permasalahan ini adalah upaya Satlantas Polres Nganjuk dalam mengimplementasikan Reformasi Polri pada pelaksanaan pelayanan yang transparasi pada proses penerbitan SIM, serta melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi. Metodologi yang dilakukan oleh peneliti adalah pendekatan kualitalif dengan metode penelitian lapangan sedangkan teknik pengumpulan data dengan Cara melakukan wawancara yang mendalam tehadap surnber data, telaah dokumen dan observasi. Penelitian ini dilaksanakan di Polres Nganjuk sedangkan hasil penelitian menunjukkan Satlantas Polres Nganjuk dalam mengimplementasikan reformasi Polri kedalam pelayanan penerbitan SIM menemui hambatan yang disebabkan dari faktor internal dan eksternal antara lain; adanya petugas pelayanan banyak yang belum mempunyai kecakapan / kejuruan pendidikan profesi dalam bidang regestrasi dan identifikasi mengemudi; sikap sopan santun, tampang dan kerapian pada anggota yang bertugas dalam pelayanan SIM belum mencerminkan sikap 3S (senyum, saps, salam); adanya oknum petugas yang meneari keuntunggan pribadi didalam proses penerbitan SIM; adanya petugas pelayanan SIM yang tidak disiplin dan tepat waktu dalam memberikan pelayanan penerbitan SIM; Sarana dan Prasarana Satlantas Polres Nganjuk yang tidak ada ruangan fasilitas proses sidik jari; loket pendaftaran dan pembayaran PNBP penerbitan SIM kaca yang dipasang kurang mencerminkan transparasi; ruang tunggu pada pelayanan SIM masih sempit dan kurang nyaman, tempat ujian praktek yang berada di halaman depan Polres Nganjuk yang kurang memenuhi syarat, kendaraan bermotor yang dipakai untuk melakukan ujian praktek tidak ada; ruang penyimpanan berkas / arsip SIM sempit dan di campur dengan barang-barang lain sehingga dapat mengakibatkan kerusakan pada berkas. Dalam tulisan ini juga penulis memberikan saran sesuai temuan di iapangan yang telah dibahas dengan menggunakan konsep reformasi Polri, konsep pelayanan prima, konsep reformasi pelayanan publik dan teori manajemen yang relevan sebagai pisau analisis untuk mengupas permasalahan didalam pelayanan proses penerbitan SIM. Sedangkan wujud yang dilakukan Satlantas Polres Nganjuk harus dengan mengoptimalkan pelayanan proses penerbitan SIM secara prima dengan melaksanakan tindakan perencanaan, pengorganisasian, mengarahkan dan pengawasan yang diawali pada aspek struktural, aspek integral dan aspek kultural guna mendapatkan kualitas pelayanan yang aktual dan terpercaya di masyarakat.

File Digital

51-08-091.pdf
skripsi/51-08-091.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
3745. (2008). Implementasi reformasi Polri dalam proses penerbitan Surat Ijin Mengemudi (SIM) oleh Satlantas Polres Nganjuk. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.