Cover tidak tersedia
Judul
Analisis kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polda Jabar
Pengarang
tri Suryanti
No. Panggil
51-08-090
Penerbit
PTIK
Tahun
2008
Subjek
3742

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 51-08-090
100Entri Utama Nama orang 3743
245Judul Utama Analisis kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polda Jabar
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2008
300Deskripsi Fisik xii, 101 hlm.: 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Reformasi yang digulirkan pada tahun 1998 telah banyak menimbulkan perubahan pada organisasi Polri. Perubahan yang paling mendasar yaitu yang berhubungan dengan kedudukan Poiri di mana sejak awal 1999 Poiri sudah di pisahkan dari ikatannya dengan TNI di dalam ABRI. Perubahan ini yang kemudian mendorong Poiri untuk melakukan perubahan perubahan yaitu perubahan kultural, struktural dan instrumental.
Reformasi tersebut dimaksudkan untuk membentuk suatu pemerintahan yang hams di jalankan secara lebih baik atau yang dikenal dengan istilah good governance. Poiri sebagai bagian dari pemerintahan Indonesia juga berupaya untuk merubah din menjadi lebih baik. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Polri adalah dalam hal pelayanan kepada masyarakat. Sesuai dengan UU No 2/2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia pasal 13 dimana salah satu tugas pokok Polri adalah memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.
Berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat maka penulis merasa perlu mengadakan penelitian terhadap penyelenggaraan tugas pelayanan kepada masyarakat tersebut. Peneliti merasa perlu untuk mengetahui sampai sejauh mana masyarakat puas terhadap pelayanan Polri. Pelayanan disini adalah pelayanan yang di berikan Polda Jabar yaitu pelayanan SKCK yang prosesnya di berikan oleh Direktorat Intelkam. Penelitian ini bermaksud ingin mengetahui apakah masyarakat puas terhadap pelayanan SKCK tersebut.
Permasalahan yang ditemukan adalah seberapa jauh masyarakat puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh Sie yanmin Dit Intelkam Polda Jabar dengan variabel kualitas pelayanan yang terdiri dari variabel reability (keandalan), responsiveness (cepat tanggap), assurance (jaminan), emphaty (empati) dan tangible ( kasat mata) yang kemudian dianalisis dengan menggunakan Cognintive Dissonance Theory dimana dalam teori ini bahwa Kepuasan Pelanggan didefinisikan sebagai evaluasi yang memberikan hasil dimana pengalamam yang dirasakan setidaknya sama baiknya (sesuai) dengan yang diharapkan.
Sebelum menganalisis data, instrumen yang digunakan dalam penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya terlebih dahulu. Tehnik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantitatif. Sedangkanuntuk menguji hipotesisdigunakan rumus Wilcoxon Sign Rank Test. Dari hasil perhitungan Wilcoxon Sign Rank Test didapat bahwa semua item dalam variabel kualitas pelayanan menunjukkan bahwa Zobs > Ztabel sehingga dapat disimpulkan bahwa masyarakat puas terhadap pelayanan SKCK yang diberikan oleh Polda Jabar sehingga dari perhitungan interval serta diagram pie dapat digambarkan secara jelas bahwa 64% masyarakat sangat puas 29% masyarakat puas dan 7% masyarakat merasa cukup puas terhadap pelayanan SKCK di Polda Jabar.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 3742
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
51-08-090 51-08-090 51-08-090 TERSEDIA

Abstrak

Reformasi yang digulirkan pada tahun 1998 telah banyak menimbulkan perubahan pada organisasi Polri. Perubahan yang paling mendasar yaitu yang berhubungan dengan kedudukan Poiri di mana sejak awal 1999 Poiri sudah di pisahkan dari ikatannya dengan TNI di dalam ABRI. Perubahan ini yang kemudian mendorong Poiri untuk melakukan perubahan perubahan yaitu perubahan kultural, struktural dan instrumental. Reformasi tersebut dimaksudkan untuk membentuk suatu pemerintahan yang hams di jalankan secara lebih baik atau yang dikenal dengan istilah good governance. Poiri sebagai bagian dari pemerintahan Indonesia juga berupaya untuk merubah din menjadi lebih baik. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Polri adalah dalam hal pelayanan kepada masyarakat. Sesuai dengan UU No 2/2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia pasal 13 dimana salah satu tugas pokok Polri adalah memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat maka penulis merasa perlu mengadakan penelitian terhadap penyelenggaraan tugas pelayanan kepada masyarakat tersebut. Peneliti merasa perlu untuk mengetahui sampai sejauh mana masyarakat puas terhadap pelayanan Polri. Pelayanan disini adalah pelayanan yang di berikan Polda Jabar yaitu pelayanan SKCK yang prosesnya di berikan oleh Direktorat Intelkam. Penelitian ini bermaksud ingin mengetahui apakah masyarakat puas terhadap pelayanan SKCK tersebut. Permasalahan yang ditemukan adalah seberapa jauh masyarakat puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh Sie yanmin Dit Intelkam Polda Jabar dengan variabel kualitas pelayanan yang terdiri dari variabel reability (keandalan), responsiveness (cepat tanggap), assurance (jaminan), emphaty (empati) dan tangible ( kasat mata) yang kemudian dianalisis dengan menggunakan Cognintive Dissonance Theory dimana dalam teori ini bahwa Kepuasan Pelanggan didefinisikan sebagai evaluasi yang memberikan hasil dimana pengalamam yang dirasakan setidaknya sama baiknya (sesuai) dengan yang diharapkan. Sebelum menganalisis data, instrumen yang digunakan dalam penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya terlebih dahulu. Tehnik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantitatif. Sedangkanuntuk menguji hipotesisdigunakan rumus Wilcoxon Sign Rank Test. Dari hasil perhitungan Wilcoxon Sign Rank Test didapat bahwa semua item dalam variabel kualitas pelayanan menunjukkan bahwa Zobs > Ztabel sehingga dapat disimpulkan bahwa masyarakat puas terhadap pelayanan SKCK yang diberikan oleh Polda Jabar sehingga dari perhitungan interval serta diagram pie dapat digambarkan secara jelas bahwa 64% masyarakat sangat puas 29% masyarakat puas dan 7% masyarakat merasa cukup puas terhadap pelayanan SKCK di Polda Jabar.

File Digital

51-08-090.pdf
skripsi/51-08-090.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
3743. (2008). Analisis kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polda Jabar. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.