Cover tidak tersedia
Judul
Kualitas pelayanan penerbitan SIM pada Satlantas Poltabes Bandar Lampung
Pengarang
Leo Dedy
No. Panggil
51-08-063
Penerbit
PTIK
Tahun
2008
Subjek
3659

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 51-08-063
100Entri Utama Nama orang 3660
245Judul Utama Kualitas pelayanan penerbitan SIM pada Satlantas Poltabes Bandar Lampung
100aNo. Mahasiswa
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2008
300Deskripsi Fisik xii, 158 hlm.: 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Latar belakang penelitian ini dilatar belakangi oleh masaih adanya keluhan dan kritikan dari masayarakat (Lampost, 2005) mengenai kualitas pelayanan penerbitan SIM pada Satuan Lantas Poltabes Bandar Lampung dalam memeberikan pelayanan khususnya pelayanan penerbitan SIM. Maka tujuan dalam penelitian ini yang menjadi perhatian/fokus adalah untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan penerbitan SIM dan bagaimana harapan yang diinginkan masyarakat serta upaya apakah yang perlu dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Poltabes Bandar Lampung dalam meningkatkan kualitas pelayanan penerbitan SIM yang juga sebagai fungsi kontrol/kendali.
Pendekatan dalam penelitian ini ailah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dimana peneliti mendeskripsikan atau menggambarkan secara nyata tentang bagaimana kualitas pelayanan penerbitan SIM dan bagaimana harapan yang diinginkan masyarakat dalam pelayanan penerbitan SIM dengan menggunakan metode penelitian lapangan (Field research) peneliti berusaha untuk menggali dan mengumpulkan berbagai informasi/data tersebut, dan dalam mengumpulkan data tersebut peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yang meliputi teknik wawancara, pengamatan/observasi dan studi dokumen, peneliti ini dilaksanakan dari tanggal 18 Oktober sampai dengan 12 November 2008 pada Satpas Poltabes Bandar Lampung.
Berdasarkan hasil penelitian dilapangan penulis menemukan bahwa pada umumnya kualitas pelayanan penerbitan SIM pada SATPAS sat Lantas Poltabes Bandar Lampung secara umum cukup baik dimana petugas pelayanan dalam memberikan pelayanan penerbitan SIM telah melayani masyarakat dengan melaksanakan prosedur dan tata cara penerbitan SIM sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku, namum belum sepenuhnya memenuhi harapan dari masyarakat, hal ini tersebut tergambar yaitu pada : Dimensi Tangibles, masih belum tersedianya sarana pelayanan yang lengkap dam memadai. Dimensi Reliability, masaih adanya kesalahan dalam pencetakan SIM. Dimensi Responsiveness, bentuk pelayanan SIM keliling yang diberikan oleh SATPAS Poltabes Bandar Lampung sebagai wujud kesigapan dalam memberikan bentuk-bentuk pelayanan yang baru/berinovasi kepada masyarakat ternyata masih kurang disosialisasikan kepada masyarakat. Dimensi Assurance masih kurang/minimnya keterampilan dan pengetahuan petugas dan masih terdapatnta oknum petugas pelayanan yang menerima uang suap.
Meskipun semua harapan peserta uji belum dapat terpenuhi, peneliti melihat bahwa petugas telah menunjukkan upaya yang maksimal dalam memeberikan, pelayanan dengan segala keterbatasan yang ada. Maka peneliti dapat memberikan saran/rekomendasi yaitu agar penerbitan SIM yang dilakukan SATPA Poltabes Bandar Lampung benar-benar dilakanakan sesuai dengan prosedur dan tatacara yang berlaku dimana penerbitan SIM selain sebagai pelayanan juga sebagai fungsi kontrol dan pengawasan dimana SIM yang diberikan kepada peserta uji yang telah lulus uji administrasi, teori dan praktek dan dianggap mampu (memiliki ketrampilan dan pengetahuan tentang lalu lintas) serta memiliki kesadaran dan tanggung jawab akan keselamatan diri maupun bagi orang lain.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik 3659
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
51-08-063 51-08-063 51-08-063 TERSEDIA

Abstrak

Latar belakang penelitian ini dilatar belakangi oleh masaih adanya keluhan dan kritikan dari masayarakat (Lampost, 2005) mengenai kualitas pelayanan penerbitan SIM pada Satuan Lantas Poltabes Bandar Lampung dalam memeberikan pelayanan khususnya pelayanan penerbitan SIM. Maka tujuan dalam penelitian ini yang menjadi perhatian/fokus adalah untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan penerbitan SIM dan bagaimana harapan yang diinginkan masyarakat serta upaya apakah yang perlu dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Poltabes Bandar Lampung dalam meningkatkan kualitas pelayanan penerbitan SIM yang juga sebagai fungsi kontrol/kendali. Pendekatan dalam penelitian ini ailah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dimana peneliti mendeskripsikan atau menggambarkan secara nyata tentang bagaimana kualitas pelayanan penerbitan SIM dan bagaimana harapan yang diinginkan masyarakat dalam pelayanan penerbitan SIM dengan menggunakan metode penelitian lapangan (Field research) peneliti berusaha untuk menggali dan mengumpulkan berbagai informasi/data tersebut, dan dalam mengumpulkan data tersebut peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yang meliputi teknik wawancara, pengamatan/observasi dan studi dokumen, peneliti ini dilaksanakan dari tanggal 18 Oktober sampai dengan 12 November 2008 pada Satpas Poltabes Bandar Lampung. Berdasarkan hasil penelitian dilapangan penulis menemukan bahwa pada umumnya kualitas pelayanan penerbitan SIM pada SATPAS sat Lantas Poltabes Bandar Lampung secara umum cukup baik dimana petugas pelayanan dalam memberikan pelayanan penerbitan SIM telah melayani masyarakat dengan melaksanakan prosedur dan tata cara penerbitan SIM sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku, namum belum sepenuhnya memenuhi harapan dari masyarakat, hal ini tersebut tergambar yaitu pada : Dimensi Tangibles, masih belum tersedianya sarana pelayanan yang lengkap dam memadai. Dimensi Reliability, masaih adanya kesalahan dalam pencetakan SIM. Dimensi Responsiveness, bentuk pelayanan SIM keliling yang diberikan oleh SATPAS Poltabes Bandar Lampung sebagai wujud kesigapan dalam memberikan bentuk-bentuk pelayanan yang baru/berinovasi kepada masyarakat ternyata masih kurang disosialisasikan kepada masyarakat. Dimensi Assurance masih kurang/minimnya keterampilan dan pengetahuan petugas dan masih terdapatnta oknum petugas pelayanan yang menerima uang suap. Meskipun semua harapan peserta uji belum dapat terpenuhi, peneliti melihat bahwa petugas telah menunjukkan upaya yang maksimal dalam memeberikan, pelayanan dengan segala keterbatasan yang ada. Maka peneliti dapat memberikan saran/rekomendasi yaitu agar penerbitan SIM yang dilakukan SATPA Poltabes Bandar Lampung benar-benar dilakanakan sesuai dengan prosedur dan tatacara yang berlaku dimana penerbitan SIM selain sebagai pelayanan juga sebagai fungsi kontrol dan pengawasan dimana SIM yang diberikan kepada peserta uji yang telah lulus uji administrasi, teori dan praktek dan dianggap mampu (memiliki ketrampilan dan pengetahuan tentang lalu lintas) serta memiliki kesadaran dan tanggung jawab akan keselamatan diri maupun bagi orang lain.

File Digital

51-08-063.pdf
skripsi/51-08-063.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
3660. (2008). Kualitas pelayanan penerbitan SIM pada Satlantas Poltabes Bandar Lampung. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.