Cover tidak tersedia
- Judul
- Pengaruh kepemimpinan transformasional Kapolsek terhadap kualitas pelayanan masyarakat di Polsek Serpong Tangerang
- Pengarang
- Indra Kurniawan
- No. Panggil
- 51-08-059
- Penerbit
- PTIK
- Tahun
- 2008
- Subjek
- 3651
Metadata Lengkap
| 090No. Panggil Setempat | 51-08-059 |
|---|---|
| 100Entri Utama Nama orang | 3652 |
| 245Judul Utama | Pengaruh kepemimpinan transformasional Kapolsek terhadap kualitas pelayanan masyarakat di Polsek Serpong Tangerang |
| 100aNo. Mahasiswa | |
| 260aTempat Terbit | Jakarta |
| 260bPenerbit | PTIK |
| 260cTahun Terbit | 2008 |
| 300Deskripsi Fisik | xxi, 146 hlm.: 30 cm |
| 500Catatan Umum | |
| 504Catatan Bibliografi | |
| 520Abstrak | Suatu gelombang perubahan besar sedang terjadi meliputi berbagai lingkungan stategis di masyarakat. Berkaitan dengan tugas pokok Polri, perubahan tersebut telah membawa peningkatan tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan Polri. Kondisi tersebut membawa pengaruh kepada lingkungan internal Polri yang kemudian perlu disesuaikan dengan perubahan strategis. Upaya pembenahan manajemen internal Polri dan orientasi pada pelayanan masyarakat dengan berusaha memahami berbagai harapan masyarakat. Kepemimpinan adalah salah satu faktor internal yang mempengaruhi dan implementasi strategi untuk mensikapi perubahan lingkungan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antara kepemimpinan trasformasional Kapolsek terhadap kualitas pelayanan masyarakat pada Polsek Serpong Tangerang. Teori Kepemimpinan Trasformasional dari Mc Gregor Burns dan dikembangkan oleh Bernard Bass, terdiri dari 4 (empat) dimensi kepemimpinan sebagai variabel bebas (X) merupakan gaya kepemimpinan terbaru yang sesuai dengan perubahan lingkungan yang terjadi. Sedangkan kulaitas pelayanan sebagai variabel terikat (Y) dianalisis dengan menggunakan teori pelayanan dari Zheitaml dkk mengenai 5 (lima) dimensi pelayanan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian sensus untuk variabel kepemimpinan Kapolsek, dan penelitian survey sampel untuk variabel kualitas pelayanan. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 50 orang responden untuk masing-masing variabel. Analisis data dengan menggunakan statistik, meliputi uji validitas ( menggunakan rumus koefisien korelasi Pearson ), uji reliabilitas (menggunakan rumus Cronbach's Alpha) dilanjutkan dengan analisis deskriptif, analisis korelasi (dengan rumus Pearson Moment) dan analisis regresi linier sederhana. Hasil analisis data deskripif, kepemimpinan transformasional Kapolsek dinilai sudah efektif, dan kualitas pelayanan masyarakat di Polsek Serpong dirasa sudah baik oleh masyarakat. Dari hasil analisis korelasi dan uji hipotesis bahwa terdapat korelasi yang positif dan signifikan antara kepemimpinan Transformasional Kapolsek dengan kualitas pelayanan masyarakat dengan nilai = 0,883 atau 88,3% hubungan yang sangat kuat dan memiliki pengaruh sebesar 0,775 atau 77,5% mempengaruhi nilai atau keragaman dari variabel kualitas pelayanan masyarakat. Mengetahui keeratan hubungan antara kepemimpinan trasformasional Kapolsek terhadap kualitas pelayanan masyarakat di Polsek Serpong maka peneliti menyampaikan saran agar Kapolsek tetap melaksanakan kepemimpinan dengan seimbang dari masing-masing dimensi kepemimpinan transformasional. Dan walaupun kualitas pelayanan masyarakat di Polsek Serpong telah dinilai baik dtengah upaya Polri untuk lebih meningkatkan profesionalismenya dengan berbagai progam yang saat ini dilaksanakan maka upaya meningkatan profesionalme anggota Polri dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat harus tetap dilakukan. |
| 528Abstrak Bahasa Lain | |
| 650Subjek Topik | 3651 |
| 653Kata Kunci | |
| 700Entri Tambahan Nama Orang | |
| 700cPeran Entri Tambahan Nama Orang | |
| 850Lembaga Pemilik | |
| 852Lokasi |
Eksemplar / Ketersediaan
| No. Panggil | No. Induk | Barcode | Status |
|---|---|---|---|
| 51-08-059 | 51-08-059 | 51-08-059 | TERSEDIA |
Abstrak
Suatu gelombang perubahan besar sedang terjadi meliputi berbagai lingkungan stategis di masyarakat. Berkaitan dengan tugas pokok Polri, perubahan tersebut telah membawa peningkatan tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan Polri. Kondisi tersebut membawa pengaruh kepada lingkungan internal Polri yang kemudian perlu disesuaikan dengan perubahan strategis. Upaya pembenahan manajemen internal Polri dan orientasi pada pelayanan masyarakat dengan berusaha memahami berbagai harapan masyarakat. Kepemimpinan adalah salah satu faktor internal yang mempengaruhi dan implementasi strategi untuk mensikapi perubahan lingkungan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antara kepemimpinan trasformasional Kapolsek terhadap kualitas pelayanan masyarakat pada Polsek Serpong Tangerang.
Teori Kepemimpinan Trasformasional dari Mc Gregor Burns dan dikembangkan oleh Bernard Bass, terdiri dari 4 (empat) dimensi kepemimpinan sebagai variabel bebas (X) merupakan gaya kepemimpinan terbaru yang sesuai dengan perubahan lingkungan yang terjadi. Sedangkan kulaitas pelayanan sebagai variabel terikat (Y) dianalisis dengan menggunakan teori pelayanan dari Zheitaml dkk mengenai 5 (lima) dimensi pelayanan.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian sensus untuk variabel kepemimpinan Kapolsek, dan penelitian survey sampel untuk variabel kualitas pelayanan. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 50 orang responden untuk masing-masing variabel. Analisis data dengan menggunakan statistik, meliputi uji validitas ( menggunakan rumus koefisien korelasi Pearson ), uji reliabilitas (menggunakan rumus Cronbach's Alpha) dilanjutkan dengan analisis deskriptif, analisis korelasi (dengan rumus Pearson Moment) dan analisis regresi linier sederhana.
Hasil analisis data deskripif, kepemimpinan transformasional Kapolsek dinilai sudah efektif, dan kualitas pelayanan masyarakat di Polsek Serpong dirasa sudah baik oleh masyarakat. Dari hasil analisis korelasi dan uji hipotesis bahwa terdapat korelasi yang positif dan signifikan antara kepemimpinan Transformasional Kapolsek dengan kualitas pelayanan masyarakat dengan nilai = 0,883 atau 88,3% hubungan yang sangat kuat dan memiliki pengaruh sebesar 0,775 atau 77,5% mempengaruhi nilai atau keragaman dari variabel kualitas pelayanan masyarakat.
Mengetahui keeratan hubungan antara kepemimpinan trasformasional Kapolsek terhadap kualitas pelayanan masyarakat di Polsek Serpong maka peneliti menyampaikan saran agar Kapolsek tetap melaksanakan kepemimpinan dengan seimbang dari masing-masing dimensi kepemimpinan transformasional. Dan walaupun kualitas pelayanan masyarakat di Polsek Serpong telah dinilai baik dtengah upaya Polri untuk lebih meningkatkan profesionalismenya dengan berbagai progam yang saat ini dilaksanakan maka upaya meningkatan profesionalme anggota Polri dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat harus tetap dilakukan.
File Digital
51-08-059.pdf
skripsi/51-08-059.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.
QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.
Sitasi Cepat
APA
3652. (2008). Pengaruh kepemimpinan transformasional Kapolsek terhadap kualitas pelayanan masyarakat di Polsek Serpong Tangerang. Jakarta : PTIK
Format lainnya
Review Disetujui
Belum ada review.