Cover tidak tersedia
Judul
Peran FKPM dalam penanggulangan premanisme di wilayah hukum Kepolisian Republik Indonesia Sektor Kota Bukittinggi
Pengarang
Dhani Gumilar
No. Panggil
50-08-133
Penerbit
PTIK
Tahun
2008
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 50-08-133
100Entri Utama Nama orang 656
245Judul Utama Peran FKPM dalam penanggulangan premanisme di wilayah hukum Kepolisian Republik Indonesia Sektor Kota Bukittinggi
100aNo. Mahasiswa 5998
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2008
300Deskripsi Fisik
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak <p>Dalam era reformasi sekarang ini konsep penegakan hukum modern adalah mengedepankan tindakan preventif dibanding represif, dalam usaha prefentif Polri mengedepankan pola kemitraan antara masyarakat dengan Pohi yang didukung dengan suatu kebijakan yakni Surat Keputusan Kapolri No. Pol.: Skep/737/X/2005 tanggal 13 Oktober 2005 tentang Kebijakan dan Strategi Penerapan Model Polmas Dalam Penyelenggaraan Tugas Polri. <p>Kebijakan tersebut berisi tentang strategi Perpolisian Masyarakat (Polmas) untuk menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat. Konteks Perpolisian Masyarakat disini adalah untuk mencapai tujuan Polri dimana yang memiliki semboyan Melindungi, Mengayon i dan Melayani Masyarakat dapat diwujudkan, yang diimplementasikan dalam Polmas sebagai strategi dengan terbentuknya FKPM di tingkat kelurahan. <p>Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui sejauh mama peran FKPM dalam penanggulangan premanisme di wilayah hukum Polsekta Bukittinggi serta faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pelaksanaannya. <p>Metodologi yang dilakukan oleh peneliti adalah pendekatan kualitalif dengan metode penelitian lapangan sedangkan teknik pengumpulan data dengan cara melakukan wawancara yang mendalam tehadap sumber data primer, telaah dokumen dan observasi. <p>Penelitian dilaksanakan di wilayah hukum Polsekta Bukittinggi sedangkan hasil penelitian menunjukkan sudah ada peran FKPM dalam penanggulangan premanisme walaupun tidak begitu optimal dikarenakan adanya keterbatacan sarana dan prasarana seperti belum adanya BKPM dan anggaran yang belum turun dari tahun 2006-2008. Namun perannya telah sesuai dengan Teori Perm, Teori Kontrol Sosial dais Teori Komunikasi yang digunakan sebagai pisau analisis dalam mengupas permasalahan tersebut. <p>Dalam tulisan ini juga penuils memberikan saran sesuai temuan di lapangan yang telah dibahas dengan menggunakan teori dan konsep yang relevan sebagai pisau analisis. Saran-saran tersebut antara lain adalah diadakannya pelatihan-pelatihan terhadap anggota FKPM, serta menyarankan untuk meningkatkan kerja sama dengan pemerintah daerah setempat agar anggaran FKPM dapat dianggarkan dalam APBD untuk mendirikan BKPM di setiap kelurahan serta biaya operasionalnya sehingga FKPM dapat berlangsung secara berkesinambungan dalam memelihara keamanan dan ketertiban yang salah satunya menciptakan Kota Bukittinggi babas dari budaya premanisme.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang H. Ritonga, Saefudin TZ.
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
50-08-133 50-08-133 50-08-133 TERSEDIA

Abstrak

<p>Dalam era reformasi sekarang ini konsep penegakan hukum modern adalah mengedepankan tindakan preventif dibanding represif, dalam usaha prefentif Polri mengedepankan pola kemitraan antara masyarakat dengan Pohi yang didukung dengan suatu kebijakan yakni Surat Keputusan Kapolri No. Pol.: Skep/737/X/2005 tanggal 13 Oktober 2005 tentang Kebijakan dan Strategi Penerapan Model Polmas Dalam Penyelenggaraan Tugas Polri. <p>Kebijakan tersebut berisi tentang strategi Perpolisian Masyarakat (Polmas) untuk menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat. Konteks Perpolisian Masyarakat disini adalah untuk mencapai tujuan Polri dimana yang memiliki semboyan Melindungi, Mengayon i dan Melayani Masyarakat dapat diwujudkan, yang diimplementasikan dalam Polmas sebagai strategi dengan terbentuknya FKPM di tingkat kelurahan. <p>Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui sejauh mama peran FKPM dalam penanggulangan premanisme di wilayah hukum Polsekta Bukittinggi serta faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pelaksanaannya. <p>Metodologi yang dilakukan oleh peneliti adalah pendekatan kualitalif dengan metode penelitian lapangan sedangkan teknik pengumpulan data dengan cara melakukan wawancara yang mendalam tehadap sumber data primer, telaah dokumen dan observasi. <p>Penelitian dilaksanakan di wilayah hukum Polsekta Bukittinggi sedangkan hasil penelitian menunjukkan sudah ada peran FKPM dalam penanggulangan premanisme walaupun tidak begitu optimal dikarenakan adanya keterbatacan sarana dan prasarana seperti belum adanya BKPM dan anggaran yang belum turun dari tahun 2006-2008. Namun perannya telah sesuai dengan Teori Perm, Teori Kontrol Sosial dais Teori Komunikasi yang digunakan sebagai pisau analisis dalam mengupas permasalahan tersebut. <p>Dalam tulisan ini juga penuils memberikan saran sesuai temuan di lapangan yang telah dibahas dengan menggunakan teori dan konsep yang relevan sebagai pisau analisis. Saran-saran tersebut antara lain adalah diadakannya pelatihan-pelatihan terhadap anggota FKPM, serta menyarankan untuk meningkatkan kerja sama dengan pemerintah daerah setempat agar anggaran FKPM dapat dianggarkan dalam APBD untuk mendirikan BKPM di setiap kelurahan serta biaya operasionalnya sehingga FKPM dapat berlangsung secara berkesinambungan dalam memelihara keamanan dan ketertiban yang salah satunya menciptakan Kota Bukittinggi babas dari budaya premanisme.

File Digital

50-08-133.pdf
skripsi/50-08-133.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
656; H. Ritonga, Saefudin TZ.. (2008). Peran FKPM dalam penanggulangan premanisme di wilayah hukum Kepolisian Republik Indonesia Sektor Kota Bukittinggi. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.