Cover tidak tersedia
Judul
Peran petugas Polmas dalam membangun kemitraan dengan masyarakat untuk menanggutangi gangguan kamtibmas di wilayah Polsek Banyumanik
Pengarang
Widi Haryawan
No. Panggil
50-08-118
Penerbit
PTIK
Tahun
2008
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 50-08-118
100Entri Utama Nama orang 641
245Judul Utama Peran petugas Polmas dalam membangun kemitraan dengan masyarakat untuk menanggutangi gangguan kamtibmas di wilayah Polsek Banyumanik
100aNo. Mahasiswa 6239
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2008
300Deskripsi Fisik
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak <p>Wilayah hukum Polsek Banyumanik merupakan pintu masuk Kota Semarang yang saat inl mengalami perkembangan yang sangat pesat. Wilayahnya terbagi-bagi dalam wilayah-wilayah pemukiman, perkantoran, industri, kampus, bisnis dan pertokoan. Karena itu sangat rawan akan terjadinya gangguan Kamtibmas, yang menonjol diantaranya adalah curat, curanmor, curas, demo, laka lantas, penganiayaan, narkoba dan kejahatan yang dilakukan oleh oknum TNI/Polri. <p>Polsek Banyumanik harus bekerja untuk meningkatkan kualitas kehidupan warganya dan bertanggung jawab untuk menurunkan angka kriminalitas yang terjadi diwilayahnya namun keluhan yang muncul dari masyarakat tentang pelayanan yang diberikan oleh Polsek maupun banyaknya gangguan kamtibmas yang muncul, tidak mampu ditangani oleh Polsek Banyumanik sendiri karena terbatasnya anggota Polsek. Untuk itu perlu peran aktif dari masyarakat untuk ikut menanggulangi gangguan kamtibmas yang terjadi di wilayah Banyumanik. <p>Melalui studi kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus, penults mencoba untuk melihat peran Petugas Polmas dalam membangun kemitraan dengan masyarakat untuk menanggulangi gangguan kamtibmas yang terjadi di wilayah Polsek banyumanik dan faktor-faktor yang mempengaruhi dalam menerapkan Polmas. <p>Hasil temuan tentang peran Petugas Polmas dianalisa dengan menggunakan teori Fixing Broken Window dari Kelling dan James Q. Willson dan teori peran, sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi dianalisa dengan menggunakan teori manajemen. <p>Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah peran petugas Polmas dalam membangun kemitraan dengan cara Patroli, kunjungan/sambang, binluh dan kontrol siskamling. Selain itu Kapolres juga mencanangkan program Jumat Keliling untuk mensosialisasikan Polmas. <p>Pembentukan FKPM dilakukan setelah masyarakat Banyumanik mengerti dan memahami tentang program Polmas. Pelatihan bagi Petugas Polmas dan pengurus FKPM panting untuk menindakianjuti Kebijakan dan Strategi Polmas agar tetap terjaga dan terarah serta dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas dilapangan agar tercipta persamaan persepsi dalam memecahkan permasalahan yang muncul dan tidak menimbulkan dampak dimasyarakat. <p>Dalam penerapan Polmas di wilayah Banyumanik, walaupun dapat dikatakan telah berjalan dengan baik, namun masih muncui hambatan-hambatan yang apabila tidak segera dicarikan jalan keluarnya dapat menghambat kegiatan Polmas kedepannya. Dengan menggunakan teori manajemen, baik Kapolres Semarang Selatan maupun Kapolsek Banyumanik dapat mengembangkan Kebijakan Polmas di Banyumanik.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang Momo Kelana, Mathius Lepongbulan
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
50-08-118 50-08-118 50-08-118 TERSEDIA

Abstrak

<p>Wilayah hukum Polsek Banyumanik merupakan pintu masuk Kota Semarang yang saat inl mengalami perkembangan yang sangat pesat. Wilayahnya terbagi-bagi dalam wilayah-wilayah pemukiman, perkantoran, industri, kampus, bisnis dan pertokoan. Karena itu sangat rawan akan terjadinya gangguan Kamtibmas, yang menonjol diantaranya adalah curat, curanmor, curas, demo, laka lantas, penganiayaan, narkoba dan kejahatan yang dilakukan oleh oknum TNI/Polri. <p>Polsek Banyumanik harus bekerja untuk meningkatkan kualitas kehidupan warganya dan bertanggung jawab untuk menurunkan angka kriminalitas yang terjadi diwilayahnya namun keluhan yang muncul dari masyarakat tentang pelayanan yang diberikan oleh Polsek maupun banyaknya gangguan kamtibmas yang muncul, tidak mampu ditangani oleh Polsek Banyumanik sendiri karena terbatasnya anggota Polsek. Untuk itu perlu peran aktif dari masyarakat untuk ikut menanggulangi gangguan kamtibmas yang terjadi di wilayah Banyumanik. <p>Melalui studi kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus, penults mencoba untuk melihat peran Petugas Polmas dalam membangun kemitraan dengan masyarakat untuk menanggulangi gangguan kamtibmas yang terjadi di wilayah Polsek banyumanik dan faktor-faktor yang mempengaruhi dalam menerapkan Polmas. <p>Hasil temuan tentang peran Petugas Polmas dianalisa dengan menggunakan teori Fixing Broken Window dari Kelling dan James Q. Willson dan teori peran, sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi dianalisa dengan menggunakan teori manajemen. <p>Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah peran petugas Polmas dalam membangun kemitraan dengan cara Patroli, kunjungan/sambang, binluh dan kontrol siskamling. Selain itu Kapolres juga mencanangkan program Jumat Keliling untuk mensosialisasikan Polmas. <p>Pembentukan FKPM dilakukan setelah masyarakat Banyumanik mengerti dan memahami tentang program Polmas. Pelatihan bagi Petugas Polmas dan pengurus FKPM panting untuk menindakianjuti Kebijakan dan Strategi Polmas agar tetap terjaga dan terarah serta dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas dilapangan agar tercipta persamaan persepsi dalam memecahkan permasalahan yang muncul dan tidak menimbulkan dampak dimasyarakat. <p>Dalam penerapan Polmas di wilayah Banyumanik, walaupun dapat dikatakan telah berjalan dengan baik, namun masih muncui hambatan-hambatan yang apabila tidak segera dicarikan jalan keluarnya dapat menghambat kegiatan Polmas kedepannya. Dengan menggunakan teori manajemen, baik Kapolres Semarang Selatan maupun Kapolsek Banyumanik dapat mengembangkan Kebijakan Polmas di Banyumanik.

File Digital

50-08-118.pdf
skripsi/50-08-118.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
641; Momo Kelana, Mathius Lepongbulan. (2008). Peran petugas Polmas dalam membangun kemitraan dengan masyarakat untuk menanggutangi gangguan kamtibmas di wilayah Polsek Banyumanik. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.