Cover tidak tersedia
Judul
Penyidikan terhadap peredaran obat palsu di Kecamatan Semarang Timur oleh penyiidk Polsek Sidodadi Semarang Timur
Pengarang
Darsono Setyo Ajie
No. Panggil
50-08-095
Penerbit
PTIK
Tahun
2008
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 50-08-095
100Entri Utama Nama orang 619
245Judul Utama Penyidikan terhadap peredaran obat palsu di Kecamatan Semarang Timur oleh penyiidk Polsek Sidodadi Semarang Timur
100aNo. Mahasiswa 6258
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2008
300Deskripsi Fisik
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak <p>Penelitian ini dilakukan bertujuan, yaitu: pertama, terungkapnya modus operandi kasus perdagangan obat palsu, kedua, tergambarnya proses penyidikan dan terungkapnya penerapan pasal dengan unsur pidana yang disangkakan, ketiga, terungkapnya faktor-faktor yang mempengaruhi proses penyidikan. <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan metode studi kasus terhadap proses penyidikan perdagangan obat paisu oleh Polsek Sidodadi Semarang Timur, dan untuk mendapatkan sumber datafinformasi menggunakan sumber primer yaitu Kapolsek Sidodadi, Kanit Reskrim Polsek Sidodadi, penyidiklpenyidik pembantu Polsek Sidodadi, Saksi Ahli BPOM, sedangkan sumber sekunder melalui penelitian dokumen. Tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, telaah dikumen dan untuk tehnik analisa data dilakukan dalam tiga tahap yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa modus operandi yang dilakukan pelaku dianalisis dengan menggunakan teori anomi. Proses penyidikan dianalisis menggunakan konsep penyidikan, penegakan hukum, teori subyektif hukum dan penerapan pasal dianalisis dengan menggunakan konsep tindak pidana, penyidik, teori penjeraan, teori penjeraan, dan teori ilmu hukum. Sedang untuk faktor-faktor yang mempengaruhi dianalisis dengan menggunakan Konsep Faktor Penegakan hokum. <p>Dari hasil penelitian dibuat rekomendasi berupa saran dari hasil penelitian agar Polsek Sidodadi Semarang Timur bekerja sama dengan pihak Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Semarang mengadakan sosialisasi/penerangan tentang bahaya penggunaan/peredaran that palsu, pembagian pamflet, brosur kepada masyarakat tentang bahaya menggunakan obat palsu, penyidik/penyidik pembantu Polsek Sidodadi lebih tegas dalam menerapkan pasal yang dipersangkakan kepada pelaku peredaran obat palsu, serta penerapan pasal kepada pelaku peredaran obat palsu bukan hanya kepada Undang-undang Kesehatan saja tetapi bisa jugs diterapkan Undang-undang yang lain yaitu Undang-undang Merk, KUHP (Tindak Pidana Pemalsuan), dan membuat layanan pengaduan tentang laporanlinformasi mengenai obat palsu yang beredar di Kecamatan Semarang Timur berupa bentuk E-Government, ataupun SMS pengaduan.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang M. Said Saile, Chairul M.S.
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
50-08-095 50-08-095 50-08-095 TERSEDIA

Abstrak

<p>Penelitian ini dilakukan bertujuan, yaitu: pertama, terungkapnya modus operandi kasus perdagangan obat palsu, kedua, tergambarnya proses penyidikan dan terungkapnya penerapan pasal dengan unsur pidana yang disangkakan, ketiga, terungkapnya faktor-faktor yang mempengaruhi proses penyidikan. <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan metode studi kasus terhadap proses penyidikan perdagangan obat paisu oleh Polsek Sidodadi Semarang Timur, dan untuk mendapatkan sumber datafinformasi menggunakan sumber primer yaitu Kapolsek Sidodadi, Kanit Reskrim Polsek Sidodadi, penyidiklpenyidik pembantu Polsek Sidodadi, Saksi Ahli BPOM, sedangkan sumber sekunder melalui penelitian dokumen. Tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, telaah dikumen dan untuk tehnik analisa data dilakukan dalam tiga tahap yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa modus operandi yang dilakukan pelaku dianalisis dengan menggunakan teori anomi. Proses penyidikan dianalisis menggunakan konsep penyidikan, penegakan hukum, teori subyektif hukum dan penerapan pasal dianalisis dengan menggunakan konsep tindak pidana, penyidik, teori penjeraan, teori penjeraan, dan teori ilmu hukum. Sedang untuk faktor-faktor yang mempengaruhi dianalisis dengan menggunakan Konsep Faktor Penegakan hokum. <p>Dari hasil penelitian dibuat rekomendasi berupa saran dari hasil penelitian agar Polsek Sidodadi Semarang Timur bekerja sama dengan pihak Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Semarang mengadakan sosialisasi/penerangan tentang bahaya penggunaan/peredaran that palsu, pembagian pamflet, brosur kepada masyarakat tentang bahaya menggunakan obat palsu, penyidik/penyidik pembantu Polsek Sidodadi lebih tegas dalam menerapkan pasal yang dipersangkakan kepada pelaku peredaran obat palsu, serta penerapan pasal kepada pelaku peredaran obat palsu bukan hanya kepada Undang-undang Kesehatan saja tetapi bisa jugs diterapkan Undang-undang yang lain yaitu Undang-undang Merk, KUHP (Tindak Pidana Pemalsuan), dan membuat layanan pengaduan tentang laporanlinformasi mengenai obat palsu yang beredar di Kecamatan Semarang Timur berupa bentuk E-Government, ataupun SMS pengaduan.

File Digital

50-08-095.pdf
skripsi/50-08-095.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
619; M. Said Saile, Chairul M.S.. (2008). Penyidikan terhadap peredaran obat palsu di Kecamatan Semarang Timur oleh penyiidk Polsek Sidodadi Semarang Timur. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.