Cover tidak tersedia
Judul
Peran Satuan Intelkam Polres Kupang dalam menangani konflik sengketa tanah di kecamatan Oebelo
Pengarang
Nelson Filipe Dias Quintas
No. Panggil
50-08-088
Penerbit
PTIK
Tahun
2008
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 50-08-088
100Entri Utama Nama orang 612
245Judul Utama Peran Satuan Intelkam Polres Kupang dalam menangani konflik sengketa tanah di kecamatan Oebelo
100aNo. Mahasiswa 6188
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2008
300Deskripsi Fisik
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak <p>Penelitian ini dimaksudkan untuk menjelaskan tentang peran Satuan Intelkam Polres Kupang dalam menangani konflik sengketa tanah di Kecamatan Oebelo, menjadi topik yang sangat menarik perhatian publik karena untuk mengetahui sejauhmana peran anggota Polri khususnya anggota Satuan Intelkam Polres Kupang dalam hal melayani masyarakat menangani sengketa tanah di Kecamatan Oebelo, yang mana nantinya dari hasil penelitian tersebut akan mendapat solusi pembinaan, upaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat sehingga masyarakat mempunyai kepercayaan yang baik terhadap Polri dan Polri benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat di tengah-tengah mereka melalui perpolisian masyarakat dalam suatu wadah seperti FKPM (Forum komunikasi Polisi dan masyarakat). <p>Permasalahan penelitian yang dilakukan ini mendeskripsikan apa yang melatarbelakangi terjadinya konflik di desa Oebelo dan Desa Tanah Putih di wilayah hokum Polres Kupang pada periode bulan juli 2008 tersebut, Bagaimana peran yang dilakukan oleh Satuan Intelkam Polres Kupang dalam menangani konflik yang terjadi, serta faktor dan kendala apa yang mempengaruhi proses penanganan konflik yang dilakukan oleh Satuan Intelkam Polres Kupang. <p>Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan tinjauan kepustakaan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua, yaitu : kepustakaan penelitian dan kepustakaan konseptual. Pendekatan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan ini dipilih karena mampu menggambarkan obyek yang diteliti. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Metode ini untuk mengumpulkan informasi tentang suatu peristiwa yang berlangsung secara nyata di lapangan. Perlunya koordinasi antar instansi dalam peran Satuan Intelkam Polres Kupang dalam menangani konflik sengketa tanah di Kecamatan Oebelo. <p>Hasil yang diinginkan adanya peran Satuan Intelkam Polres Kupang dalam menyelesaikan sengketa batas tanah di lima titik antara Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah dengan Desa Tanah Putih, Kecamatan Kupang Timur. Pasalnya, hingga kini belum ada solusi yang ditindaklanjuti. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang dinilai tidak tegas dan tidak ada kesepakatan dalam pertemuan antara warga Desa Oebelo dan Tanah Putih.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang H. Hadiman, Yamin Sumitra
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
50-08-088 50-08-088 50-08-088 TERSEDIA

Abstrak

<p>Penelitian ini dimaksudkan untuk menjelaskan tentang peran Satuan Intelkam Polres Kupang dalam menangani konflik sengketa tanah di Kecamatan Oebelo, menjadi topik yang sangat menarik perhatian publik karena untuk mengetahui sejauhmana peran anggota Polri khususnya anggota Satuan Intelkam Polres Kupang dalam hal melayani masyarakat menangani sengketa tanah di Kecamatan Oebelo, yang mana nantinya dari hasil penelitian tersebut akan mendapat solusi pembinaan, upaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat sehingga masyarakat mempunyai kepercayaan yang baik terhadap Polri dan Polri benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat di tengah-tengah mereka melalui perpolisian masyarakat dalam suatu wadah seperti FKPM (Forum komunikasi Polisi dan masyarakat). <p>Permasalahan penelitian yang dilakukan ini mendeskripsikan apa yang melatarbelakangi terjadinya konflik di desa Oebelo dan Desa Tanah Putih di wilayah hokum Polres Kupang pada periode bulan juli 2008 tersebut, Bagaimana peran yang dilakukan oleh Satuan Intelkam Polres Kupang dalam menangani konflik yang terjadi, serta faktor dan kendala apa yang mempengaruhi proses penanganan konflik yang dilakukan oleh Satuan Intelkam Polres Kupang. <p>Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan tinjauan kepustakaan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua, yaitu : kepustakaan penelitian dan kepustakaan konseptual. Pendekatan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan ini dipilih karena mampu menggambarkan obyek yang diteliti. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Metode ini untuk mengumpulkan informasi tentang suatu peristiwa yang berlangsung secara nyata di lapangan. Perlunya koordinasi antar instansi dalam peran Satuan Intelkam Polres Kupang dalam menangani konflik sengketa tanah di Kecamatan Oebelo. <p>Hasil yang diinginkan adanya peran Satuan Intelkam Polres Kupang dalam menyelesaikan sengketa batas tanah di lima titik antara Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah dengan Desa Tanah Putih, Kecamatan Kupang Timur. Pasalnya, hingga kini belum ada solusi yang ditindaklanjuti. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang dinilai tidak tegas dan tidak ada kesepakatan dalam pertemuan antara warga Desa Oebelo dan Tanah Putih.

File Digital

50-08-088.pdf
skripsi/50-08-088.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
612; H. Hadiman, Yamin Sumitra. (2008). Peran Satuan Intelkam Polres Kupang dalam menangani konflik sengketa tanah di kecamatan Oebelo. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.