Cover tidak tersedia
Judul
Implementasi perpolisian masyarakat sebagai strategi dalam memberdayakan potensi masyarakat guna menciptakan ketentraman umum di wilayah polsek Babakan Madang polres Bogor
Pengarang
Bambang Yudi Wibowo
No. Panggil
50-08-081
Penerbit
PTIK
Tahun
2008
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 50-08-081
100Entri Utama Nama orang 606
245Judul Utama Implementasi perpolisian masyarakat sebagai strategi dalam memberdayakan potensi masyarakat guna menciptakan ketentraman umum di wilayah polsek Babakan Madang polres Bogor
100aNo. Mahasiswa 5944
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2008
300Deskripsi Fisik xi, 83 p. : ill. , 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak <p>Sebagai jawaban tuntutan reformasi Polri telah mengembangkan Konsep Community Policing yang khas Indonesia, yakni Community Policing yang telah disempurnakan kemudian dipadukan dengan bentuk bentuk perpolisian asli masyarakat yang membumi, demokratis, dan sarat dengan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia, sehingga baik sebutan maupun pemahamannnya sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat. Dalam penelitian ini yang menjadi permasalahan adalah gambaran kondisi ketentraman umum masyarakat di wilayah Polsek Babakan Madang, bagaimana implementasi polmas sebagai strategi dalam memberdayakan potensi masyarakat dan Faktor-faktor apa yang mempengaruhi implementasi polmas sebagai strategi dalam memberdayakan potensi masyarakat. Teori yang dipakai antara lain, teori manajemen, komunikasi, peran dan kerjasama. <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriftip. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan beberapa informan seperti, Kapolsek, petugas Polmas, potensi masyarakat (Tomas, Toda, Toga) dan masyarakat. Lama waktu penelitian mulai tanggal 13 Mei sampai dengan 5 Juni 2008. <p>Hasil temuan setelah ada polmas tawuran antar pemuda, antar kampung dapat diselesaikan melalui FKPM dan hingga seat ini tindak pidana yang dilakukan pada saat sebelum Polmas kurang lebih sekitar 76 (tujuh puluh enam) kasus dan setelah adanya penerapan Polmas kasus tindak pidana mengalai penurunan walau menjadi 63 (enam puluh tiga) kasus tindak pidana. Penurunan ini memang belum signifikan (masih jauh dari harapan) namun dengan adanya penurunan sebagai bukti dari keberadaan Polmas dan FKPM di tengah-tengah masyarakat dapat dikatakan cukup membantu. <p>Berdasarkan hasil temuan disimpulkan setelah adanya Polmas permasalahan yang dihadapi masyarakat contohnya keributanlperkelahian tersebut berangsur-angsur dapat berkurang dan bahkan sekarang hampir sama sekali sudah tidak ada. Sementara setelah ada polmas masyarakat sekarang telah peduli dengan lingkungari sekitarnya, hal tersebut dapat di tunjukan dengan kegiatan membangun atau membentuk pos-pos pengamanan. <p>Saran dalam penelitian ini adalah kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan operasional polmas selama ini bersumber dari masyarakat setempat. Karena pelaksanaanya saat ini tanpa dukungan sarana dan prasarana serta anggaran dari Polri. Untuk itu sementara pelaksanaan Polmas telah berjalan walaupun dengan cara swadaya. Pemberdayaan potensi masyarakat melalui wadah FKPM perlu ditingkatkan dan dibina kembali agar tidak menjadi sarana politik praktis.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang TB. Nunung M. Sofyan, Eddy Kusuma W.
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
50-08-081 50-08-081 50-08-081 TERSEDIA

Abstrak

<p>Sebagai jawaban tuntutan reformasi Polri telah mengembangkan Konsep Community Policing yang khas Indonesia, yakni Community Policing yang telah disempurnakan kemudian dipadukan dengan bentuk bentuk perpolisian asli masyarakat yang membumi, demokratis, dan sarat dengan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia, sehingga baik sebutan maupun pemahamannnya sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat. Dalam penelitian ini yang menjadi permasalahan adalah gambaran kondisi ketentraman umum masyarakat di wilayah Polsek Babakan Madang, bagaimana implementasi polmas sebagai strategi dalam memberdayakan potensi masyarakat dan Faktor-faktor apa yang mempengaruhi implementasi polmas sebagai strategi dalam memberdayakan potensi masyarakat. Teori yang dipakai antara lain, teori manajemen, komunikasi, peran dan kerjasama. <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriftip. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan beberapa informan seperti, Kapolsek, petugas Polmas, potensi masyarakat (Tomas, Toda, Toga) dan masyarakat. Lama waktu penelitian mulai tanggal 13 Mei sampai dengan 5 Juni 2008. <p>Hasil temuan setelah ada polmas tawuran antar pemuda, antar kampung dapat diselesaikan melalui FKPM dan hingga seat ini tindak pidana yang dilakukan pada saat sebelum Polmas kurang lebih sekitar 76 (tujuh puluh enam) kasus dan setelah adanya penerapan Polmas kasus tindak pidana mengalai penurunan walau menjadi 63 (enam puluh tiga) kasus tindak pidana. Penurunan ini memang belum signifikan (masih jauh dari harapan) namun dengan adanya penurunan sebagai bukti dari keberadaan Polmas dan FKPM di tengah-tengah masyarakat dapat dikatakan cukup membantu. <p>Berdasarkan hasil temuan disimpulkan setelah adanya Polmas permasalahan yang dihadapi masyarakat contohnya keributanlperkelahian tersebut berangsur-angsur dapat berkurang dan bahkan sekarang hampir sama sekali sudah tidak ada. Sementara setelah ada polmas masyarakat sekarang telah peduli dengan lingkungari sekitarnya, hal tersebut dapat di tunjukan dengan kegiatan membangun atau membentuk pos-pos pengamanan. <p>Saran dalam penelitian ini adalah kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan operasional polmas selama ini bersumber dari masyarakat setempat. Karena pelaksanaanya saat ini tanpa dukungan sarana dan prasarana serta anggaran dari Polri. Untuk itu sementara pelaksanaan Polmas telah berjalan walaupun dengan cara swadaya. Pemberdayaan potensi masyarakat melalui wadah FKPM perlu ditingkatkan dan dibina kembali agar tidak menjadi sarana politik praktis.

File Digital

50-08-081.pdf
skripsi/50-08-081.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
606; TB. Nunung M. Sofyan, Eddy Kusuma W.. (2008). Implementasi perpolisian masyarakat sebagai strategi dalam memberdayakan potensi masyarakat guna menciptakan ketentraman umum di wilayah polsek Babakan Madang polres Bogor. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.