Cover tidak tersedia
Judul
Peran polmas dalam rangka penertiban bentor di polres Gorontalo
Pengarang
Agus Joko Nugoho
No. Panggil
50-08-047
Penerbit
PTIK
Tahun
2008
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 50-08-047
100Entri Utama Nama orang 574
245Judul Utama Peran polmas dalam rangka penertiban bentor di polres Gorontalo
100aNo. Mahasiswa 6197
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2008
300Deskripsi Fisik xi, 85 p. : ill. , 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak <p>Perpolisian Masyarakat (Polmas) sebagai program yang menjadi kebijakan baru Kapolri mempunyai konsep yang mengedepankan kerjasama dan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan togas Polri yang dituangkan dalam Surat Keputusan Kapolri No. 737/X/2005 tanggal 13 Oktober 2005 tentang Kebijakan Dan Strategi Penerapan Model Perpolisian Masyarakat Dalam Pelaksanaan Tugas Polri beserta tur?narmya. Llakekat dari Perpolisian Masyarakat adalah kemitraan dan problem solving. Sehingga dengan kemitraan yang dibentuk antara Polri dengan masyarakat diharapkan segala permasalahan sosial yang muncul dalam kehidupan masyarakat dapat diselesaikan dengan baik dan tepat serta tidak menimbulkan gejolak yang mengarah pada konflik negatif dan anarkisme. Salah satu bentuk implementasi kebijakan Kapolri tersebut yang dilaksanakan oleh Polres Gorontalo dan jajarannya adalah dalam upaya mengatasi berbagai permasalahan yang ditimbulkan oleh keberadaan bentor dengan berpedoman pada konsep Polmas. Nat-nun pelaksanaan penertiban bentor tersebut sampai sekarang masih belum optimal karena kenyataannya bentor masih terus berkembang dan masih belum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada. Selanjutnya, claim penelitian ini mengangkat beberapa persoalan yang menyangkut pokok permasalahan. Yaitu: Bagaimana pelaksanaan tugas Satuan Lalulintas melalui program Polmas?, Bagaiman pelaksanaan peran Polmas dalam rangka penertiban bentor di Polres Gorontalo?, Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pelaksanaan polmas dalam rangka penertiban bentor di Polres Gorontalo? <p>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, diketahui bahwa pelaksanaan peran Polmas dalam rangka penertiban bentor di Polies Gorontalo belum dilaksanakan sepenuhnya sesuai dengan konsep-konsep dalam kebijakan dan strategi Polmas. Dalam penelitian ini terfokus pada penerapan Polmas oleh Satuan Lalulintas sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Kapolri No. 432/VI112006 tentang Panduan Pelaksanaan Fungsi-Fungsi Operasional Polri Dengan Pendekatan Perpolisian Masyarakat (Polmas). <p>Setelah dilakukan pembahasan terhadap hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan, bahwa : Pelaksanaan tugas Satuan Lalulintas Polres Gorontalo melalui program Polmas selama ini masih belum maksimal, Pelaksanaan peran Polmas dalam rangka penertiban bentor di Polres Gorontalo belum maksimal dimana anggota belum menjalankan tugas sesuai panduan pelaksanaan fungsi-fungsi operasional Polri dengan pendekatan Polmas, Adanya faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan peran Polmas dalam rangka penertiban bentor di Polres Gorontalo. Kemudian penulis memberikan saran yang dianggap sangat aplikatif agar mudah dilakukan khususnya oleh Satuan Lalu lintas untuk menerapkan konsep Polmas rangka penertiban bentor di Polres Gorontalo.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang DPM. Sitomtpul, Heru Setiawan
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
50-08-047 50-08-047 50-08-047 TERSEDIA

Abstrak

<p>Perpolisian Masyarakat (Polmas) sebagai program yang menjadi kebijakan baru Kapolri mempunyai konsep yang mengedepankan kerjasama dan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan togas Polri yang dituangkan dalam Surat Keputusan Kapolri No. 737/X/2005 tanggal 13 Oktober 2005 tentang Kebijakan Dan Strategi Penerapan Model Perpolisian Masyarakat Dalam Pelaksanaan Tugas Polri beserta tur?narmya. Llakekat dari Perpolisian Masyarakat adalah kemitraan dan problem solving. Sehingga dengan kemitraan yang dibentuk antara Polri dengan masyarakat diharapkan segala permasalahan sosial yang muncul dalam kehidupan masyarakat dapat diselesaikan dengan baik dan tepat serta tidak menimbulkan gejolak yang mengarah pada konflik negatif dan anarkisme. Salah satu bentuk implementasi kebijakan Kapolri tersebut yang dilaksanakan oleh Polres Gorontalo dan jajarannya adalah dalam upaya mengatasi berbagai permasalahan yang ditimbulkan oleh keberadaan bentor dengan berpedoman pada konsep Polmas. Nat-nun pelaksanaan penertiban bentor tersebut sampai sekarang masih belum optimal karena kenyataannya bentor masih terus berkembang dan masih belum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada. Selanjutnya, claim penelitian ini mengangkat beberapa persoalan yang menyangkut pokok permasalahan. Yaitu: Bagaimana pelaksanaan tugas Satuan Lalulintas melalui program Polmas?, Bagaiman pelaksanaan peran Polmas dalam rangka penertiban bentor di Polres Gorontalo?, Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pelaksanaan polmas dalam rangka penertiban bentor di Polres Gorontalo? <p>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, diketahui bahwa pelaksanaan peran Polmas dalam rangka penertiban bentor di Polies Gorontalo belum dilaksanakan sepenuhnya sesuai dengan konsep-konsep dalam kebijakan dan strategi Polmas. Dalam penelitian ini terfokus pada penerapan Polmas oleh Satuan Lalulintas sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Kapolri No. 432/VI112006 tentang Panduan Pelaksanaan Fungsi-Fungsi Operasional Polri Dengan Pendekatan Perpolisian Masyarakat (Polmas). <p>Setelah dilakukan pembahasan terhadap hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan, bahwa : Pelaksanaan tugas Satuan Lalulintas Polres Gorontalo melalui program Polmas selama ini masih belum maksimal, Pelaksanaan peran Polmas dalam rangka penertiban bentor di Polres Gorontalo belum maksimal dimana anggota belum menjalankan tugas sesuai panduan pelaksanaan fungsi-fungsi operasional Polri dengan pendekatan Polmas, Adanya faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan peran Polmas dalam rangka penertiban bentor di Polres Gorontalo. Kemudian penulis memberikan saran yang dianggap sangat aplikatif agar mudah dilakukan khususnya oleh Satuan Lalu lintas untuk menerapkan konsep Polmas rangka penertiban bentor di Polres Gorontalo.

File Digital

50-08-047.pdf
skripsi/50-08-047.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
574; DPM. Sitomtpul, Heru Setiawan. (2008). Peran polmas dalam rangka penertiban bentor di polres Gorontalo. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.