Cover tidak tersedia
Judul
Partisipasi masyarakat dalam implementasi perpolisian masyarakat di desa Bantarjaya kecamatan Pebayuran
Pengarang
Randi Ariana
No. Panggil
50-08-022
Penerbit
PTIK
Tahun
2008
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 50-08-022
100Entri Utama Nama orang 553
245Judul Utama Partisipasi masyarakat dalam implementasi perpolisian masyarakat di desa Bantarjaya kecamatan Pebayuran
100aNo. Mahasiswa 6259
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2008
300Deskripsi Fisik xiii, 81 cm : ill. ,30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak <p>Community Policing merupakan salah satu strategi dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Di Indonesia, konsep Community Policing tersebut dikenal dengan istilah Perpolisian Masyarakat (Polmas) dan mulai diperkenalkan sejak Tahun 2005 dengan mengedepankan Polri sebagai ujung tombak dalam rangka mengimplementasikan konsep tersebut. <p>Salah satu komponen utama terwujudnya polmas adalah adanya partisipasi masyarakat. Partisipasi masyarakat tidak dapat muncul dengan sendirinya. Kebutuhan akan rasa aman, pemahaman akan peran baik oleh petugas polmas maupun oleh masyarakat serta komunikasi yang terjalin dengan komunikatif antara petugas polmas merupakan faktor terwujudnya partisipasi masyarakat. <p>Penelitian ini mengangkat permasafahan pokok yaitu bagaimana partisipasi masyarakat dalam implementasi perpolisian masyarakat di Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran. Di dalam penelitian ini, rumusan persoalan yang dikemukakan yaitu: pertama, bagaimana pemahaman masyarakat Desa Bantarjaya tentang konsep polmas dikaitkan dengan keamanan dan ketertiban serta bagaimana penilaian masyarakat Desa Bantarjaya setelah adanya polmas, kedua, Bagaimana peran petugas polmas menurut pandangan masyarakat Desa Bantarjaya dalam memberikan pemahaman tentang konsep polmas, ketiga, Apa saja upaya yang dilakukan petugas polmas dalam meningkatkan partisipasi masyarakat Desa Bantarjaya, dan keempat, Apa saja bentuk partisipasi masyarakat Desa Bantarjaya dalam mendukung polmas. <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kualltatif yang bersifat eksploratif dan deskriptif, dengan para studi dokumentasi, observasi, dan wawancara. Adapun teknik analisa data yang digunakan meliputi reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil temuan serta pembahasan, disimpulkan bahwa partispasi masyarakat Desa Bantarjaya dalam implementasi polmas cukup baik. Masyarakat sudah memahami bahwa pemeliharaan keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab Polri semata, melainkan tanggung jawab bersama segenap komponen masyarakat. Selain itu, komunikasi antara petugas polmas dengan masyarakat secara komunikatif sangat efektif dalam memberikan pemahaman tentang polmas. Beberapa faktor yang mempengaruhi implementasi polmas di Desa Bantarjaya juga dikemukakan dalam penelitian ini. <p>Penelitian ini juga memberikan saran kepada Polsek Pebayuran maupun Polres Metro Bekasi Kabupaten, bahwa untuk dapat rnenerapkan hasil yang optimal dalam implementasi polmas terkait dengan partisipasi masyarakat perlu adanya perubahan kebijakan khususnya terhadap para stake holder.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang D.P.M. Sitompul, R.E. Suhendi
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
50-08-022 50-08-022 50-08-022 TERSEDIA

Abstrak

<p>Community Policing merupakan salah satu strategi dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Di Indonesia, konsep Community Policing tersebut dikenal dengan istilah Perpolisian Masyarakat (Polmas) dan mulai diperkenalkan sejak Tahun 2005 dengan mengedepankan Polri sebagai ujung tombak dalam rangka mengimplementasikan konsep tersebut. <p>Salah satu komponen utama terwujudnya polmas adalah adanya partisipasi masyarakat. Partisipasi masyarakat tidak dapat muncul dengan sendirinya. Kebutuhan akan rasa aman, pemahaman akan peran baik oleh petugas polmas maupun oleh masyarakat serta komunikasi yang terjalin dengan komunikatif antara petugas polmas merupakan faktor terwujudnya partisipasi masyarakat. <p>Penelitian ini mengangkat permasafahan pokok yaitu bagaimana partisipasi masyarakat dalam implementasi perpolisian masyarakat di Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran. Di dalam penelitian ini, rumusan persoalan yang dikemukakan yaitu: pertama, bagaimana pemahaman masyarakat Desa Bantarjaya tentang konsep polmas dikaitkan dengan keamanan dan ketertiban serta bagaimana penilaian masyarakat Desa Bantarjaya setelah adanya polmas, kedua, Bagaimana peran petugas polmas menurut pandangan masyarakat Desa Bantarjaya dalam memberikan pemahaman tentang konsep polmas, ketiga, Apa saja upaya yang dilakukan petugas polmas dalam meningkatkan partisipasi masyarakat Desa Bantarjaya, dan keempat, Apa saja bentuk partisipasi masyarakat Desa Bantarjaya dalam mendukung polmas. <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kualltatif yang bersifat eksploratif dan deskriptif, dengan para studi dokumentasi, observasi, dan wawancara. Adapun teknik analisa data yang digunakan meliputi reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil temuan serta pembahasan, disimpulkan bahwa partispasi masyarakat Desa Bantarjaya dalam implementasi polmas cukup baik. Masyarakat sudah memahami bahwa pemeliharaan keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab Polri semata, melainkan tanggung jawab bersama segenap komponen masyarakat. Selain itu, komunikasi antara petugas polmas dengan masyarakat secara komunikatif sangat efektif dalam memberikan pemahaman tentang polmas. Beberapa faktor yang mempengaruhi implementasi polmas di Desa Bantarjaya juga dikemukakan dalam penelitian ini. <p>Penelitian ini juga memberikan saran kepada Polsek Pebayuran maupun Polres Metro Bekasi Kabupaten, bahwa untuk dapat rnenerapkan hasil yang optimal dalam implementasi polmas terkait dengan partisipasi masyarakat perlu adanya perubahan kebijakan khususnya terhadap para stake holder.

File Digital

50-08-022.pdf
skripsi/50-08-022.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
553; D.P.M. Sitompul, R.E. Suhendi. (2008). Partisipasi masyarakat dalam implementasi perpolisian masyarakat di desa Bantarjaya kecamatan Pebayuran. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.