Cover tidak tersedia
Judul
Tindak kekerasan penyidik terhadap tersangka dalam proses pemeriksaan pada satuan reserse kriminal polres Bojonegoro
Pengarang
Donny Arief Praptomo
No. Panggil
49-08-005
Penerbit
PTIK
Tahun
2008
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 49-08-005
100Entri Utama Nama orang 499
245Judul Utama Tindak kekerasan penyidik terhadap tersangka dalam proses pemeriksaan pada satuan reserse kriminal polres Bojonegoro
100aNo. Mahasiswa 6108
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2008
300Deskripsi Fisik
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci <p>Polri masih terkesan arogan, hal ini terlihat dalam pelaksanaan penyidikan dimana masih didapati beberapa penyimpangan - penyimpangan khususnya dengan penggunaan tindak kekerasan yang dilakukan oleh penyidik terhadap tersangka dalam proses pemeriksaan, sehingga mengesankan Polri tidak menjunjung tinggi hak asasi manusia khususnya hak tersangka dalam menjalani proses hukum. <p>Sehubungan dengan hal tersebut, penulis melakukan penelitian tentang Tindak Kekerasan Penyidik Terhadap Tersangka Dalam Proses Pemeriksaan Pada Satuan Reserse Kriminal Polres Bojonegoro. Permasalahan dalam penelitian ini meliputi terjadinya penyimpangan perilaku penyidik dalam bentuk tindak kekerasan, bentuk-bentuk tindakan kekerasan yang dilakukan penyidik dan faktor-faktor yang menyebabkan penyidik melakukan tindak kekerasan terhadap tersangka dalam proses pemeriksaan. <p>Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analitis serta teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui pengamatan (observasi), wawancara dan telaah dokumen, waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Pebruari sampai dengan Maret 2008. <p>Dalam temuan penelitian, masih ditemukan adanya tindak kekerasan yang dilakukan oleh penyidik dalam proses pemeriksaan. Hal tersebut bertujuan mengejar pengakuan tersangka atas tindak pidana yang dituduhkan kepedanya. Dalam penelitian ini digunakan beberapa teori dan konsep. Teori yang digunakan yaitu teori rangsang balas, teori frustasi agresi, teori Kekerasan dan teori belajar 1 sosialisasi, sedangkan konsep yang digunakan adalah konsep pengawasan. Teori dan konsep tersebut digunakan sebagai pisau analisis dalam membahas setiap permasalahan dalam skripsi ini. <p>Diakhir skripsi ini disimpulkan bahwa terjadinya tindak kekerasan penyidik terhadap tersangka disebabkan antara lain adanya keterbatasan pengetahuan dan kemampuan penyidik di bidang penyidikan serta adanya target waktu yang diberikan kepada penyidik untuk mengungkap suatu perkara yang menyebabkan penyidik merasa terbebani dan pada akhirnya menggunakan cara yang dianggap mudah dan cepat untuk mengungkap perkara dengan melakukan tindak kekerasan. Untuk mengatasi hal tersebut disarankan meningkatkan sumber daya manusia penyidik melalui pendidikan kejuruan reserse dan pelatihan tentang teknis dan taktik penyidikan serta selektif prioritas terhadap perkara yang diberikan target waktu untuk pengungkapannya, hal ini dimaksudkan agar penyidik tidak terbebani dalam melakukan pengungkapan perkara.
700Entri Tambahan Nama Orang Jaali, Partiwi E. Yadi
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
49-08-005 49-08-005 49-08-005 TERSEDIA

Abstrak

Tidak ada abstrak.

File Digital

49-08-005.pdf
skripsi/49-08-005.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
499; Jaali, Partiwi E. Yadi. (2008). Tindak kekerasan penyidik terhadap tersangka dalam proses pemeriksaan pada satuan reserse kriminal polres Bojonegoro. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.