Cover tidak tersedia
Judul
Implementasi peraturan menteri kehutanan dalam perspektif penyidikan tindak pidana illegal logging di wilayah Polres Waringin Timur
Pengarang
FX. Irwan Arianto
No. Panggil
48-07-114
Penerbit
PTIK
Tahun
2007
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 48-07-114
100Entri Utama Nama orang 452
245Judul Utama Implementasi peraturan menteri kehutanan dalam perspektif penyidikan tindak pidana illegal logging di wilayah Polres Waringin Timur
100aNo. Mahasiswa 6372
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2007
300Deskripsi Fisik .
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak <p>Penelitian ini dimaksudkan untuk menjelaskan tentang implementasi Peraturan Menteri Kehutanan dalam perspektif penyidikan tindak pidana illegal logging di wilayah hukum Polres Waringin Timur. Menjadi topik yang sangat menarik perhatian publik karena melihat kondisi hutan yang semakin gundul, perlunya Pemerintah mengambil langkah-ltangkah seperti mengeluarkan Undang-Undang No. 19 tahun 2004 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan. Permasalahan penelitian yang dilangsungkan ini mendeskripsikan Apa upaya-upaya yang diterapkan oleh penyidik Satuan Reskrim Polres Kota Waringin Timur dalam rangka penegakan hukum terhadap pengungkapan kasus illegal logging ?, Bagaimana implementasi Peraturan Menteri Kehutanan No. P.51/MENHUT-II/2006 dan No. P55/MENHUT-II/2006 dalam perspektif penyidikan tindak pidana Illegal Logging di wilayah hukum Polres Kota Waringin Timur ?, Bagaimana kendala-kendala penyidikan tindak pidana illegal logging di wilayah hukum Polres Kota Waringin Timur bila dikaitkan dengan Peraturan Menteri Kehutanan No. P.51/MENHUT-I1/2006 dan P.55/MENHUT-II/2006 dan Faktor-faktor apa saja yang melatar belakangi dikeluarkannya Peraturan Menteri Kehutanan No. P.51 /MENHUT-II/2006 dan P.551 MENHUT-II/2006 ? <p>Metode penelitian menggunakan pendekatan tinjauan kepustakaan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua yaitu, kepustakaan penelitian dan kepustakaan konseptual. Pendekatan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan ini dipilih karena mampu menggambarkan obyek yang diteliti. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Metode ini untuk mengumpulkan informasi tentang suatu peristiwa yang berlangsung secara nyata di lapangan. Perlunya koordinasi antar instansi dalam proses penyidikan kasus illegal logging oleh penyidik Sat Reskrim Polres Kotawaringin Timur sehingga tidak ditemukan lagi kendala. Sebab selama dalam proses penyidikan tindak pidana illegal logging yang ditangani oleh penyidik Sat Reskrim Polres Kotawaringin Timur maupun dari Dinas Kehutanan Kabupaten Kotawaringin Timur ditemukan kendala berkaitan dengan implementasi Peraturan Menteri Kehutanan No. P.51/MENHUT-II/2006 dan No. P55/MENHUT-II/2006.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang Endro Agung, Jamaludin
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
48-07-114 48-07-114 48-07-114 TERSEDIA

Abstrak

<p>Penelitian ini dimaksudkan untuk menjelaskan tentang implementasi Peraturan Menteri Kehutanan dalam perspektif penyidikan tindak pidana illegal logging di wilayah hukum Polres Waringin Timur. Menjadi topik yang sangat menarik perhatian publik karena melihat kondisi hutan yang semakin gundul, perlunya Pemerintah mengambil langkah-ltangkah seperti mengeluarkan Undang-Undang No. 19 tahun 2004 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan. Permasalahan penelitian yang dilangsungkan ini mendeskripsikan Apa upaya-upaya yang diterapkan oleh penyidik Satuan Reskrim Polres Kota Waringin Timur dalam rangka penegakan hukum terhadap pengungkapan kasus illegal logging ?, Bagaimana implementasi Peraturan Menteri Kehutanan No. P.51/MENHUT-II/2006 dan No. P55/MENHUT-II/2006 dalam perspektif penyidikan tindak pidana Illegal Logging di wilayah hukum Polres Kota Waringin Timur ?, Bagaimana kendala-kendala penyidikan tindak pidana illegal logging di wilayah hukum Polres Kota Waringin Timur bila dikaitkan dengan Peraturan Menteri Kehutanan No. P.51/MENHUT-I1/2006 dan P.55/MENHUT-II/2006 dan Faktor-faktor apa saja yang melatar belakangi dikeluarkannya Peraturan Menteri Kehutanan No. P.51 /MENHUT-II/2006 dan P.551 MENHUT-II/2006 ? <p>Metode penelitian menggunakan pendekatan tinjauan kepustakaan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua yaitu, kepustakaan penelitian dan kepustakaan konseptual. Pendekatan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan ini dipilih karena mampu menggambarkan obyek yang diteliti. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Metode ini untuk mengumpulkan informasi tentang suatu peristiwa yang berlangsung secara nyata di lapangan. Perlunya koordinasi antar instansi dalam proses penyidikan kasus illegal logging oleh penyidik Sat Reskrim Polres Kotawaringin Timur sehingga tidak ditemukan lagi kendala. Sebab selama dalam proses penyidikan tindak pidana illegal logging yang ditangani oleh penyidik Sat Reskrim Polres Kotawaringin Timur maupun dari Dinas Kehutanan Kabupaten Kotawaringin Timur ditemukan kendala berkaitan dengan implementasi Peraturan Menteri Kehutanan No. P.51/MENHUT-II/2006 dan No. P55/MENHUT-II/2006.

File Digital

48-07-114.pdf
skripsi/48-07-114.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
452; Endro Agung, Jamaludin. (2007). Implementasi peraturan menteri kehutanan dalam perspektif penyidikan tindak pidana illegal logging di wilayah Polres Waringin Timur. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.