Cover tidak tersedia
Judul
Peranan Polres Gresik dalam menciptakan pemberdayaan masyarakat untuk mencegah dan menanggulangi peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Gresik
Pengarang
Susilo Setiawan
No. Panggil
48-07-071
Penerbit
PTIK
Tahun
2007
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 48-07-071
100Entri Utama Nama orang 409
245Judul Utama Peranan Polres Gresik dalam menciptakan pemberdayaan masyarakat untuk mencegah dan menanggulangi peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Gresik
100aNo. Mahasiswa 6248
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2007
300Deskripsi Fisik xii, 90 p. : ill. , 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak <p>Letak Gresik yang berbatasan langsung dengan Surabaya memiliki peluang sangat besar sebagai daerah operasi pasaran peredaran narkoba. Kondisi daeah Gresik yang merupahkan kawasan pengembangan Jawa Timur adalah sebuah daerah industri memiliki peluang yang sangat besar menjadi daerah peredaran narkoba. Dengan adanya pengungkapan berbagai kasus narkoba di Gresik, mulai dari pengguna atau pemakai, pengedar bahkan dengan diungkapnya penanaman pohon ganja oleh warga Gresik membuktikan bahwa perkembangan kasus narkoba sudah perlu mendapatkan perhatian yang serius dari berbagai pihak, terutama dari Polres Gresik. <p>Menanggapi berbagai perkembangan kasus narkoba yang sedang berkembang di Gresik saat ini, maka dari Polres Gresik melakukan suatu pals yang disesuaikan dengan karakteristik masyarakat Gresik dan kondisi Gresik yang dikenal sebagai kola santri. Untuk mencegah dan menangulangi peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Gresik maka dikedepankan peran serta masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi peredaran narkoba di Gresik. <p>Berkaitan dengan permasalahan tersebut, maka penulis mengambil judul upaya pemberdayaan masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Gresik. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis bentuk-bentuk upaya yang efektif yang telah dilakukan oleh Polres Gresik antara lain mengajak masyarakat seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM-LSM, peduli terhadap perkembangan kasus narkoba dengan tujuan agar mereka berperan dalam memberikan informasi kepada petugas yang berkaitan informasi narkoba maupun terhadap terhadap orang atau tempat maupun barang yang dicurigai bahwa terindikasi adanya narkoba. Hal ini telah dilaksanakan dengan berbagai kegiatan seperti penggalangan terhadap masyarakat, sosialisasi dan penyuluhan tentang narkoba serta koordinasi dengan dinas maupun instansi dan Badan Narkotika Kabupaten terkait dalam upaya penganggulangan peredaran narkoba. <p>Dalam penelitian yang penulis lakukan terdapat beberapa faktor yang menghambat terwujudnya pemberdayaan masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Gresik. Diantaranya adalah tingkat pengetahuan masyarakat yang rendah mengenai narkoba itu sendiri, perasaan takut untuk menginformasikan kepada pihak yang terkait dalam hal ini Polres Gresik, perasaan malu khususnya bagi masyarakat yang anggota keluarganya terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, terdapat kekurangan dalam hal koordinasi secara formal oleh instansi, dan Polres Gresik belum memiliki Sat Narkoba yang berdiri sendiri yaitu masih bergabung dengan Unit III Sat Reskrim sehingga kinerja dari anggota Unit Narkoba tidak fokus dalam penanganan masalah pengungkapan masalah narkoba somata. Faktor penghambat tersebut dapat menjadi kelemahan dan kekurangan dari Polres Gresik dalam mencegah dan menanggulangi serta mengungkap peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Gresik.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang TB. Nunung Mochammad Sofyan, Indrianto S.
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
48-07-071 48-07-071 48-07-071 TERSEDIA

Abstrak

<p>Letak Gresik yang berbatasan langsung dengan Surabaya memiliki peluang sangat besar sebagai daerah operasi pasaran peredaran narkoba. Kondisi daeah Gresik yang merupahkan kawasan pengembangan Jawa Timur adalah sebuah daerah industri memiliki peluang yang sangat besar menjadi daerah peredaran narkoba. Dengan adanya pengungkapan berbagai kasus narkoba di Gresik, mulai dari pengguna atau pemakai, pengedar bahkan dengan diungkapnya penanaman pohon ganja oleh warga Gresik membuktikan bahwa perkembangan kasus narkoba sudah perlu mendapatkan perhatian yang serius dari berbagai pihak, terutama dari Polres Gresik. <p>Menanggapi berbagai perkembangan kasus narkoba yang sedang berkembang di Gresik saat ini, maka dari Polres Gresik melakukan suatu pals yang disesuaikan dengan karakteristik masyarakat Gresik dan kondisi Gresik yang dikenal sebagai kola santri. Untuk mencegah dan menangulangi peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Gresik maka dikedepankan peran serta masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi peredaran narkoba di Gresik. <p>Berkaitan dengan permasalahan tersebut, maka penulis mengambil judul upaya pemberdayaan masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Gresik. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis bentuk-bentuk upaya yang efektif yang telah dilakukan oleh Polres Gresik antara lain mengajak masyarakat seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM-LSM, peduli terhadap perkembangan kasus narkoba dengan tujuan agar mereka berperan dalam memberikan informasi kepada petugas yang berkaitan informasi narkoba maupun terhadap terhadap orang atau tempat maupun barang yang dicurigai bahwa terindikasi adanya narkoba. Hal ini telah dilaksanakan dengan berbagai kegiatan seperti penggalangan terhadap masyarakat, sosialisasi dan penyuluhan tentang narkoba serta koordinasi dengan dinas maupun instansi dan Badan Narkotika Kabupaten terkait dalam upaya penganggulangan peredaran narkoba. <p>Dalam penelitian yang penulis lakukan terdapat beberapa faktor yang menghambat terwujudnya pemberdayaan masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Gresik. Diantaranya adalah tingkat pengetahuan masyarakat yang rendah mengenai narkoba itu sendiri, perasaan takut untuk menginformasikan kepada pihak yang terkait dalam hal ini Polres Gresik, perasaan malu khususnya bagi masyarakat yang anggota keluarganya terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, terdapat kekurangan dalam hal koordinasi secara formal oleh instansi, dan Polres Gresik belum memiliki Sat Narkoba yang berdiri sendiri yaitu masih bergabung dengan Unit III Sat Reskrim sehingga kinerja dari anggota Unit Narkoba tidak fokus dalam penanganan masalah pengungkapan masalah narkoba somata. Faktor penghambat tersebut dapat menjadi kelemahan dan kekurangan dari Polres Gresik dalam mencegah dan menanggulangi serta mengungkap peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Gresik.

File Digital

48-07-071.pdf
skripsi/48-07-071.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
409; TB. Nunung Mochammad Sofyan, Indrianto S.. (2007). Peranan Polres Gresik dalam menciptakan pemberdayaan masyarakat untuk mencegah dan menanggulangi peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Gresik. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.