Cover tidak tersedia
Judul
Kinerja penyidik Polres Pati dalam penyidikan tindak pidana korupsi di DPRD kabupaten Pati : (tinjauan tentang tindak pidana korupsi yang dilakukan tersangka Wiwik Budi Santoso dan Mudzir Syarif)
Pengarang
Roland Ronaldy
No. Panggil
48-07-016
Penerbit
PTIK
Tahun
2007
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 48-07-016
100Entri Utama Nama orang 356
245Judul Utama Kinerja penyidik Polres Pati dalam penyidikan tindak pidana korupsi di DPRD kabupaten Pati : (tinjauan tentang tindak pidana korupsi yang dilakukan tersangka Wiwik Budi Santoso dan Mudzir Syarif)
100aNo. Mahasiswa 6117
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2007
300Deskripsi Fisik xi, 124 p. : ill. 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak <p>Korupsi merupakan kejahatan Extra Ordinary Crime yang sangat rumit proses pembuktiannya, untuk itu diperiukan aparat penegak hukum yang profesionaI yang dapat menjalankan segala ketentuan yang terdapat dalam peraturan perundangan yang terkait tindak pidana korupsi yang berlaku di Indonesia. Sehubungan dengan hal tersebut, penulis berpendapat perlunya dilakukan penelitian berkaitan dengan kinerja penyidik Polres Pati dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleo tersangka Wiwik Budi Santoso dan Mudzir Syarif. Penelitian ini bertujuan untuk untuk memahami dan memperoleh gambaran tentang tats care meningkatkan kinerja penyidik dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi serta untuk memahami dan memperoleh gambaran tentang faktor-faktor yang mempengaruhi dalam penyidikan tindak pidana korupsi di Polres Pati. <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, sedangkan metodenya menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Dalam tulisan ini penulis ingin mendeskripsikan permasalahan-permasalahan yang timbul dalam obyek penelitian yaitu kinerja penyidik Polres Pati dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi. Di samping itu, dalam rangka pengumpuIan data pada obyek penelitian di lokasi penelitian, maka penulis menggunakan teknik wawancara, pemilihan informan dan dokumentasi. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2007 dengan obyek peneiitian penyidik satuan reskrim Polres Pati. <p>Berbagai teori dan konsep yang berkaitan dengan kinerja, penyidikan dan manajemen digunakan untuk memecahkan permasalahan tentang kinerja penyidik Polres Pati dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi terkait dengan tindak pidana korupsi yang melibatkan ketua dan wakil ketua dewan DPRD Kabupaten Pati periode tahun 1999 sampai dengan 2004 atas nama tersangka Wiwik Budi Santoso dan Mudzir Syarif. Dalam hal menilai kinerja penyidik Polres Pati, Kapolres menetapkan indikator kinerja yang telah disepakati bcrsama. Kinerja penyidik berkaitan dengan penyidikan tindak pidana korupsi dapat dikatakan baik apabila dapat menindak pelakunya dan dapat mengembalikan kerugian keuangan Negara sebesar 60% dari keseluruhan kerugian Negara yang diakibatkannya. Hal ini masih belum dapat tercapai karena sampai scat ini untuk kasus tersebut masih daiam proses pemeriksaan saksi di pengadilan. <p>Secara umum dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan oleh penulis dapat disimpulkan bahwa berdasarkan indikator kinerja yang telah disepakati bersama bahwa penyidik Polres Pati belum dapat memenuhi indikator kinerja tersebut secara keseluruhan sehingga dapat dikatakan bahwa kinerja penyidik satuan reskrim Polres Pati dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi di Polres Pati baru dapat mencapai hasil 50% sehingga masih perlu dilakukan upaya untuk peningkatan. Untuk mengatasi hal tersebut agar diadakan pendidikan kejuruan dibidang penyidikan tindak pidana korupsi kepada seluruh penyidik, dan menyediakan dukungan anggaran yang disesuaikan dengan standarisasi yang ditetapkan oleh Kapolri berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor 701 tahun 2006.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang H.M. Ibrahim, Chairul M.S.
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
48-07-016 48-07-016 48-07-016 TERSEDIA

Abstrak

<p>Korupsi merupakan kejahatan Extra Ordinary Crime yang sangat rumit proses pembuktiannya, untuk itu diperiukan aparat penegak hukum yang profesionaI yang dapat menjalankan segala ketentuan yang terdapat dalam peraturan perundangan yang terkait tindak pidana korupsi yang berlaku di Indonesia. Sehubungan dengan hal tersebut, penulis berpendapat perlunya dilakukan penelitian berkaitan dengan kinerja penyidik Polres Pati dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleo tersangka Wiwik Budi Santoso dan Mudzir Syarif. Penelitian ini bertujuan untuk untuk memahami dan memperoleh gambaran tentang tats care meningkatkan kinerja penyidik dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi serta untuk memahami dan memperoleh gambaran tentang faktor-faktor yang mempengaruhi dalam penyidikan tindak pidana korupsi di Polres Pati. <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, sedangkan metodenya menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Dalam tulisan ini penulis ingin mendeskripsikan permasalahan-permasalahan yang timbul dalam obyek penelitian yaitu kinerja penyidik Polres Pati dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi. Di samping itu, dalam rangka pengumpuIan data pada obyek penelitian di lokasi penelitian, maka penulis menggunakan teknik wawancara, pemilihan informan dan dokumentasi. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2007 dengan obyek peneiitian penyidik satuan reskrim Polres Pati. <p>Berbagai teori dan konsep yang berkaitan dengan kinerja, penyidikan dan manajemen digunakan untuk memecahkan permasalahan tentang kinerja penyidik Polres Pati dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi terkait dengan tindak pidana korupsi yang melibatkan ketua dan wakil ketua dewan DPRD Kabupaten Pati periode tahun 1999 sampai dengan 2004 atas nama tersangka Wiwik Budi Santoso dan Mudzir Syarif. Dalam hal menilai kinerja penyidik Polres Pati, Kapolres menetapkan indikator kinerja yang telah disepakati bcrsama. Kinerja penyidik berkaitan dengan penyidikan tindak pidana korupsi dapat dikatakan baik apabila dapat menindak pelakunya dan dapat mengembalikan kerugian keuangan Negara sebesar 60% dari keseluruhan kerugian Negara yang diakibatkannya. Hal ini masih belum dapat tercapai karena sampai scat ini untuk kasus tersebut masih daiam proses pemeriksaan saksi di pengadilan. <p>Secara umum dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan oleh penulis dapat disimpulkan bahwa berdasarkan indikator kinerja yang telah disepakati bersama bahwa penyidik Polres Pati belum dapat memenuhi indikator kinerja tersebut secara keseluruhan sehingga dapat dikatakan bahwa kinerja penyidik satuan reskrim Polres Pati dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi di Polres Pati baru dapat mencapai hasil 50% sehingga masih perlu dilakukan upaya untuk peningkatan. Untuk mengatasi hal tersebut agar diadakan pendidikan kejuruan dibidang penyidikan tindak pidana korupsi kepada seluruh penyidik, dan menyediakan dukungan anggaran yang disesuaikan dengan standarisasi yang ditetapkan oleh Kapolri berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor 701 tahun 2006.

File Digital

48-07-016.pdf
skripsi/48-07-016.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
356; H.M. Ibrahim, Chairul M.S.. (2007). Kinerja penyidik Polres Pati dalam penyidikan tindak pidana korupsi di DPRD kabupaten Pati : (tinjauan tentang tindak pidana korupsi yang dilakukan tersangka Wiwik Budi Santoso dan Mudzir Syarif). Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.