Cover tidak tersedia
Judul
Peranan babinkamtibmas dalam mencegah tindak pidana penambangan batubara tanpa izin di wilayah hukum Polsek Talawi
Pengarang
Kurniawan Tandi Rongre
No. Panggil
47-07-132
Penerbit
PTIK
Tahun
2007
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 47-07-132
100Entri Utama Nama orang 316
245Judul Utama Peranan babinkamtibmas dalam mencegah tindak pidana penambangan batubara tanpa izin di wilayah hukum Polsek Talawi
100aNo. Mahasiswa 5461
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2007
300Deskripsi Fisik xi, 79 p. : ill. , 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak <p>Propinsi Sumatera Barat cukup banyak menyimpan kekayaan alam. Salah satu wujud dari sumber kekayaan alam yang terdapat di Sumatera Barat adalah batubara yang lokasinya berada di Kecamatan Talawi Kotamadya Sawahlunto. Keberadaan batubara yang berlimpah tersebut telah memberikan kemakmuran dan kesejahteraan serta menjadi komoditas perekonomian bagi masyarakat Kecamatan Talawi khususnya dan masyarakat Kotamadya Sawahlunto pada umumnya. Kondisi demikian tentunya menarik masyarakat dan para pendatang untuk melakukan kegiatan penambangan tanpa ijin di Kecamatan Talawi di Sawahlunto. Latar belakang terjadinya penambangan batubara tanpa izin adalah faktor kebutuhan ekonomi masyarakat, peluang atau kesempatan, perizinan dan sulit serta pengaruh. Modus operandi yang terjadi adalah penambangan batubara tanpa izin dengan proses menggali lubang-lubang tambang untuk melakukan eksploitasi dengan menggunakan cara manual dan alat sederhana. <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan telaah dokumen. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisa dengan reduksi, sajian data dan tank kesimpulan. Sedangkan pelaksanaan penelitian ini dilakukan di wilayah hukum Polsek Talawi, Maret-April 2007. <p>Temuan penelitian diperoleh pertama, Peran Babinkamtibmas sangat panting dalam upaya tindakan pencegahan dengan melalui pendekatan dan penyuluhan terahadap masyarakat tanpa menimbulkan reaksi negatif dan perlawanan dari masyarakat.. Kedua faktor yang mempengaruhi peranan Babinkamtibmas, faktor pendukung yaitu faktor personal Babinkamtibmas yang menguasai seluk beluk lingkungan dan permasalahan PETI di wilayah Talawi. Kemudian faktor masyarakat yaitu berupa penolakan masyarakat terhadap PETI, kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan penambangan, pemberian informasi dari masyarakat. Faktor penghambat adalah masyarakat Talawi yang sensitif dan heterogen, latar belakang pendidikan masyarakat rendah, geografi wilayah berbukit sehingga sulit melewatinya, kurang antusiasme masyarakat mengikuti penyuluhan karena kesibukannya dalam mencari nafkah, masalah dana, terbatasnya jumlah personal. <p>Dalam pembahasan, penulis menggunakan teori dan konsep, Teori Peran dan Status, Pencegahan Kejahatan, Teori Pengharapan dan Kompensasi, Teori Kegiatan Rutin, Konsep Babinkamtibmas, Konsep Polmas, Penambangan dan Pertambangan Batubara tanpa ijin (illegal mining). <p>Kesimpulan, peranan Babinkamtibmas dalam melaksanakan pencegahan panambangan batubara tanpa ijin belum maksimal jika melihat tindak pidana tersebut masih berlangsung hingga kini. Saran seyogyanya pemerintah Kotamadya dengan instansi terkait lainnya mendorong perusahaan-perusahaan pertambangan batubara yang beroperasi di wilayah Talawi agar memprioritaskan masyarakat setempat untuk bekerja di perusahaan mereka. Menertibkan penadah atau cukong batubara ilegal dengan cara mengatur ketentuan agar penerima supply batubara seperti PLTU untuk tidak menerima batubara dari hasil ilegal.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang Farouk Muhammad, Agus Salim Bakrie
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
47-07-132 47-07-132 47-07-132 TERSEDIA

Abstrak

<p>Propinsi Sumatera Barat cukup banyak menyimpan kekayaan alam. Salah satu wujud dari sumber kekayaan alam yang terdapat di Sumatera Barat adalah batubara yang lokasinya berada di Kecamatan Talawi Kotamadya Sawahlunto. Keberadaan batubara yang berlimpah tersebut telah memberikan kemakmuran dan kesejahteraan serta menjadi komoditas perekonomian bagi masyarakat Kecamatan Talawi khususnya dan masyarakat Kotamadya Sawahlunto pada umumnya. Kondisi demikian tentunya menarik masyarakat dan para pendatang untuk melakukan kegiatan penambangan tanpa ijin di Kecamatan Talawi di Sawahlunto. Latar belakang terjadinya penambangan batubara tanpa izin adalah faktor kebutuhan ekonomi masyarakat, peluang atau kesempatan, perizinan dan sulit serta pengaruh. Modus operandi yang terjadi adalah penambangan batubara tanpa izin dengan proses menggali lubang-lubang tambang untuk melakukan eksploitasi dengan menggunakan cara manual dan alat sederhana. <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan telaah dokumen. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisa dengan reduksi, sajian data dan tank kesimpulan. Sedangkan pelaksanaan penelitian ini dilakukan di wilayah hukum Polsek Talawi, Maret-April 2007. <p>Temuan penelitian diperoleh pertama, Peran Babinkamtibmas sangat panting dalam upaya tindakan pencegahan dengan melalui pendekatan dan penyuluhan terahadap masyarakat tanpa menimbulkan reaksi negatif dan perlawanan dari masyarakat.. Kedua faktor yang mempengaruhi peranan Babinkamtibmas, faktor pendukung yaitu faktor personal Babinkamtibmas yang menguasai seluk beluk lingkungan dan permasalahan PETI di wilayah Talawi. Kemudian faktor masyarakat yaitu berupa penolakan masyarakat terhadap PETI, kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan penambangan, pemberian informasi dari masyarakat. Faktor penghambat adalah masyarakat Talawi yang sensitif dan heterogen, latar belakang pendidikan masyarakat rendah, geografi wilayah berbukit sehingga sulit melewatinya, kurang antusiasme masyarakat mengikuti penyuluhan karena kesibukannya dalam mencari nafkah, masalah dana, terbatasnya jumlah personal. <p>Dalam pembahasan, penulis menggunakan teori dan konsep, Teori Peran dan Status, Pencegahan Kejahatan, Teori Pengharapan dan Kompensasi, Teori Kegiatan Rutin, Konsep Babinkamtibmas, Konsep Polmas, Penambangan dan Pertambangan Batubara tanpa ijin (illegal mining). <p>Kesimpulan, peranan Babinkamtibmas dalam melaksanakan pencegahan panambangan batubara tanpa ijin belum maksimal jika melihat tindak pidana tersebut masih berlangsung hingga kini. Saran seyogyanya pemerintah Kotamadya dengan instansi terkait lainnya mendorong perusahaan-perusahaan pertambangan batubara yang beroperasi di wilayah Talawi agar memprioritaskan masyarakat setempat untuk bekerja di perusahaan mereka. Menertibkan penadah atau cukong batubara ilegal dengan cara mengatur ketentuan agar penerima supply batubara seperti PLTU untuk tidak menerima batubara dari hasil ilegal.

File Digital

47-07-132.pdf
skripsi/47-07-132.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
316; Farouk Muhammad, Agus Salim Bakrie. (2007). Peranan babinkamtibmas dalam mencegah tindak pidana penambangan batubara tanpa izin di wilayah hukum Polsek Talawi. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.