Cover tidak tersedia
- Judul
- Penyidikan terhadap penyalahgunaan SKSHH risalah lelang pada pengangkutan kayu ilegal di Kalimantan Barat
- Pengarang
- Abd. Hafidz
- No. Panggil
- 47-07-101
- Penerbit
- PTIK
- Tahun
- 2007
- Subjek
Metadata Lengkap
| 090No. Panggil Setempat | 47-07-101 |
|---|---|
| 100Entri Utama Nama orang | 286 |
| 245Judul Utama | Penyidikan terhadap penyalahgunaan SKSHH risalah lelang pada pengangkutan kayu ilegal di Kalimantan Barat |
| 100aNo. Mahasiswa | 5683 |
| 260aTempat Terbit | Jakarta |
| 260bPenerbit | PTIK |
| 260cTahun Terbit | 2007 |
| 300Deskripsi Fisik | xv, 122 p. : ill. , 30 cm |
| 500Catatan Umum | |
| 504Catatan Bibliografi | |
| 520Abstrak | <p>Propinsi Kalimantan Barat rawan terhadap praktek terjadinya illegal logging. Hal ini didasarkan atas letaknya yang berbatasan dengan Kuching Malaysia dan memiliki laut yang langsung berhubungan dengan dunia internasional, sehingga memudahkan para pelaku kejahatan melakukan tindak pidana illegal logging. Dalam menjalankan aksinya para pelaku tersebut menggunakan pola baru yaitu dengan menggunakan Surat Keterangan Sahnya hasil Hutan (SKSHH) risalah lelang dalam pengangkutan kayu ilegal. Disini telah terjadi penyalahgunaan terhadap dokumen tersebut yang mestinya dokumen tersebut digunakan untuk mengangkut kayu lelang berdasarkan petikan risalah lelang namun oleh para pelaku dokumen tersebut disalahgunakan. Sehingga dibutuhkan upaya penegakan hukum oleh Polri. <p>Dalam penulisan skripsi ini, penulis berusaha untuk membahas bagaimana praktek Penyalahgunaan Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan Risalah Lelang pada pengangkutan kayu ilegal di Kalimantan Barat, pelaksanaan penyidikannya, faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan penyidikannya. Penulis menggunakan teori pilihan rasional (Rational Choice Theory), teori pengharapan dan kompensasi, teori pengambilan keputusan, teori manajemen dan beberapa konsep yang terkait didalamnya, seperti konsep penyidikan, konsep penyidik, konsep penyalahgunaan, konsep SKSHH Risalah Lelang, konsep pengangkutan, konsep kayu ilegal, konsep koordinasi. Selanjutnya dari teori dan konsep yang digunakan, maka penulis melakukan pengumpulan data dengan wawancara dan studi kepustakaan, melalui sumber informasi yang ada. Data yang diperoleh nantinya akan dianalisis dengan menggunalcan model pendekatan deskriptif kualitatif. <p>Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa modus yang dilakukan tersangka (pengangkut) adalah penggunaan dokumen Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH) Risalah Lelang setelah kapal yang mengangkut kayu olahan tersebut telah berangkat (dokumen menyusul). Tindakan tersangka dilakukan demi memenuhi kebutuhan ekonomi. Petugas kewilayahan kesulitan untuk mengungkap modus ini karena kegiatannya tersamar dengan penggunaan dokumen SKSHH Risalah Lelang dan pada akhirnya satuan tugas khusus illegal logging Bareskrim Polri diterjunkan ke Kalimantan Barat untuk mengungkap modus. Upaya yang dilakukan Satgassus illegal logging adalah melakukan penyelidikan, penyidikan, koordinasi dengan satuan wilayah dan instansi terkait hingga kasus tersebut mendapat putusan dari pengadilan. Supaya kasus tersebut tidak dipandang sempit oleh penyidik yang hanya terfokus kehutanannya saja tapi untuk kasus illegal logging diklasifikasikan kedalam tindak pidana korupsi, dan agar kasus tersebut tidak terulang diperlukan pengawasan tata cara penerbitan SKSHH Risalah Lelang dan perlibatan dari beberapa instansi selain dari dinas kehutanan dalam hal pemeriksaan fisik kayu. |
| 528Abstrak Bahasa Lain | |
| 650Subjek Topik | |
| 653Kata Kunci | |
| 700Entri Tambahan Nama Orang | Indriyanto Senoaji, Saefudin T.Z. |
| 700cPeran Entri Tambahan Nama Orang | Penguji, Pembimbing |
| 850Lembaga Pemilik | |
| 852Lokasi |
Eksemplar / Ketersediaan
| No. Panggil | No. Induk | Barcode | Status |
|---|---|---|---|
| 47-07-101 | 47-07-101 | 47-07-101 | TERSEDIA |
Abstrak
<p>Propinsi Kalimantan Barat rawan terhadap praktek terjadinya illegal logging. Hal ini didasarkan atas letaknya yang berbatasan dengan Kuching Malaysia dan memiliki laut yang langsung berhubungan dengan dunia internasional, sehingga memudahkan para pelaku kejahatan melakukan tindak pidana illegal logging. Dalam menjalankan aksinya para pelaku tersebut menggunakan pola baru yaitu dengan menggunakan Surat Keterangan Sahnya hasil Hutan (SKSHH) risalah lelang dalam pengangkutan kayu ilegal. Disini telah terjadi penyalahgunaan terhadap dokumen tersebut yang mestinya dokumen tersebut digunakan untuk mengangkut kayu lelang berdasarkan petikan risalah lelang namun oleh para pelaku dokumen tersebut disalahgunakan. Sehingga dibutuhkan upaya penegakan hukum oleh Polri. <p>Dalam penulisan skripsi ini, penulis berusaha untuk membahas bagaimana praktek Penyalahgunaan Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan Risalah Lelang pada pengangkutan kayu ilegal di Kalimantan Barat, pelaksanaan penyidikannya, faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan penyidikannya. Penulis menggunakan teori pilihan rasional (Rational Choice Theory), teori pengharapan dan kompensasi, teori pengambilan keputusan, teori manajemen dan beberapa konsep yang terkait didalamnya, seperti konsep penyidikan, konsep penyidik, konsep penyalahgunaan, konsep SKSHH Risalah Lelang, konsep pengangkutan, konsep kayu ilegal, konsep koordinasi. Selanjutnya dari teori dan konsep yang digunakan, maka penulis melakukan pengumpulan data dengan wawancara dan studi kepustakaan, melalui sumber informasi yang ada. Data yang diperoleh nantinya akan dianalisis dengan menggunalcan model pendekatan deskriptif kualitatif. <p>Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa modus yang dilakukan tersangka (pengangkut) adalah penggunaan dokumen Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH) Risalah Lelang setelah kapal yang mengangkut kayu olahan tersebut telah berangkat (dokumen menyusul). Tindakan tersangka dilakukan demi memenuhi kebutuhan ekonomi. Petugas kewilayahan kesulitan untuk mengungkap modus ini karena kegiatannya tersamar dengan penggunaan dokumen SKSHH Risalah Lelang dan pada akhirnya satuan tugas khusus illegal logging Bareskrim Polri diterjunkan ke Kalimantan Barat untuk mengungkap modus. Upaya yang dilakukan Satgassus illegal logging adalah melakukan penyelidikan, penyidikan, koordinasi dengan satuan wilayah dan instansi terkait hingga kasus tersebut mendapat putusan dari pengadilan. Supaya kasus tersebut tidak dipandang sempit oleh penyidik yang hanya terfokus kehutanannya saja tapi untuk kasus illegal logging diklasifikasikan kedalam tindak pidana korupsi, dan agar kasus tersebut tidak terulang diperlukan pengawasan tata cara penerbitan SKSHH Risalah Lelang dan perlibatan dari beberapa instansi selain dari dinas kehutanan dalam hal pemeriksaan fisik kayu.
File Digital
47-07-101.pdf
skripsi/47-07-101.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.
QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.
Sitasi Cepat
APA
286; Indriyanto Senoaji, Saefudin T.Z.. (2007). Penyidikan terhadap penyalahgunaan SKSHH risalah lelang pada pengangkutan kayu ilegal di Kalimantan Barat. Jakarta : PTIK
Format lainnya
Review Disetujui
Belum ada review.